Aku Balas Pengkhianatanmu, Mas!

Aku Balas Pengkhianatanmu, Mas!
36


__ADS_3

"Ok, kamu punya bukti apa kalau dia memang Nana?" Kali ini Jordy mencoba untuk percaya dengan apa yang diucapkan istrinya.


"Dia sendiri yang bilang sama aku!" Zora mendekati Nana yang saat itu masih terpaku di tempatnya. "Hey, perempuan munafik! Sudahi semua sandiwaramu! Bilang sama semua orang kalau kau Nana!" Zora mencekal pergelangan tangan Nana.


"Lepaskan tanganmu dari NANA!" teriak Arjuna sembari berjalan mendekati Nana. Ucapannya yang seolah membenarkan apa yang dikatakan Zora membuat semua orang berbisik. "Jangan sentuh Nana!" Juna menarik dan menjatuhkan tangan Zora. Bahkan, Jordy pun mendekati Nana lagi. Kini, mereka berempat menjadi pusat perhatian banyak orang.


Nana yang paling terkejut dibuatnya. "Kamu apa-apaan, sih?" Nana tidak menyangka kalau Juna ikut membongkar rahasianya di sini.


Arjuna mengedipkan mata seolah mengatakan kalau semua akan baik-baik saja.


"Ja-jadi, kamu memang Nana?" Jordy semakin terperangah, ia tidak menyangka istrinya masih hidup.


"Kamu istriku?" Jordy ingin memeluk Nana, tapi Nana mendorongnya sampai terjatuh.

__ADS_1


"Istri apa yang kamu maksud? Istri yang sudah kamu selingkuhi dalam keadaan hamil lalu kamu biarkan dia tenggelam di sungai? Kenapa? Kenapa kamu nggak berniat menolongnya? Itu yang kamu bilang istri? Apa aku istrimu itu?"


Ucapan Nana mengejutkan semua orang, mereka tidak menyanka kalau Jordy tega melelakukan itu kepada istrinya.


"Iya... Aku Nana istri Jordy yang selama ini dianggap sudah meninggal! Semua orang berfikir penyebab kematianku karena kecerobohan yang aku lakukan, aku tidak hati-hati sampai terjatuh dan tenggelam di sungai. Tapi, kalian tidak tahu kalau sebenarnya ada orang yang sengaja melakukan itu! Mereka berdua yang melakukan itu!"


Nana menunjuk Zora dan Jordy setelah mengatakan kebenaran yang selama ini disembunyikan dari semua orang, ia menjadi lega.


"Nggak! Dia bohong! Kami nggak pernah ngelakuin itu! Nana memang pembohong, aku nggak selingkuh sama suaminya dan dia yang salah karena sudah menyembunyikan identitasnya!"


"Jangan ambil gambarku! Memangnya kau punya bukti apa?" Zora sengaja mengembalikan keadaan. Semua orang akan mengira Nana sudah memfitnah dirinya.


Nana terdiam, sementara Arjuna masih mengamati Zora dan Jordy seolah ingin tahu sejauh mana kedua orang ini mengelak dari kebenaran.

__ADS_1


Jordy tidak menyerah, ia sangat bahagia karena ternyata Mirna adalah istrinya. Jordy mendekati Nana lagi.


"Sayang, apapun itu kamu istriku! Kita tidak pernah bercerai, aku tidak pernah menjatuhkan talak untukmu. Nana aku kangen sama kamu!"


"Jangan sebut aku istrimu lagi! Kita nggak punya hubungan seperti itu! Aku menyesal sudah pernah menjadi istrimu!"


Jordy tidak terima, ia tetap memegang tangan Nana. "Aku bisa nuntut kamu atas dugaan memalsukan identitas, jadi lebih baik kamu ikut aku pulang, sekarang!"


Juna mencengkram tangan Jordy. "Lepaskan dia atau kau akan menyesal!" Wajahnya sudah memerah menahan kesal karena lagi-lagi Jordy lancang menyentuh tangan Nana.


"Itu bukan urusanmu, penipu! Semua ini pasti kau yang mengaturnya. Tunggu saja setelah ini polisi akan datang menjemputmu!"


Arjuna tertawa mendengar ancaman Jordy yang hanya seperti angin lalu ditelinganya. Detik itu juga lampu ruangan itu menjadi padam menyisahkan cahaya remang dari layar raksasa yang berada di belakang Nana.

__ADS_1


Kini, semua orang mulai menyaksikan vidio yang sengaja diputar Juna didepan umum.


"Nggak! Nggak mungkin.... " Zora gemetaran melihatnya, vidio ini bisa menjadi bukti untuk menjerumuskan dia dan Zordy ke penjara.


__ADS_2