
"Semoga saja Heny cepat siuman, aku benar-benar sangat khawatir dengan keadaan Azkia saat ini" batin Sulaiman setelah selesai mendonorkan darahnya untuk Heny.
"Oh iya aku harus hubungi Yusuf, dia tunangan nya Heny, dia harus tau keadaan Heny saat ini" ucap Sulaiman yang kemudian mengirimkan pesan chat kepada Yusuf.
"Pemirsa telah terjadi kecelakaan di daerah Medan, saat ini polisi tengah melakukan olah TKP dari lokasi kecelakaan, mari kita tanya kepada salah satu warga sebagai saksi mata" ucap seorang reporter di salah satu stasiun televisi.
"Apa yang anda ketahui saat kecelakaan ini terjadi? Apa anda melihat dengan mata Anda sendiri saat kecelakaan ini terjadi pak?" reporter tersebut sedang meliput berita kecelakaan Heny, dan sedang menanyakan kepada warga sekitar.
"Saat kecelakaan terjadi saya dan teman saya sedang ngopi di warung itu" jawab seorang pria yang sedang di wawancara itu dan menunjuk kearah warung kopi di pinggir jalan.
"Lalu bagaimana kronologi kejadian nya ya pak?" tanya reporter lagi.
"Saat itu saya melihat mobil melaju dengan kecepatan tinggi, dan saya sempat melihat pengemudi tidak bisa menghindari mobil truk yang akan melintas di depan nya, lalu pengemudi mobil ini banting setir dan akhirnya menabrak ke pohon itu" ucap seorang bapak yang menyaksikan kronologi kejadian tersebut.
"Apa bapak melihat korban saat kecelakaan terjadi pak? ada berapa korban yang berada di dalam mobil pak?" tanya reporter lagi.
"Yang kami selamat kan hanya satu korban wanita, usianya mungkin 25 tahunan lah, wanita itu menggunakan syar'i, dan saat kami mengeluarkan nya dari dalam mobil, kondisi nya sudah tidak sadarkan diri" jawab si bapak menjelaskan kembali.
"Lalu benarkah seperti kata pihak kepolisian bahwa ada korban lain yang terlempar dan masih belum ditemukan sampai saat ini pak?" reporter itu pun terus bertanya pada si bapak yang menjadi saksi saat kejadian.
"Saya memang sempat melihat ada seorang anak di dalam mobil sebelum mobil itu hilang kendali dan banting setir, tapi saat kami menghampiri mobil itu, anaknya sudah tidak ada. Saya juga berfikir mungkin saja si anak terlempar dan jatuh ke sungai" jawaban si bapak pun membuat titik terang dalam pencarian Azkia.
"Baiklah pak terima kasih untuk penjelasan anda, Baiklah pemirsa sekian laporan sementara dari kami. Saya Anastasya Ridwan melaporkan dari lokasi kejadian" ucap reporter itu mengakhiri liputan berita nya.
"Astaghfirullah, kasihan sekali yah, orang tuanya pasti sangat sedih, karena sampai sekarang anaknya belum juga ditemukan. Semoga saja anak tersebut selamat ya rabb" ucap Zubaidah setelah melihat berita tersebut di televisi.
"Tring"
"Tring"
__ADS_1
Tiba-tiba saja ponsel Zubaidah berdering, dan saat Zubaidah melihat ponselnya. Dia kaget karena yang menghubungi nya adalah nomer guru di sekolah Azura.
"Assalamu'alaikum umi, ada apa ya?" tanya Zubaidah langsung saat menerima panggilan tersebut.
"Umi Zubaidah, bisa ke sekolah segera? Azura Umi, Azura kesakitan sekali katanya dibagian dada dan kepalanya, mohon Umi Zubaidah segera kesekolah sekarang" ucap guru sekolah nya Azura.
"Astaghfirullahalazim.. Azura kenapa Umi, baik saya akan segera kesana, tolong jagain Azura sebentar yah Umi" jawab Zubaidah yang menjadi panik saat mendapat kabar tentang Azura.
Zubaidah langsung mengambil kunci motor nya dan segera meluncur menuju sekolah Azura.
"Assalamu'alaikum Umi dimana Azura?" tanya Zubaidah begitu tiba di sekolah nya Azura.
"Azura di ruang UKS Umi" jawab Guru nya Azura.
Zubaidah pun langsung menghampiri Azura di ruang UKS sekolah nya.
"Umi.. Umi.. sakit banget Umi.. dada Ura sama kepala Ura sakit banget, aw.. aw.. Umi.. aduhh sakit..." Azura menangis dan meringis kesakitan.
"Kalau dari luar tidak ada luka atau penyakit luar, apa mungkin Azura punya penyakit dalam yah?" batin Zubaidah.
"Sebentar ya nak, Umi panggil taksi online dulu, biar bisa bawa kamu ke rumah sakit" ucap Zubaidah yang kemudian menggunakan ponsel nya untuk memesan taksi online.
"Ayo nak Umi bawa kamu kerumah sakit" ucap Zubaidah saat taksi online pesanan nya sudah tiba di sekolah.
"Umi saya izin bawa Azura ke rumah sakit ya, mohon do'anya agar Azura bisa sehat" ucap Zubaidah pada guru sekolah Azura.
"Iya Umi, semoga Azura baik-baik saja, Umi juga terus kabarin pihak sekolah ya untuk keadaan Azura" jawab guru sekolah nya Azura itu.
Lalu Zubaidah pun menggendong putrinya dan bergegas masuk ke dalam mobil taksi online. Dan membawa Azura ke rumah sakit besar di kota tersebut.
__ADS_1
Sesampainya dirumah sakit, Zubaidah pun tidak ingin membuang waktu lagi. Dia langsung memanggil perawat untuk segera menangani sakit yang di rasakan oleh Azura.
"Ibu tunggu disini saja ya, biarkan kami memeriksa keadaan anak ibu dulu ya" ucap perawat saat Azura sudah dibawa kedalam ruang UGD di rumah sakit itu.
"Tolong pastikan anak saya selamat sus" ucap Zubaidah dengan rasa khawatir.
"Iya ibu cukup bantu do'a saja ya saat ini" jawab perawat yang kemudian masuk dan menutup pintu ruang UGD tersebut.
Zubaidah yang sangat mengkhawatirkan keadaan anaknya, hanya bisa mondar mandir di depan pintu ruang UGD itu. Mulutnya juga tidak berhenti terus memanjatkan segala macam do'a.
Setelah hampir setengah jam menunggu, akhirnya dokter dan beberapa perawat keluar dari ruang UGD, dan mengajak Zubaidah ikut bersama dokter menuju ke ruang pribadi dokter.
"Bagaimana keadaan anak saya dok?" tanya Zubaidah dengan rasa khawatir dan panik.
"Hem.. saya sendiri bingung buk melihat apa yang sakit sebenarnya saat ini, karena setelah saya memeriksa keadaan anak ibu, semuanya normal. Tapi untuk lebih jelas nya kita harus menunggu hasil CT scan nya keluar, sebentar lagi akan selesai" jawab dokter menjelaskan.
"Maksud dokter anak saya tidak sakit begitu? Tapi kenapa dia begitu kesakitan dok? apa dokter yakin tidak ada penyakit dalam kah dok?" Zubaidah yang sangat mengkhawatirkan keadaan Azura pun hanya bisa terus memaksa dokter untuk memeriksa ulang keadaan Azura.
Tak berapa lama, seorang perawat datang dengan membawa hasil CT scan dari pemeriksaan Azura.
"Anda bisa lihat sendiri bu, ini hasilnya. Semuanya normal, tidak ada penyakit dalam sama sekali. Jangan kan penyakit yang serius, penyakit ringan pun tidak ada" ucapan dokter tersebut membuat Zubaidah sangat bingung.
"Lalu kenapa anak saya bisa merasakan sakit sampai begitu dok, bahkan dia sampai pucat dok?" tanya Zubaidah kembali pada dokter yang merawat Azura.
"Sebelum nya saya boleh bertanya hal pribadi pada anda bu?" dokter malah bertanya balik pada Zubaidah.
"Iya silahkan dok, anda mau tanya apa?" jawab Zubaidah.
"Apa anak anda itu hanya satu? Atau mungkin saja yah, ini cuma praduga saya sih, apa anaknya ibu itu kembar? Karena biasanya anak kembar selalu mempunyai ikatan batin yang kuat, disaat saudara kembarnya merasakan sakit, maka yang lain juga akan merasakan nya" ucapan dokter membuat Zubaidah terdiam dan tertunduk lemas.
__ADS_1
BERSAMBUNG...