Akan Kuperbaiki Hubungan Mereka

Akan Kuperbaiki Hubungan Mereka
Bab 16


__ADS_3

Andre melihat ayah dan ibunya yang sedang bertubrukan dengan orang lain karena didekat mading sedang ramai.


"Mereka berdua itu kenapa bisa sampai begitu sih, sabaran dikit napa?"


akhirnya ayah dan ibu Andre menjauh dari kerumunan itu.


"hahah, nafasku sesak"


"iya aku pun nafasku berat rasanya"


Andre yang melihat mereka bernafas terengah-engah tertawa.


"haha lucu juga melihat mereka seperti itu"


akhirnya andre pun menunggu hingga kerumunan berkurang.


Karena kerumunan telah berkurang, Andre pun mulai melihat mading.


ketika Andre melihat mading, ternyata Ayah dan ibunya juga kebetulan melihat bersamaan dengannya.


"loh kamu anak yang tadi dipanggungkan?"kata ayah Andre


"iya kenapa?"


"tidak ada sih, aku hanya terkejut karena kamu bisa membuat sekolah heboh karena perkataan mu tadi"


"yang aku katakan tadi bukan main main, aku serius dengan kataku"


"hoh"


"tapi jangan kalian pernah harap akan bisa mengalahkan ku"Andre memprovokasi ayah dan ibunya


"haha, baiklah mulai hari ini kita menjadi rival ya"kata ayah Andre


"huh, aku terima tantanganmu"


andre pun melihat kembali namanya dimading dan menemukannya.


"jadi aku dikelas B ya, yaudah deh aku langsung pergi saja kesana"


sekali lagi Andre melihat ke ayah dan ibunya, namun dia berkata sambil muka yang meremehkan.


"aku duluan"andre memasang muka meremehkan.


"iya sampai nanti"


andre pun langsung pergi menuju ke kelasnya.


sementara itu Leon dan Sarah berbincang


"Hei Leon, bukan kah kamu pikir Andre terlalu meremehkan kita berdua?"


"Jadi kamu berpikir begitu ya"


"memang nya kamu memikirkan apa?"


"aku rasa Andre itu sengaja memprovokasi semua murid disini karena dia pikir mungkin itu akan menarik"


"Dan lagi pula dia itu adalah murid terpintar disekolah ini"


"jadi tidak mungkin dia akan mengatakan hal yang sebodoh itu, jika itu diluar kemampuannya"


"jadi intinya kamu berpikir bahwa dia sebenarnya memiliki kepercayaan diri yang tinggi begitu?"


"Yah kurang lebih begitu"


sementara itu andre yang sedang berjalan menuju kelasnya.


Andre pun mulai berpikir apa yang baru saja dilakukannya.


"apa yang tadi aku katakan ke orangtuaku sendiri, bukankah itu artinya aku menantang mereka berdua?"


"ah aku ini bodoh banget sih, seharunya aku itu mendekati mereka dengan cara yang baik"


"bukannya cari lawan dengan mereka!, hah sudahlah mau bagaimana lagi"

__ADS_1


Andre pun akhirnya sampai didepan kelasnya.


"jadi disini kelas yang akan ku tempati ditahun ini"


sebelum masuk ke kelas andre menarik nafas yang dalam untuk menenangkan pikirannya.


"apapun yang terjadi didalam kamu harus tetap tenang Andre, baik mari masuk"


Andre pun membuka pintu kelasnya.


"Wuah ini dia anak yang bikin heboh tadi"


"heh?"


Andre bingung murid murid dikelas semua memperhatikan dia.


lalu tiba tiba ada anak yang menjabat tangan Andre


"hei kamu perkenalkan, namaku adalah Robi"


"hah iya, namaku Andre"


Andre disini benar benar kebingungan dengan suasana dikelasnya.


semua murid dikelas membicarakan dia


"kenapa keadaan nya jadi gini, bukannya seharusnya mereka itu kesal padaku ya?"


"atau mereka tadi hanya mengganggap perkataan ku sebagai lelucon"


karena terlalu banyak yang dipikirkan Andre secara bersamaan, wajahnya menjadi terlihat pucat.


murid dikelas yang memperhatikannya, menyadari kalau wajah Andre terlihat aneh.


"Andre kamu kenapa?, wajahmu terlihat pucat"


"ah tidak aku baik baik saja"


"apa kamu mau aku antar ke UKS"


"apakah kamu mau aku antarkan?"


"tidak perlu, aku bisa sendiri"


Andre pun mulai mencari meja yang akan ditempati nya.


dan dia tertarik untuk duduk dikursi paling belakang.


"sepertinya aku akan duduk paling belakang aja deh, apa lagi disana dekat dengan jendela, jadi aku tidak akan kepanasan saat belajar nanti.


Andre pun segera duduk disana dan mulai menenangkan pikirannya.


"hah, sebenarnya apa yang sedang terjadi sih?"


"kukira mereka semua akan marah padaku"


Andre mulai memperhatikan sekeliling kelasnya.


dia menyadari sesuatu yang cukup mengejutkan, ternyata ayah dan ibunya berada dikelas yang sama dengannya.


"Apa?!, bagaimana mungkin ayah dan ibu bisa dikelas yang sama denganku?"


"ini pasti kerjaan si pak tua itu"yang dimaksud andre adalah pak surya


Ketika Andre memperhatikan wajah ayah dan ibunya, ayah dan ibu andre yang duduk bersebelahan menyadari kalau mereka sedang diperhatikan Andre.


dan mereka melambaikan tangan ke Andre.


"cih kenapa mereka menyadarinya"


andre pun merasa ada yang aneh


"tunggu sebentar bagaimana caranya ayah dan ibu bisa sampai duluan ke kelas ini dari pada aku?"


"padahal kan aku duluan yang tadi pergi dar tempat itu"

__ADS_1


"aku jadi penasaran, mungkin aku akan mencoba bertanya kepada ayah dan ibu sekaligus aku berkenalan dengan mereka"


andre pun pergi ke tempat ayah dan ibunya.


"Hei kalian berdua!"


"yah ada apa?"ayah andre menjawab


"bagaimana cara kalian bisa sampai kesini duluan dari pada aku!"


"Kami berdua lewat jalan pintas disekolah ini"


"jalan pintas?"


Andre mulai mengingat sesuatu


oh iya benar, aku lupa kalau disekolah ini ada jalan pintas, padahal aku dulu juga bersekolah disini tapi kenapa aku bisa lupa


andre berbicara dalam hati


"jadi begitu"


"iya"


sepertinya ini saatnya untuk aku mulai mendekatkan diriku kepada ayah dan ibu.


"ehem, kita dari tadi belum berkenalan dengan baik kan"


"iya?"


"Kalau begitu perkenalkan namaku Andre"


ayah dan ibu Andre terkejut dengan sikap Andre dan mereka tertawa.


"haha"


"hei kenapa kalian tertawa?"


"tidak, kami hanya tidak menyangka kalau kamu akan bersikap seperti ini"


"hei memang nya kenapa ini kan hal yang normal"Andre kesal kepada ayah dan ibunya


Ayah andre menjabat tangan andre


"perkenalkan namaku Leon, salam kenal ya"


lalu ibunya andre juga menjabat tangan Andre


"kalau aku Sarah salam kenal juga ya andre"


"huh, kalian ini bikin aku kesal saja, kalau begitu mohon bantuannya"


"iya"


akhirnya andre dengan orangtuanya telah berkenalan dengan baik.


hahah tak kusangka orangtuaku ini orangnya cukup jahil juga.


aku kira tadi Mereka tidak mau berkenalan denganku, karena aku tadi sudah memprovokasi mereka.


tapi tetap saja ini pasti akan sangat merepotkan karena ayah dan ibu berada dikelas yang sama denganku.


tunggu sepertinya aku salah, bukan kah justru ini akan menjadi kesempatan yang bagus untuk ku melihat perkembangan hubungan ayah dan ibu.


Maafkan aku pak surya, aku tadi telah marah kepada mu, sekarang aku ini benar benar berterimakasih kepadamu.


andre pun segera kembali ketempat duduknya.


dan tidak berlangsung lama ada seorang guru yang datang.


"selamat pagi semuanya"


"pagi buk"


ternyata guru itu adalah seorang wanita

__ADS_1


Andre yang memperhatikan wajah guru itu dan dia merasa tidak asing.


__ADS_2