Aku Balas Pengkhianatanmu, Mas!

Aku Balas Pengkhianatanmu, Mas!
38


__ADS_3

38


Semua media elektronik maupun cetak menayangkan tentang kejahatan Zora dan Jordy. Setelah hari itu didampingi Juna dan kuasa hukumnya Nana menuntut Jordy dan Zora atas kejahatan yang sudah mereka lakukan.


Arjuna menegaskan kalau sebenarnya ia tidak pernah mengubah identitas Nana. Semua ia lakukan semata-mata hanya untuk menyemangati Nana agar wanita itu mau bangkit tanpa harus mengingat sakitnya dikhianati dan semata agar Nana bisa mengelabuhi Jordy.


Bukan itu saja, Arjuna pun membantu mengurus perceraian Nana dan Jordy. Persidangan berjalan cukup alot, sebab Jordy bersikeras tidak mau bercerai dari Nana. Tapi, mengingat pengkhianatan dan kejahatan yang sudah dilakukan Jordy selama ini akhirnya membuat tuan hakim mengetuk palu. Kini, Jordy dan Nana sudah resmi bercerai.


Zora dan Jordy sama-sama mendekam di dalam penjara. Tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk membela diri. Pengadilan sudah mengembalikan semua harta yang mereka curi kepada Nana. Kini, mereka berdua hanya akan menjalani hari-hari dibalik jeruji besi.


***

__ADS_1


"Mama.... "


Nana menangis dan bersimpuh di kaki mama memohon ampunan atas segala dosa yang sudah ia lakukan selama ini, Nana menyesal sudah pergi dari rumah hanya demi cintanya kepada pria tidak bertanggung jawab itu. Kini, Tuhan sudah menghukum Nana dengan semua peristiwa yang ia lalui.


"Nana udah ngelakuin dosa besar sama mama dan papa. Nana tau nggak pantas mendapatkan maaf dari mama sama papa. Hukum Nana asalkan mama mau maafin, Nana. Tolong maafin Nana...." Sambil menangis Nana menciumi kaki mamanya yang masih duduk diam di kursi roda.


Mata wanita yang sebagian wajahnya sudah mulai mengeriput ini pun mulai berkaca-kaca, ia tidak menyangka kini putrinya sudah ada di depan mata.


Arjuna yang saat itu melihatnya pun tidak bisa berbuat banyak. Juna bisa melakukan apapun, tapi ia tidak bisa ikut campur terlalu dalam mengenai perasaan kedua wanita itu.


"Sudahlah, sebaiknya kamu istrahat dulu." Arjuna menarik pelan tangan Nana, ia ingin membantu Nana berdiri tapi Juna menepis tangannya.

__ADS_1


"Aku nggak mau pergi sebelum mama bicara, Jun. Biarkan aku tetap di sini," ucap Nana yang semakin memegang kaki mama seolah tidak mau dipisahkan.


"Nana...," ucap Mama lirih sambil meletakkan telapak tangannya di atas kepala Nana. Sungguh, ia tidak tega mendengar tangisan Nana. Air matanya pun ikut tumpah ruah saat menyentuh rambut halus anaknya yang sudah semakin dewasa. Nananya yang hilang kini sudah kembali.


Nana yang mendapatkan sentuhan lembut di kepala itu sontak mengangkat kepala, dilihatnya mama sudah lebih dulu menatapnya dengan air mata


"Mama, tolong maafkaan Nana. " Nana menciumi kedua tangan Mamanya. Tangan yang telah mengasuhnya dengan penuh cinta.


Mama menangkup wajah Nana dengan kedua telapak tangannya membuat pandangan mereka bertemu.


"Tidak ada yang memahami kamu selain Mama, Nak. Tidak ada yang bisa memutuskan kasih sayang seorang ibu untuk anak-anaknya. Kenapa kamu harus dihukum? Tidak perduli sebesar apapun kesalahan yang kamu lakukan, percayalah Mama tetap sayang sama kamu," ucap Mama yang kemudian mencium kening Nana dengan penuh kasih sayang.

__ADS_1


2 Bab lagi tamat, ya 🤧 semoga hari ini bisa kelar.


__ADS_2