Akan Kuperbaiki Hubungan Mereka

Akan Kuperbaiki Hubungan Mereka
Bab 18


__ADS_3

Waduh salah ngomong lagi gua nih, ingat Andre kamu ini lagi dimasa lalu.


Andre mulai mengalihkan kata katanya tadi.


"ah ha, maaf aku salah bicara tadi, maksudku adalah kenapa tidak Leon dan Sarah saja yang menjadi ketua dan wakilnya"


"Leon dan Sarah?"


"Maksudku begini, seperti yang kalian tau, kalau misalnya Sarah dan Leon adalah murid terpintar disekolah ini"


"Nah kenapa tidak mereka saja yang menerima jabatan ini, lagipula sepertinya mereka berdua adalah orang yang bertanggung jawab"


"Kan pas tu, ada 1 orang cowok dan 1 cewek jadi sepasang untuk ketua dan wakil ketua kelas"


Anak anak mulai berpikir


"Hm, benar juga yang dikatakan si Andre, kenapa tidak Leon dan Sarah yang dipilih"


"Hei hei kenapa malah kami"


Leon dan Sarah kebingungan dengan situasinya.


Lalu Bu Eri yang dari tadi hanya memperhatikan, mulai berbicara dengan Andre.


"Kamu ini memang hebat ya Andre, bisa membalikkan posisi keadaan menjadi begini"


"Padahal tadi itu posisi kamu sedang terpojokkan, apa segitu malasnya kamu dengan tugas ini?"


"Haha ya begitulah bu"


Nih guru, enggak dimasa lalu maupun dimasa depan kepekaan tidak pernah berkurang ya.


Aku jadi sedikit takut jika selalu didekatnya.


Andre menarik nafas dan mulai berbicara dengan suara yang keras.


"Baiklah karena semuanya sudah setuju, maka dari ini sudah diputuskan kalau Leon dan Sarah akan menjadi ketua dan wakil ketua kelas ya"


"Yeeeey"


Anak anak bersorak sorak.


"Kenapa malah jadi gini sih"


Leon dan Sarah kebingungan


Andre menatap wajah mereka tersenyum kearah mereka.


"Hei Leon bolehkah aku hajar anak itu sedikit saja"


"Tahan emosimu Sarah, lagipula mungkin ini menjadi boomerang, karena kita tadi sudah merencanakan hal yang serupa dengannya"


"Yah tapi sedikit disayangkan kita tidak bisa melihat dia menjadi pemimpin kelas ini"


"Kamu benar Leon, mungkin jika dia yang menjadi ketua kelas, suasana dikelas ini akan jadi sedikit seru"


Karena Andre telah berhasil membalikkan keadaan, akhirnya Leon dan Sarah yang menjadi ketua dan wakil ketua kelas.


Dan akhirnya waktu berlalu dengan pembicaraan yang tidak penting.


Waktu istirahat makan siang pun tiba


"Oke anak anak karena waktu istirahat sudah tiba, silahkan kalian bersantai dulu nanti kita lanjutkan pelajarannya"


"Hah belajar nih buk?"


"Enggak kita main main aja nantik kok"


"huh, baguslah"


Leon dan Sarah menghampiri Andre untuk mengajaknya makan siang bersama.

__ADS_1


"Andre kita makan siang bareng yuk"Leon mengajak andre


Wah gak salah aku nih, ayah dan ibu malah mendekatiku, tapi aku gak masalah sih malah ini lebih menguntungkan bagiku.


"Boleh, ayo kita pergi"


Andre, Leon dan Sarah pergi keluar kelas.


"Hei memangnya kita mau kemana?"Andre bertanya


"Yah palingan ke kantin memangnya mau kemana lagi?"


"Hm, yasudahlah"


Sarah dari tadi memperhatikan sekeliling dan menyadari kalau misalnya mereka menjadi pusat perhatian.


"Leon, Andre, kalian dari tadi menyadari gak sih, kalau misalnya kita sekarang jadi pusat perhatian"


"Tentu saja aku menyadari hal itu, mereka semua begitu pasti karena diriku"


"Yah kamu sih duluan yang mancing"


"ya maaf deh"


Lalu ada seorang siswa yang berbicara kepada andre.


"Hei Andre, jangan sampai kau lalai ya, nanti posisimu tergantikan olehku loh"


"Hoho, silahkan coba saja, kalian pasti tidak akan bisa menggantikan ku"


"Haha lihat saja nanti"


"Kalau gak dapat jangan nangis ya"


Andre Benar benar senang, karena ada beberapa murid yang menanggapi nya dengan kepala dingin dan malah bersemangat dengan perkataan Andre.


Hingga mereka sampai di kantin dan disepanjang jalan mereka masih saja menjadi pusat perhatian.


"Kamu mau makan apa Andre?"Sarah bertanya


"Mungkin aku akan nasi goreng aja"


"kalau begitu aku akan memilih roti dan susu stroberi"


Sarah memilih Roti dan susu stroberi


"Kalau aku mungkin akan memesan mie goreng deh"


Leon memilih mie goreng.


"Bu, tolong nasi goreng dan mie goreng nya 1 sama roti dan susu stroberi nya 1"


Sarah memesan pesanannya.


"Baik nak silahkan ditunggu ya"


"Yaudah ayo kita duduk dulu disana"


Andre, Leon dan Sarah pergi kemeja yang ingin mereka tempati.


Ketika mereka berjalan, mereka masih saja menjadi pusat perhatian.


Hingga andre pun menjadi sedikit kesal.


Ah ayolah, pliss lah ya, bisa gak berhenti melihat kami bertiga.


andre berbicara dalam hati.


akhirnya mereka semua duduk dan mulai berbicara.


"Jadi bagaimana pandangan mu terhadap sekolah ini andre"Leon bertanya.

__ADS_1


"Yah disini tidak ada hal yang menarik, makanya aku cukup bosan"


"Haha makanya ya kamu tadi buat keributan disekolah ini"


"Eng, sebenarnya untuk hal itu aku sedikit iseng aja sih"


"Tapi iseng kamu itu sampai bikin heboh satu sekolah loh Andre"Sarah


"Apa salahnya bikin suasananya menjadi cukup menarik, ngomong ngomong kalau kalian berdua apa pandangan kalian terhadap sekolah ini"


"Kalau aku sih, sebenarnya cukup tertarik dengan sekolah ini, tapi aku lebih menemukan hal yang lebih menarik dari sekolah ini yaitu kamu Andre"Leon mengeluarkan pendapatnya.


"Sama seperti Leon aku juga cukup tertarik denganmu Andre"


Andre yang mendengar hal itu, dia merasa...


"Apa sih jir, geli aku mendengar perkataan itu keluar dari mulut kalian"


"Kamu ini ya Andre, padahal kami berdua ini jujur loh"


"Hm, akan kuhargai pendapat kalian berdua"


akhirnya pesanan mereka pun tiba.


"Ini nak, semua pesanan kalian"


"Terimakasih ya banyak ya bu"Andre, Leon dan Sarah mengucapkan terimakasih


Andre sedikit tergoda dengan aroma makanannya.


"Baiklah selamat makan, haum, enaknya"Andre benar benar menikmati makanannya


"Hei Andre apa kamu mau kita saling bagi dua makanan kita dan digabung"Leon menawarkan makanannya


"Boleh deh sepertinya itu akan enak"


Andre dan Leon saling membagikan makanan mereka.


Ketika itu Andre mendapatkan sebuah ide yang cukup menarik.


"Hei Leon, Sarah aku ingin memberikan sebuah tantangan kepada kalian berdua"


"Tantangan apa?"Leon dan Sarah bertanya


"Bagaimana jika Leon menyuapi makanan ke Sarah?"


"Apa!!"


Leon dan Sarah terkejut


"kenapa?, apa jangan jangan kalian berdua takut?"


"Tentu saja kami berani"Sarah menerima tantangan Andre.


"Hei Sarah apa kamu serius, ini hanya tantangan untuk bocah loh"Leon mencoba menghentikan Sarah.


"Bocah katamu, malahan ditantangan ini kedewasaan kalian diuji, jika kalian sudah besar seharusnya kalian tidak merasa malu kan"


"Tapi tetap saja, itu kan sedikit…"


"Sudah kamu terima saja Leon, harga diri kita dipertaruhkan disini"


Bagus, mereka berusaha termakan kata kata provokasi ku


"Kalau begitu silahkan dilakukan jika kalian memang berani"


"Leon ayo cepat suapi aku!"


"Seriusan nih"


"Iya serius lah"

__ADS_1


__ADS_2