
"hm mungkin aku akan berdiri didepan toko sambil membagikan brosur ini"
"ok lanjutkan sana,tante mau masak dulu"
"baik"
andre pun pergi ke depan dan membagikan brosur nya kepada orang orang
"ini kakak,abang,om,tante silahkan diambil brosur nya"
selagi andre membagikan brosur itu,ada seorang cowok yang berjalan dengan wajah yang murung dan termenung.
orang itu sedang berpikir mengenai…
"hah apa ya yang bisa kuberikan untuknya agar dia kembali semangat"
andre yang melihat cowok itu termenung,ia menjadi khawatir takutnya dia nanti terjatuh karena genangan air,bekas hujan kemarin
"waduh orang itu kayaknya jalan nya gak fokus,yang ada jatuh lagi dia karena genangan air mendingin aku tegur deh"
andre pun mendekati orang itu dan menyapanya
"bang,bang,bang"
andre memanggil orang itu sampai 3 kali tapi tidak ada respon
lalu andre menepuk pundak orang itu dan akhirnya orang itu sadar
"oh iya dek maaf saya termenung,ada apa?"
"enggak bang saya mau bilang hati hati jalanya nanti jatuh"
"oh iya dek"
"kalau abang berkenan,apa abang mau mengambil brosur ini"
"oh iya dek terimakasih"
"abang sepertinya lagi murung,ada apa bang?"
"tunggu sebentar bukan kah kesannya aku seperti sedang kepo dengan urusan orang lain,ah mulutku ini selalu saja keceplosan,ya sudahlah mau bagaimana lagi"
andre berbicara dalam hatinya
"iya dek,abang lagi bingung,istri abang lagi sakit yang cukup parah,abang ingin memberikan sesuatu agar dia semangat lagi"
mendengar hal itu andre langsung melihat peluang jual beli disini
"hehe,kesempatan nih,lumayan buat promosi"
"hm,gimana kalau abang berikan saja bunga aster kepada istri abang"
"bunga aster?,bunga apa itu?"
"abang lihat saja di brosur nya"
orang itu pun melihat brosur nya
"bisa dilihat disana kalau bunga aster memiliki makna untuk memberikan semangat kepada orang yang sedang sakit,supaya berjuang untuk melawan penyakitnya"
"oh begitu,aku tidak tahu kalau misalnya bunga itu memiliki makna"
__ADS_1
orang itu pun mulai berpikir apakah lebih baik ini saja yang diberikan kepada istrinya
"baiklah sepertinya ini hadiah yang bagus untuk diberikan kepada istriku"
"oh kalau begitu,abang bisa mampir ke toko bunga saya,saya memiliki bunga aster yang bagus disini"
"hoho,ternyata anak ini mendekati aku tadi untuk menawarkan hal ini ya,hebat juga ilmu dagang anak ini,tapi berkat dia aku akhirnya tau mau memberikan hadiah apa untuk istriku"
orang itu berbicara dalam hati dan sadar akan tujuan sebenarnya dari andre
mereka berdua pun masuk ke toko
"saya pesan bunga aster nya 1 buket ya"
"ok satu buket bunga aster akan segera siap"
andre pun menyiapkan bunga itu dan memberikan nya kepada abang itu
"ini bang harganya 60.000"
"ok ini dia uang nya"
"terimakasih,silahkan berkunjung kembali ya bang"
"iya kalau saya ada waktu"
orang itu pun pergi dari toko bunga
"hah lumayan,penghasilan hari ini,enggak sia sia aku menggunakan trick brosur ini"
seminggu pun berlalu dengan pembeli yang semakin meningkat
lalu pada malam harinya…
"100,300,700,2.500.000,a apa ini bohong kan?, penghasilan selama 1 minggu menghasilkan segini banyak nya,andre kamu hanya menggunakan brosur itu saja kan?"
"iya tan kenapa memangnya?"
"tidak mungkin anak sekecil dia memiliki ilmu dagang yang hebat seperti ini,apa mungkin dia adalah orang dewasa yang menyamar menjadi anak kecil?"
tante ana berbicara dalam hati
"hei andre apakah kamu benar-benar seorang anak kecil?"
"tentu saja aku anak kecil,memang nya siapa lagi aku ini?"
"enggak masalahnya gini,dalam seminggu saja kamu sudah bisa menghasilkan uang segini banyak nya gimana kalau sebulan,bisa makan enak kita setiap hari"
"yah aku hanya memakai cara promosi yang diajarkan di internet"
"perkembangan internet benar benar menyeramkan"
tante ana benar benar takjub dengan perkembangan zaman.
"haha"
1 tahun pun berlalu,semenjak andre tinggal dirumah Tante ana,ia sudah belajar mengenai banyak hal,mulai dari mengetahui berbagai jenis tumbuhan,lalu cara berdagang dan cara berkomunikasi kepada orang orang semakin membaik dan meningkat.
andre sedang menjaga toko dan melihat banyak anak anak sekolahan yang lalu lalang di depan tokonya.
selama andre tinggal dirumah nenek ana,dia tidak lagi melanjutkan sekolah nya,dia berpikir lebih baik untuk membantu tante ana dari pada menambah beban nenek ana untuk memikirkan biaya sekolah.
__ADS_1
"sekolah ha?"
tante ana yang saat itu berada dibelakang andre,juga melihat anak anak sekolah yang sedang lewat,lalu tante ana melihat wajah andre yang terlihat cukup murung dan tante ana memikirkan suatu hal…
lalu malam hari pun tiba
"andre kemari nak"
tante ana memanggil andre
"iya nek sebentar aku datang"
andre menuju ketempat tante ana
"ada apa tan memanggil ku?"
"sini duduk disini,tante mau membicarakan sesuatu dengan mu"
"oh baik tan"
andre pun duduk tepat di hadapan tante ana
lalu tante ana memulai pembicaraan nya
"tante mau bertanya kepada mu,apakah kamu masih tertarik untuk bersekolah?"
"tidak terlalu"
"kalau begitu apakah kamu ingin memberhentikan pendidikan mu?"
"bukan begitu maksudku"
"jika jawaban mu seperti itu maka tante akan segera mendaftarkan mu kesekolah yang baru dan kamu akan bersekolah disana"
"eh,tidak usah tan,aku tidak ingin merepotkan tante tinggal disini sudah lebih dari cukup kok tan buat ku"
"sudahlah andre,kamu itu masih muda,banyak impian bisa kamu capai,kalau tante sudah tua jadi tante gak memerlukan yang lainnya,jangan sia sia kan umur kamu yang masih muda itu"
"baiklah tan,tapi untuk mendaftarkan kesekolah pasti repot nantinya tan"
"kenapa begitu?"
"karena dokumen sekolah dan data diriku semuanya tertinggal dirumah ku"
"kalau urusan itu serahkan saja pada tante,biar tante yang urus semuanya,yang penting kamu menyiapkan diri untuk bersekolah dan menghadapi ujian masuk sekolahmu,paham?"
"paham tan, terimakasih banyak"
setelah itu tante ana mulai mengurus data data dan segala urusan supaya aku bisa masuk sekolah.
karena sebentar lagi akan memasuki ajaran tahun baru,aku belajar dengan giat melalui internet karena aku tidak memiliki buku pelajaran yang bisa dibaca.
akhirnya ujian masuk pun tiba, Karena aku telah belajar dengan giat,aku mendapatkan nilai yang sangat bagus,maka dari itu aku langsung busa melanjutkan sekolah ke kelas 5 dan tidak mengulang di kelas 4,dan aku benar benar bersyukur akan hal itu.
hari untuk aku masuk sekolah pun tiba
sebelum aku berangkat kesekolah pada pagi harinya…
"apakah kamu sudah menyiapkan peralatan sekolah mu dengan benar Andre?"
"sudah tan"
__ADS_1
"tidak ada yang tertinggal kan,coba kamu lihat dengan benar siapa tau nanti ada yang tertinggal"
"ayolah tan aku hanya ingin pergi kesekolah,bukannya pindah rumah"