Anak Batak

Anak Batak
Bab.1


__ADS_3

Horasssss.........salam kenal dari saya sang perkarya


elpi Rida atau lestina Eli yakin Sitohang . Danci


disini saya ingin berbagi keseruan dalam cerita pemuda perantau dari daerah Batak toba.


salam, Horasssss


Disebuah rumah terdengar begitu ramainya suara suara keluarga yang begitu bahagia menyambut sang putra sulung yang baru saja menyelesaikan pendidikan terakhirnya yaitu jadi sarjana.


Bukan hanya keluarga yang bahagia tetapi para tetangga pun ikut bahagia karna melihat perjuangan sang pemuda menyelesaikan pendidikannya.


Bagaimana tidak, sang pemuda bukanlah anak seorang pejabat atau PNS atau pun perangkat desa, Tapi dia adalah anak seorang petani biasa ladang pun hanya satu hektar dan sawah juga juma beberapa petak.


setial hari pagi-pagi sekali sang pemuda harus menyabit rumput untuk kerbau peliharaan tetangga supaya dia bisa dapat uang, pulang kuliah sudah menjelang magrib tapi dia juga harus cari makanan B.......i..juga peliharaan tetangga supaya dia mendapat uang dan uang-uang yang dia dapat dia tabung untuk biaya kuliahnya sementara di kampus dia membawa bekal dengan sayur daun singkong/ubi... santan juga ikan asin yang digoreng.


Tapi dia tidak pernah malu walau kadang teman-temannya memandangnya aneh karna bagi dia itu saja sudah luar biasa masih bisa disediain sang mama, begitulah perjuangannya sampai dia berhasil saat ini.


''Bah nahebat do omak ni sidapoton ate?,boi do poangan disikkolahon si dapot sahat tu sarjana ''


''(wah hebat juga mamanya sidapot y?, ternyata bisa dia menyekolahkan sidapot y?)''


''ido tohodoi hebatdo ibana memang''


''(ia benar tu memang hebat dia)''


''Alah paling marutangi ibana, asa dibereng jolma Hera najago ibana''


''(Alah paling juga dia ngutang, biar dilihat orang dia hebat)''


''Hei kau,,sukak kali kau menjelek jelekkan orang, kalau kau tidak melihat janganlah kau manjabiri disitu''


''( hei kau suka sekali kau menjelekan orang, kalau kau tidak melihat jangan kau menggosip disitu)''


''Tohodoi Unang ma Hita asal makkatai annong Gabe bada muse''


''(Benar tu jangan kita asal bicara nanti jadi ribut/ bertengkar)''


''olo...olo...Hamudo natoho, akka naburjui''

__ADS_1


''(ya..ya....kalian yang benar orang-orang baik''


''eeeh...dipasingot salah, massuttu Unang Gabe roa Hita namar hobbar balokkon, ido massuttu''


''(ya..dikasih tau salah, maksud ku supaya kita yang bertetangga jangan jelek, itu maksud ku''


''hummm....''


Keadaan didalam rumah.....


''Selamat ma ate amang, nungga lulusbeho sarjana jadi maho jolma nadenggan tujoloan niari, asa Gabe boiho patogu togu akka sude anggi-anggimon''


''(Selamat nak,kamu sudah lulus sarjana jadi lah manusia/anak yang baik kedepannya supaya bisa menjadi teladan untuk adik adikmu ini)''


''olo bapa tamiakkon ma au asa boi AU dapot karejo nadenggan jala boi mamboan goarmuna tu nadenggan''


''(Ia pa doakan aku biar bisa aku dapat kerjaan yang baik supaya bisa mengharumkan nama kalian)''


''Pasti doi amang, torusdo huboan garmuna akka gellekku, ditamiakku tuTuhani asa Anggiat dapot nadenggan hamu diakka lakka muna tu joloan niari''


''(Pasti lah nak, selalu ku sebut nama kalian semua anak-anak ku dalam doaku kepada Tuhan, supaya kelak kedepannya Klian dapat yang terbaik disetia langkah Klian)''


''(ia nak, sekarang juga bisa nantulang datang bawa doa terbaik biar jadi anak sukses kau, he..he...he....juga nanti kalau sudah sukses jangan lupa liat paribanmu ini ya,..he...he....)''


''Ha....ha....ha ... nattulang dangadong rohakku tupariban ahu anggap Adekku ibana nattulang''


''(Ha.....ha.....ha...nantulang da ada rasa suka ku kepada pariban selain rasa adik nantulang)''


''Oh...sangonido hape,.. nadenggan doi amang Aek beha ninna rohakku do, dang mamaksa nattulang tuho amang''


''(Oh....seperti itu ,....bagus juga itu nak cuma mana tau pikirku, da makksa nantulang samamu nak''


''olo... nattulang''


''(ia...nantulang)''


............


Beberapa hari berikutnya.......

__ADS_1


pemuda itu bersiap siap berangkat ke ibu kota untuk mengadu nasip, mencari pekerjaan supaya kelak bisa membuat bangga orang tua dan saudara-saudaranya,dia sudah meminta izin pada kedua orang tua nya kalau dia akan merantau.


Dia akan menggunakan apa yang sudah dia dapat dari pendidikan yang selama ini dia pelajari dan syukur kedua orang tuanya memberi izin dan doa terbaik untuk sang putra sulung karna dia harus bekerja keras untuk membantu orang tuanya membiayai pendidikan adik-adik nya kalau bisa biar sama seperti dirinya menyelesaikan kuliah tanpa memberatkan orang tuanya.


Karna dia masih punya adek 7orang lagi yang harus dia biayain, adik-adik nya masih ada yang baru masuk kuliah,SMA,SMP,SD,juga masih ada yang kecil umur satu tahun.🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣


Sekarang ini mereka semua sedang di terminal bus antar propinsi untuk mengantarkan sang pemuda yang akan merantau ke kota Jakarta dimana disana adalah pusat dari negara Indonesia, dan dia ingin mencari pekerjaan yang baik tentunya.


Ten....ten.....ten.....🤣🤣🤣🤣maklum kleson mobil Sumatra Utara gaul saudara🤭🤭🤭🤭🤭


mendengar suara itu mereka semua berdiri dan mulai saling salam salaman untuk perpisahan sementara,


karna setelah ini sang pemuda akan hidup sendiri tanpa didampingi keluarga dia hanya akan berusaha mencari keluarga baru dengan teman-teman nya nanti disana.


Saat perpisahan dengan sang pemuda diiringi dengan tangis kesedihan karna membayangkan pemuda itu berjuang sendiri di kota besar nanti.


''Amang...hu...hu...ingot podakku dainang pangitubumon ikkon benget Doho martamiang tuTuhani asa tuir side akka naniulam, Unang paihut ihut nasodenggan pajonok dirim tuTuhani asa diramoti ho disede parkarejoanmu da amang''


''(nak....hu...hu...ingat nasehatku mamamu ini yang sudah melahirkan mu kau harus giat berdoa kepada Tuhan biar selalu diberi semua kecerahan pada pekerjaanmu,jangan ikut yang tidak baik, dekatkan dirimu kepada Tuhan supaya senantiasa kamu senantiasa dalam penyertaan ya juga pekerjaanmu)''


''olo..inang''


''(ia ...mama)''


Setelah salam-salaman pemuda itupun naik bus dan berangkat meninggalkan kampung halaman menuju ini kota, dan sepanjang jalan pemuda itu berdoa supaya dia bisa mendapatkan pekerjaan di ibu kota dan bisa membantu kedua orang tuanya.


Dia melihat setiap jalanan yang dia lewati dengan pandangan dan semangat juang supaya kelak dia bisa membuat mimpi dimana orang Batak juga bisa berjaya,


dia mengepalkan kedua tangannya sambil berkata dalam hati....


''Aku bisa....aku bisa membawa mimpiku menjadi tinggi dan membawa nama sukuku ini BATAK berjaya''


membayangkan mimpinya yang tinggi dia tersenyum sendiri sambil berkata dalam hati....


''Tuhan....bimbing lah aku jadi anak yang selalu berpegang pada kehendakMu.


Tidak lama kemudian dia tertidur sepanjang perjalanan dia hanya terbangun kalau ada waktu berhenti untuk makan selainnya dia tidur sampai dia tiba di tujuan kota Jakarta.


Trimakasih 🙏🙏🙏🙏🙏salam horas tanah Batak

__ADS_1


jangan langsung bosan y karna kita masih banyak seru seruan dengan kisah anak Batak


__ADS_2