
Di dalam kamarku yang berada di lantai dua Guild. Aku dan Lia, hanya ada kami berdua. Aku bertanya banyak hal tentang dunia ini. Dari semua ras dan para Raja Iblis yang berada di dunia ini, yang terkenal maupun yang tidak. Aku benar\-benar bersyukur karena ada dirinya.
Mungkin jika tidak ada, aku tidak akan mendapat semua informasi ini dengan mudah dan gratis.
"Jadi, Raja Iblis yang paling dekat dengan kota ini adalah Lilith?"
Jika mendengarkan Lia, dia bilang bahwa Lilith adalah Raja Iblis muda yang berinisiatif untuk melindungi rakyatnya. Meskipun mendapat gelar 'Raja Iblis', sebenarnya dia adalah perempuan. Sungguh mengejutkan, bukan? Seorang 'Raja' ternyata adalah perempuan. Kenapa tidak diberi sebutan sebagai 'Ratu Iblis' saja?
Untuk sekarang, aku sempat berpikir untuk pergi ke Kerajaan Lilith. Untuk memastikan semua itu. Tentu saja tujuanku adalah membebaskan dunia ini dari kejahatan, tapi jika benar dia masih memiliki kebaikan, aku tidak akan menyentuhnya sama sekali. Ini hanya untuk sementara saja.
Tapi untuk pergi ke sana, levelku masih belum cukup. Selain itu, aku juga harus mulai belajar untuk menggunkan kekuatanku dengan benar. Sejujurnya, aku sungguh kecewa karena aku tidak bisa menggunakan semua kemampuanku untuk beberapa alasan.
Pertama, aku tidak tahu apa yang akan terjadi jika aku menggunakannya.
Kedua, Aku yakin tiga dari keempat kemampuanku merupakan tipe yang bersifat sangat menghancurkan.
Ketiga, meskipun nanti aku bisa mengendalikannya, aku tidak bisa selalu bergantung kepada kemampuank.
Hah... aku harus segera mencari seseorang yang dapat memberitahuku tentang semuanya. Termasuk perubahan wujud. Aku merasa bahwa aku bisa menjadi Raja Iblis, namun aku sepertinya bisa kembali menjadi manusia, mungkin?
Apa mungkin aku harus bersabar untuk semua itu? Sebenarnya, ada sedikit yang menggangguku,
"Nah Lia, bukankah kau terlalu menyembunyikan kekuatan milikmu?"
Aku bertanya seperti itu karena, dia adalah Half Elf-Vampire. Bukankah ras Elf memiliki bakat sihir yang luar biasa, kemampuan memanah yang bagus, dan berumur panjang. Sedangkan ras Vampir memiliki kemampuan fisik yang tidak kalah dengan ras lain. Tapi kenapa dia benar-benar merahasiakannya?
"Aku juga harus menjaga diriku!"
Apa maksudnya? Bukankah kau seharusnya bisa menjaga dirimu sendiri? Lagipula, kenapa dia tidak mencoba untuk menaikkan level miliknya, apakah dia hanya ingin diam di kota ini saja?
"Lia, maukah ikut denganku?"
"Huh?! Kenapa tiba\-tiba?"
__ADS_1
Tidak, tunggu! Kenapa wajahmu menjadi merah? Aku mengajakmu karena aku merasa bahwa aku tidak bisa meninggalkanmu begitu saja! Mana mungkin aku mengatakan hal itu.
"Yah, untuk sekarang pikirkan baik-baik tentang itu, ya?"
Aku berdiri lalu meninggalkan Lia yang sepertinya masih membeku. Aku memutuskan untuk sedikit berlatih dengan Yuri. Tentu kami melakukannya di tempat yang tidak banyak orang- maksudku, tidak ada orang.
***
"Yuri, bagaimana caranya agar kita saling terhubung?"
"*Master hanya perlu memintanya kepadaku*."
"Kalau begitu, tolong ya!"
"*Baiklah, Master*!"
Tak lama kemudian, kedua kakiku mulai mengeluarkan cahaya yang berwarna putih. Dari cahaya itu, kedua kakiku langsung seperti memakai sesuatu yang terlihat seperti kaki robot dengan warna biru dan putih. Mungkin lebih tepatnya, terlihat seperti sebuah sepatu mecha dari bagian bawah hingga bagian lutut.
"Ini?"
"*Iya. Master, cobalah berlari*!"
Yah, aku tidak mengerti ketika dia menyuruhku berlari dengan tiba-tiba. Tapi, karena Yuri yang lebih tahu tentang kekuatannya sendiri, aku akan mengikutinya.
Aku menyiapkan posisiku seperti sedang ingin melakukan lomba lari. Hanya saja, aku sedikit manuangkan sihirku ke arah kaki. Akhirnya, pada saat aku mencoba berlari, aku hanya merasakan apapun yang berada di sekitarku seperti hanya berlalu melewatiku dengan kecepatan yang sangat tinggi. Tidak usah terlalu lama, aku langsung berhenti dan ketika aku sadar, aku sudah terlalu jauh dari kota.
"Di\-... di mana kita?!"
"*Karena master terlalu banyak menuangkan sihir, kita berada dalam jarak dua puluh kilometer dari kota*."
__ADS_1
"Heh!? ... HAH?!!"
Bagaimana bisa aku terlalu jauh!? Bukankah aku hanya menuangkan sedikit sihir saja, mungkin? Ini gawat! Aku bahkan tidak bisa mengontrol pengeluaran sihir milikku! Apa-apaan ini!?
Aku mencoba kembali berlari ke arah kota. Dengan waktu yang hampir sama, aku langsung tiba di kota. Bukankah ini sangat cepat- maksudku, terlalu cepat.
"Yuri, untuk sekarang sampai sini saja."
"*Baiklah, Master*."
Secara cepat, sepatu yang terlihat seperti kaki robot itu langsung menghilang menjadi serpihan cahaya. Menurutku, itu cukup indah.
Aku bertanya kepada Yuri tentang ras Elemental, entah kenapa tiba-tiba aku terpikirkan tenntang itu. Dia mengatakan bahwa hampir semua ras Elemental dapat berubah menjadi senjata tergantung dari Elemen yang mereka miliki. Biasanya untuk pertama kalinya akan acak, namun setelah itu akan permanen. Yuri juga sempat mengatakan bahwa ras Elemental bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan Tiga Penguasa.
Behemoth sang Penguasa Daratan, Leviathan sang Penguasa Laut, dan Ziz sang Penguasa Langit.
Dia juga mengatakan bahwa belum pernah ada yang menjadi majikan dari Tiga Penguasa tersebut. Dikatakan bahwa, jika ada seseorang yang berhasil menundukkan Tiga Penguasa tersebut, dia akan bisa mengendalikan semua Magical Beast. Menurutku itu cukup mengerikan. Tapi tentu tergantung dengan pengguna. Ah, ngomong-ngomong, Yuri termasuk dalam ras Elemental.
'Aku jadi ingin memiliki mereka bertiga!'
Mungkin, jika aku bisa memiliki kekuatan mereka bertiga, aku akan bisa lebih mudah mengalahkan para Raja Iblis. Tapi sepertinya mustahil. Jika sampai sekarang, tidak ada yang pernah mendapatkan mereka, bukankah itu berarti persentase keberhasilannya mendekati nol?.
"*Master, jika master memiliki kekuatan yang sangat besar, apa yang akan Master lakukan*?"
"Hm? Kenapa kau bertanya? Bukankah sudah jelas, tentu saja untuk kebaikan!"
"*Tapi Master, semakin seseorang berkuasa, maka kejahatan di hatinya akan semakin meluas*."
Ah... apa yang dikatakan Yuri ada benarnya. Jika aku memiliki kekuatan yang besar, kemungkinan aku akan menindas yang lebih lemah dariku. Tapi, jika hal itu sampai terjadi, maka tidak akan ada bedanya dengan Raja Iblis yang selalu menginginkan kekuasaan seutuhnya. Aku harus lebih berhati-hati.
"Terima kasih, Yuri, karena sudah mengingatkanku."
__ADS_1
Kalau begitu, untuk sekarang, aku akan terus berlatih dengan giat untuk membebaskan dunia ini! Meskipun aku tidak tahu sampai kapan aku harus melakukannya. Yah, itu juga hanya salah satu dari beberapa tujuan yang ingin kupenuhi.