Akan Kuperbaiki Hubungan Mereka

Akan Kuperbaiki Hubungan Mereka
Bab 21


__ADS_3

Ana dan Indra menatap mata dan wajah dengan seksama, dan Andre merasa sedikit tertekan jika dilihat seperti itu.


Dan Andre mulai menceritakan semuanya.


"Jadi sebenarnya tadi aku menantang senior disekolah ku"kata Andre


Indra dan Ana terkejut dan kepala mereka menjadi pusing karena yang Andre lakukan.


"Terserah lah Andre, kakak tidak akan ikut campur lagi"kata ana dengan nada yang sudah menyerah


"Kesini sebentar Andre"kata bang Indra


"ok"jawab Andre


Indra membawa Andre sedikit menjauh dari meja makan dan berkata.


"Sekarang Andre, aku ingin melihat sejauh mana kemampuan bela diri yang kamu banggakan itu"Kata Indra dengan tegas


"Ah, merepotkan sekali"kata Andre dengan kesal dalam hatinya


Aku benar benar tidak ingin menggunakan ilmu bela diriku kepadanya, namun jika tidak aku lakukan maka aku akan kehilangan kepercayaan dari mereka berdua.


Jadi mau tidak mau aku harus tetap melakukan ini, walau nanti aku tidak tahu apa yang akan terjadi padanya.


Setelah mempertimbangkan segalanya dengan baik, Andre akhirnya memutuskan untuk menggunakan ilmu bela dirinya.


"Baiklah jika itu mau mu, tapi apa abang yakin, nanti abang bisa terluka loh"kata Andre dengan tegas


"Tenang saja, aku sudah sering melatih tubuhku"jawab Indra dengan percaya diri


Karena sudah mendengar jawaban yang meyakinkan dari Indra, akhirnya Andre sedikit tenang untuk menggunakan nya.


"Ana, kamu yang hitung ya"Suruh Indra


"hm"Jawab Ana dengan malas, karena sudah lelah.


Ana pun menghitung sebelum mereka mulai "1"


Aku akan mengeluarkan sedikit saja tenagaku kali ini.kata Andre


"2, 3, mulai"


Andre langsung sigap menghampiri Indra


Gesit sekali gerakan anak ini.kata Indra denan terkejut


Aku akan mengambil tangannya.


Andre mengambil tangan Indra, dan menggenggam tangannya dengan kuat, agar tubuh Indra terangkat, lalu dia membalikkan badan dan menghadap membelakangi Indra.


Andre menggunakan salah satu teknik Judo, ketika posisi nya sudah sesuai, Andre langsung mengangkat dan membalikkan tubuh indra, dan menghantam tubuhnya ke lantai.


"Duak, ohok"Suara indra yang dihantam kelantai oleh Andre


Andre kaget dan cemas mendengar suara dari hantaman yang dilakukan oleh nya kepada bang Indra.

__ADS_1


Mampus gua nih, kayaknya tenaga gua kekencangan dah.kata andre dengan khawatir.


Ana benar benar terkejut dan langsung mendekati Indra


"Sayang kamu tidak apa apa?"tanya ana dengan wajah yang khawatir


Indra membalikkan badannya dan berbaring di lantai.


"Uhuk, iya aku gak apa apa"kata Indra dengan suara yang lemah.


Andre mendekati Indra.


"Sakit kah bang?"tanya Andre dengan nada yang mengejek


"Haha enggak kok, aku baik baik saja, uhuk uhuk"jawab Indra dengan suara yang kesakitan.


Dasar pembohong ulung, udah jelas jelas dirimu itu kesakitan. Salah dia juga sih, udah dibilangin nanti sakit, tapi masih nantang juga. kata Andre


"Jadi bagaimana bang, aku lulus ujian darimu kan?"tanya Andre dengan wajah yang percaya diri


"Uhuk uhuk, iya kamu berhasil"jawab Indra


Hoho tentu saja aku akan berhasil, aku gitu loh. kata Andre dengan penuh percaya diri


Andre membantu Indra untuk berjalan dan mengantarnya ke kursi meja makan.


"Ok sudah, sekarang aku ke kamar dulu ya"kata Andre


Indra dan Ana mengangguk.


Sebenarnya aku sudah cukup lama tidak menggunakan teknik bela diri. Kalau tidak salah aku terakhir kali menggunakan ilmu bela diri ini, ketika tante ana kecopetan ketika aku SMA.


Aku sudah cukup lama mempelajari ilmu bela diri sih. Aku sudah mengikuti ekskul ilmu bela diri sejak aku masih SD, dan bahkan aku menjadi pengajar di suatu tempat les.


Yah pokoknya sekarang ini aku akan berlatih terlebih dahulu agar tubuhku terbiasa.


Andre mempersiapkan dirinya. Ia membuka bajunya agar bajunya tidak terkena keringat.


Andre memulai latihannya dari pemanasan agar tubuhnya tidak cedera.


Ketika sudah selesai, dia mulai melakukan teknik dasar ilmu bela diri.


Hm, sepertinya badanku masih agak kaku. Andre merasa kalau tubuhnya masih belum terbiasa.


Andre yang keasikan berlatih sampai membuat suara yang cukup berisik dari kamarnya.


"Suara apa itu?"tanya ana


"Tidak tahu, tapi sepertinya itu berasal dari kamar Andre"jawab Indra


"Ayo sekarang kita ke kamarnya"kata ana


Ana dan Indra yang masih dibawah pergi melihat Andre karena khawatir terjadi apa apa dengan Andre.


Ana langsung membuka pintu kamar Andre

__ADS_1


"Andre kenapa disini berisik sekali"tanya ana dengan tegas.


Ana dan Indra yang langsung masuk ke kamar Andre, melihat Andre yang sedang berlatih tanpa menggunakan baju.


Terlihat kalau misalnya, tubuh Andre yang berotot dan kekar sangat ideal untuk seorang lelaki.


Ana dan Indra yang melihat tubuh Andre yang kekar itu terpesona dan ana sedikit malu.


"R roti sobek, a, ada roti sobek!!!"kata ana dengan kaget


"S sayang tenanglah itu hanya Andre"kata Indra sambil menenangkan Ana


"Ehem, maafkan aku sayang, aku terbawa suasana"kata ana sambil merilekskan dirinya.


Indra langsung mendekati Andre dan melihat tubuhnya dengan seksama.


"Kenapa kalian menatapku dengan pandangan seperti itu"tanya Andre dengan sedikit ketakutan


"Tidak, aku tidak menyangka kalau kamu memiliki tubuh yang sangat bagus Andre"kata Indra dengan takjub


"Iya ini karena aku sering berlatih sejak dulu"jawab Andre


Ana mendekati Andre dan menepuk pundaknya andre sambil berkata.


"Terlihat kalau misalnya kamu adalah anak yang perkerja keras Andre"kata ana dengan nada yang memuji


Ini dua orang kenapa sih?, kayak baru melihat sesuatu aja, apa mungkin di zaman ini jarang ada orang yang memiliki tubuh yang seperti ku, atau hanya mereka berdua yang jarang melihat secara langsung.


Aku penasaran, wajah bang Indra kan udah cakep nih, apakah mungkin tubuhnya juga bagus?"tanya Andre dengan penasaran


Aku coba cek aja deh.


Andre langsung membuka sedikit baju Indra untuk melihat otot perutnya dan sedikit terkejut.


"Boing" suara perut Indra yang menggumpal


Hah, apa ini nih, ini perut?, kok menggumpal begini?.


Andre menyentuh perut Indra dan sedikit memainkan perutnya.


"Hahah, itu geli Andre, apa yang kamu lakukan berhenti lah"kata Indra


Andre langsung berhenti memegang perutnya Indra.


Andre menatap tubuh Indra dengan pandangan yang sinis.


Indra yang melihat andre memperhatikan perutnya, menyadari apa yang dipikirkan andre.


"Kamu pasti berpikir kalau misalnya, wajahku yang tampan ini kenapa tidak sesuai dengan bentuk tubuhku, begitu kan?"kata Indra dnegan tegas


Wah apakah bang Indra ini adalah seorang esper, hebat sekali dia bisa menebak isi pikiranku.


"Begitulah"jawab Andre dengan santai


Indra menghela nafas dan menenangkan pikirannya.

__ADS_1


"Sebenarnya tubuhku ini dulunya cukup bagus. namun setelah menikah dengan Ana semua hal itu berubah"kata Indra dengan nada yang lemas


__ADS_2