
"tapi tetap saja tan, kan aku sudah berjanji akan membantu tante sebagai bayaran untuk aku tinggal disini"
tante ana yang mendengarkan hal itu langsung menghampiri andre dan mengusap kepala nya
"sudahlah nak, tante pasti akan meminta bantuan mu bila nenek memerlukannya,lagi pula ini rumah tante jadi terserah tante dong nenek mau ngapain"
"kalau kamu memang mau membantu tante, sekarang kamu cepat mandi lalu sarapan sana, Tante sudah menyiapkan makanan untuk mu"
"baiklah terimakasih tan, andre siap siap dulu"
andre pun bersiap siap untuk membantu tante ana dan akhirnya Andre telah siap.
"Tante ana, aku sudah siap"
"ok,kemari bantu tante"
andre menuju ketempat tante ana
"apa yang harus andre lakukan tan?"
"cuma hal yang sepele, yang pertama kamu harus menyirami semua tanaman yang ada disini, lalu kamu beri cahaya dan sedikit pupuk"
"oh,baik tan aku paham akan kucoba dulu"
Andre mencoba melakukannya seperti yang dikatakan oleh Tante ana
"apa benar seperti ini caranya seperti ini tan?"
"iya kamu benar"
lalu andre melanjutkan pekerjaan nya dan menjaga toko serta melayani pembeli.
malam hari pun tiba
ketika andre selesai mandi, andre melewati kamar Tante ana untuk menuju kamarnya
lalu saat andre melewati kamar Tante ana,andre mendengar ada suara mesin jahit yang sedang digunakan, karena penasaran andre mengetuk kamar Tante ana masuk ke kamarnya.
"tok tok"suara pintu
"tante ana aku masuk ya"
andre melihat kain kain baju yang sedang digunting dan dijahit oleh Tante ana.
"Tante ana kamu sedang apa?"
"tidak tante sedang menjahit membuat pakaian"
"pakaian untuk siapa tan, mau tante jual?"
"tidak, tante buat pakaian ini untuk kamu?"
"untuk aku?"
"iya Tante mengambil bahan pakaian nya dari bekas pakaian suami tante"
"eh,tidak usah tante, aku tidak memerlukan pakaian apapun, tinggal disini bagiku sudah. lebih dari cukup untuk ku"
"sudah lah kamu diam saja, tante melakukan ini, karena tante memang menginginkan nya, bukan karena tante terpaksa, lagi pula kamu hanya memiliki satu baju saja kan"
__ADS_1
"tapi tetap saja nek, pakaian itu kan kenang kenangan dari suami tante"
"tidak apa apa, walau ini milik suami Tante, tapi kan kalau tidak digunakan lagi jadi sia sia, lalu kalau soal kenangan, kenangan tante bersama suami Tante akan tante ingat selalu tersimpan dalam hati tante"
andre pun tidak berkata kata apa lagi setelah mendengar hal itu
"andre kemari biar tante ukur tubuhmu, biar nanti bajunya pas ditubuh mu"
"baik tan"
tante ana pun mengukur tubuh andre, selagi tante ana sedang mengukur andre bertanya kepada tante ana
"tante ana, apakah aku boleh menceritakan sesuatu kepada mu?"
"boleh, kamu mau menceritakan apa?"
"tante tau kan, kalau sebelum nya aku belum memberitahu tante alasan kenapa aku tidak bisa pulang kerumah"
"iya lalu?"
andre tiba tiba bersandar dipangkuan tante ana yang sedang duduk di kursi
"akan kuceritakan semuanya tan"
"baiklah akan tante dengarkan"
andre menceritakan apa saja yang terjadi padanya sampai kabur dari rumah, andre bercerita sambil menangis karena ia tidak bisa menahan lagi tangisannya.tante ana mengusap kepala andre ketika dia sedang bercerita.
setelah meluapkan semua perasaannya andre pun tertidur lelap.
tante ana pun memperhatikan wajah andre
setelah seminggu andre tinggal dirumah tante ana,dia mendapatkan banyak pengetahuan baru mengenai tumbuhan, contoh nya seperti jenis tumbuhan, lalu cara merawatnya dan lain lain.
namun dia mulai berpikir kenapa pembeli yang datang setiap harinya hanya segitu segitu saja jumlahnya tidak ada kemajuan.
"sudah seminggu disini, tapi rasanya toko ini sepi pengunjung ya, apa mungkin orang tidak tertarik lagi pada bunga?"
andre pun keluar dari pintu toko untuk berpikir
"hm,apa ya yang bisa kulakukan untuk menarik pengunjung?"
lalu tiba-tiba ada sebuah kertas yang terbang terbawa angin dan mendarat ditangan andre.
"kertas apa ini, oh ternyata sebuah brosur"
ketika andre melihat brosur itu, andre terpikirkan sesuatu ide.
"ah iya, kenapa tidak menarik pengunjung menggunakan brosur ini, baiklah akan ku beritahukan ide ku kepada tante ana"
andre langsung pergi mencari tante ana
"tan tante, tante ana, tante dimana?"
"tante lagi di dapur"
andre menuju ke dapur
"tante ana aku mempunyai sebuah ide supaya toko bunga tante ramai pengunjung"
__ADS_1
"ide apa itu?"
"bagaimana kalau kita mempromosikan bunga kita menggunakan brosur?"
"Maksudnya andre bagaimana?"
"gini loh tan, kan orang terkadang membeli bunga hanya sekedar untuk dipajang dirumah, nah bagaimana kalau di brosur ini kita isi dengan makna makna dari sebuah bunga"
"makna dari bunga?"
"kan beberapa dari bunga memiliki maknanya sendiri, nah kenapa kita tidak memberitahu kan orang orang makna dari sebuah bunga siapa tau nantinya itu akan menarik perhatian orang orang untuk membeli'
"contoh nya seperti bunga mawar merah yang melambangkan cinta dan kasih sayang,dengan orang orang mengetahui hal itu, kemungkinan orang orang akan datang membeli bunga untuk diberikan kepada orang yang disayanginya"
"bagus juga ide mu andre, lalu apakah kamu bisa membuatnya?"
"tentu, aku akan pergi ke warnet lalu membuat dan mencetaknya disana"
"kalau memang begitu kapan kamu akan membuatnya?"
"aku bisa membuatnya hari ini juga"
"ini kamu ambil uang ini untuk biaya nya dan kamu bisa pergi sekarang, toko biar tante yang urus"
"baiklah aku pergi dulu tan"
andre pun segera pergi menuju ke warnet untuk mencetak brosur nya
"hah,untung nya aku sudah tahu cara untuk membuat nya, karena aku selalu dirumah,aku biasanya hanya menonton video kartun atau video tutorial di internet"
setelah andre selesai membuat brosur nya,andre langsung pulang kerumah tante ana
"tante aku pulang"
"selamat datang"
"tante lihat ini hasilnya bagus gak?"
"coba sini tante lihat"
tante ana pun melihat hasil brosur nya
"wah ini bagus sekali andre, bagaimana cara kamu membuat nya"
"haha aku cuman menggunakan bantuan internet"
"hei apakah kamu benar benar anak kelas 4 sd,kok kamu pintar banget?"
"tidak tan ini hanya karena perkembangan zaman, jadi kalau mau belajar sesuatu lebih mudah menggunakan internet"
"mendengar kamu berkata seperti itu rasanya usia tante sudah tua sekali"
"uh,rasanya aku salah ngomong ya"
"haha sudahlah tante jangan murung begitu, bagiku tante masih muda kok, buktinya nenek masih kuat berkerja kan"
"haha iya, kamu memang pandai memainkan perasaan orang lain ya"
"hehe"
__ADS_1
"sekarang kamu mau melakukan apa?"