
"Yaampun rasanya aku norak sekali,seperti anak burung yang baru belajar terbang, yah mau bagaimana lagi, ketika dirumah aku tidak diperbolehkan pergi keluar"
"kegiatan sehari hari ku palingan yah sekolah, lalu makan, mandi, belajar, lalu tidur dan terulang kembali dan itu semua benar benar sangat membosankan"
"jadi tidak ada salah nya aku sedikit kagum dengan dunia luar"
andre berjalan dan terus berjalan tanpa tahu kemana dia akan pergi, hingga pada akhirnya dia merasa letih.
"uh,capek nya"
andre melihat ada toko bunga dan ada sedikit atap yang sedikit panjang jadi dia memutuskan untuk duduk disana.
"duduk disini aja deh, tempat nya juga cukup bersih"
andre pun duduk, lalu andre melihat keatas langit dan merasakan suhu disekitarnya.
"waduh sepertinya hari mau hujan dan juga suhu sekarang sudah mulai mendingin, tapi untung nya, aku bisa berteduh di depan tokoh ini"
lalu perut andre pun berbunyi
"aduh perutku keroncongan, untung aku tadi membawa roti dari rumah"
andre pun mengambil roti dari saku nya dan memakannya, namun dia merasa tidak kenyang dengan hanya memakan roti tersebut karena dia belum makan apa pun sejak dari rumah.
"ah,sudah kuduga hanya dengan memakan roti ini,perutku tidak kenyang, mana aku enggak membawa uang lagi, apakah mungkin yang aku lakukan ini adalah keputusan yang salah?"
"tapi ya sudahlah mau bagaimana lagi ini semua sudah terlanjur terjadi, percuma jika aku mundur sekarang"
"kring kring", suara lonceng pintu yang terbuka tiba tiba ada seseorang yang keluar dari toko bunga tersebut.
"hah ada seseorang yang keluar tapi siapa?"
andre melihat orang yang keluar itu dengan seksama, dan ternyata orang itu adalah seorang wanita
wanita itu ternyata keluar toko untuk membuang sekantong sampah lalu wanita itu ketika berbalik menyadari keberadaan andre yang sedang duduk di depan toko nya.
wanita itu pun mendekati andre dan bertanya kepada nya
"nak apa yang sedang kamu lakukan disini?"
kata ayah dan ibu aku tidak boleh berbicara kepada orang asing, tapi jika aku tidak menjawab pertanyaan tante ini rasanya aku tidak sopan, baiklah akan aku jawab saja"
"enggak tan, saya hanya berteduh saja disini"
"tapi ini sudah malam loh nak, kenapa kamu tidak pulang ke rumah kamu saja?"
"saya tidak bisa pulang ke rumah saya lagi tante"
tante yang mendengarkan hal itu, menunjukkan wajah yang seolah sudah mengerti tentang apa yang kubicarakan.
tiba tiba perutku berbunyi lagi tapi kali ini suaranya cukup keras hingga Tante mendengarnya
"waduh malah bunyi lagi ni perut, buat malu aja deh"
"nak apa kamu lapar?"
"hehe, sebenarnya iya Tan"
tante yang mendengarkan hal itu, mengundangku untuk makan malam bersamanya didalam rumah nya.
"nak apakah kamu mau makan malam dirumah tante?"
__ADS_1
andre cukup terkejut tante itu tiba tiba menawarkan hal itu kepada nya
"hm,terima gak ya, tapi kan nenek ini orang asing, namun kalau aku tidak makan yang ada nanti aku malah lemas dan yang terburuk nya aku akan sakit, tapi tante ini dari aura nya kelihatanya orang yang baik sih, aku terima saja lah tidak ada pilihan lain"
"apakah tidak merepotkan tante?"
"tidak apa santai saja, mari silahkan masuk"
"baiklah,permisi"
andre pun masuk kedalam toko bunga milik tante itu dan masuk ke pintu kedalam rumah nya.
ketika andre sudah berada didalam dia melihat sekeliling rumah tante itu.
"rumah tante ini cukup normal"
namun ada satu hal yang cukup membuat andre penasaran kenapa tidak ada siapapun disini selain Tante itu.
"kesini nak, kita makan di meja ini"
"oh iya tante sebentar"
Andre pun duduk di meja itu dan mulai menikmati makanannya
"baiklah, selamat makan"
di sela waktu makan malam Andre mulai bertanya kepada tante itu tentang apa yang ada dipikirannya.
"hm, tante apakah saya boleh bertanya sesuatu?"
"mau tanya apa kamu nak?"
"iya"
"memang nya suami Tante dimana?"
"suami nenek sudah meninggal 5 tahun yang lalu"
andre sedikit terkejut mendengarkan hal itu
"m maaf kan aku Tante"
"tidak apa apa nak"
"lalu anak tante dimana?"
"sayangnya Tante tidak mempunyai anak"
Andre langsung mengerti dengan perkataan tante itu dan berhenti bertanya mengenai masalah pribadinya.
sekali lagi Andre langsung meminta maaf
"maaf kan aku Tante"
lalu mereka berdua pun telah selesai menghabiskan makan malamnya.
"terimakasih untuk makanannya"
Andre pun mulai memikirkan sesuatu untuk masalah kedepannya
dan pada akhirnya dia mengutarakan perasaannya kepada tante itu.
__ADS_1
"maaf tante, aku tau ini tidak sopan dan terkesan kurang ajar tapi apakah aku boleh meminta sesuatu kepada nenek?"
"permintaan apa itu nak?"
"maukah tante mengizinkan saya untuk tinggal ditempat ini, saya tau saya tidak bisa memberikan apapun untuk membayar biaya tempat tinggal nya, tapi aku akan melakukan apapun sebagai gantinya"
tante yang mendengarkan hal itu, termenung untuk cukup lama, lalu tante itu tiba tiba tersenyum.
"kamu boleh tinggal dirumah tante, tapi sebagai gantinya kamu harus bersedia untuk membantu perkerjaan Tante, seperti membantu tante menjaga toko bunga milik tante"
andre pun langsung merasa senang dan langsung berterimakasih sebanyak banyaknya kepada tante itu.
"aku sungguh berterimakasih sebanyak-banyaknya tan"
"tidak apa apa tidak usah sungkan santai saja"
"hm,nek nama tante siapa?"
"nama tante adalah kirana"
"kalau begitu apakah aku boleh memanggil tante dengan nama tante ana"
"tentu saja, kalau nama kamu siapa nak?"
"nama saya andre tan"
"baiklah mulai sekarang kamu akan nenek anggap seperti anak nenek sendiri, kalau kamu perlu sesuatu beritahu saja tante ya"
"baik tan terimakasih"
"sudah jam 10, mari kita tidur, kemari biar tante tunjukkan kamar kamu"
"iya tan"
andre pun masuk ke kamar tidur yang telah disiapkan oleh Tante dan akhirnya dia tertidur lelap karena badannya yang letih.
keesokan harinya…
andre pun terbangun karena suara kicauan burung
"wuah"andre menguap
"hm,sudah pagi ya"
andre melihat sekeliling kamarnya
"oh,iya kemaren aku sudah memutuskan untuk tinggal dirumah tante ini ya"
andre pun keluar dari pintu kamarnya
"tante dimana ya"
"greek,grusak"Andre mendengar ada suara berisik di depan lebih tepatnya di toko
"sepertinya Tante sedang membuka toko ya,yaampun aku lupa, padahal kan aku udah janji untuk bantuin tante"
andre yang mengingat hal itu langsung bergegas menuju toko
"nenek, kenapa tante tidak membangunkan andre?"
"haha, soalnya Tante tidak tega membangunkan mu pagi pagi begini, Tante lihat kamu tidurnya pulas banget tadi"
__ADS_1