
"(ah banyak sekali bicaramu ya, padahal kamu pun suksesnya,ga cuma aku kau pun samanya)"
"Tohodoi Ale dang songon ho iba daba, ho pengusahado hape au holan parende do"
"(Benar memang, tapi tidak sepertimu aku, kau pengusaha sementara aku, cuma seorang penyanyi)"
"Pengusaha Manang parende napetting mangalului hepeng ido nahuboto Lae"
"(Pengusaha maupung penyanyi yang penting mencari uang itu yang benar kawan)"
Saat Dapot dan Judika sedang asik bercerita dan bernostalgia dengan bahasa tanah kelahiran mereka, mereka dikejutkan dengan kedatangan senior Judika, siapa lagi kalau bukan JOKI SITOHANG dan akhirnya mereka membuat restoran khas Batak itu semakin ramai karna mereka bertiga bernyanyi lagu batak.
Ahado alana diado boccirna hasian........
Unang saimuruk ho tuau.......
Molo tung adong nasala nahubaen
Denggan pasingot hasian.......
Molo hurimangi pambahenanmi natuau.........
Aitung maniak ate atekki....
Alai tung boccir saoda namai....
__ADS_1
Dibahen ho mangarsak AU......
ref: Molo adong nasala.......
Manang nahurang pambahenakki....
Sai Anju ma au.....sai anju ma au ito hasian......
Sai Anju ma au...sai anju ma au ito nalaguuuu........
Para pelanggan yang sudah ada sejak tadi juga yang baru datang, mereka semua bertepuk tangan mendengar trio yang baru saja mengeluarkan suara mas mereka, semua orang terkagum kagum mendengar suara ketiga putra Batak itu, mereka semua tidak menyangka Walau bukan seorang artis tapi Dapot tikalah bagusnya suaranya dibanding Judika dan coki, Memang suara putra Medan rata rata semua bagus walaupun yang dari tempat lain juga tidak kalah bagusnya dari anak medan.
Para pelanggan meminta kembali nb supaya mereka bisa mempersembahkan lagu Batak, tapi Judika yang memang memiliki job tidak bisa mengabulkan sehingga para pelanggan hanya bisa pasrah saja, mereka juga memahami kalau seorang artis tidak lah sebebas mereka yang ada di restoran tersebut.Tanpa Dapot sadari ternyata ada yang merekam mereka sehingga dalam sekejap saja mereka sudah menjadi trening news dimana yang orang ketahui, Dapot adalah seorang pengusaha tiba-tiba terlihat didalam sebuah restoran sedang melantunkan lagu daerah Batak toba tersebut.
Berita itu menyebar dengan begitu cepat, bahkan sang mami yang sedang bermain ponselpun berteriak dan mengagetkan seluruh penghuni rumah, mereka kaget karna tiba-tiba sang mami berteriak heboh sambil berjoget,Dedy yang melihat itu penasan sehingga, mengambil alih ponsel ditangan mami dan Dedy juga baru tau kalau,sang menantu begitu hebat dalam dunia tarik suara.
Maria yang melihat dan membaca komentar dan pujian buat sang suami hanya geleng-geleng kepala,karna memang dia juga tau kalau sang suami memiliki suara yang sangat bagus, bahkan Maria juga pernah menawarkan Dapot untuk jadi penyanyi tapi Dapot menolak mentah-mentah, bukan tidak mampu atau tidak butuh uang, tapi bagi Dapot, berkarir itu cukup hanya satu yang penting bisa membahagiakan keluarga,juga memiliki waktu yang lebih banyak lagi dengan keluarga.
Prinsip Dapot, sukses bukan dengan banyaknya pekerjaan tapi sukses adalah saat kita mampu membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga, karna kalau terlalu banyak pekerjaan maka waktu akan semakin sedikit untuk keluarga bahkan bisa sampai tidak memiliki waktu dengan keluarga karna padatnya job kerja kita, maka perlahan-lahan kita lupa dengan tanggung jawab kita, lupa istri,lupa suami lupa anak.
Dan hal ini bisa menimbulkan banyak kekacauan, antara lain: anak kurang perhatian, sehingga menjadikan anak salah jalan karna tidak ada yang mengingatkan mana benar dan mana salah.
Suami kurang perhatian, menimbulkan kerenggangan hubungan karna kurang komunikasi, sehingga memberi kesempatan pada orang ketiga masuk, begitu sebaliknya istri yang kurang perhatian,pada akhirnya terjadi pertengkaran, yang berujung perceraian.
Karna itu Dapot lebih memilih menjadi pengusaha saja Tampa mengambil atau menjadi artis atau yang lainnya,
__ADS_1
Karna dia sudah melihat bagaimana dulu sang bapak, walau banyak anak tapi semua mendapat cinta dan kasih sayang yang sama dari bapak dan mamanya,karna sang bapak kalau sudah pulang kerja yang dia lakukan terlebih dahulu adalah mengumpulkan anak-anaknya dan bertanya apa saja dan bagaimana kegiatan mereka mulai dari sekolah sampai malamnya dirumah.
Bapak tidak pernah lupa walau itu sudah berulang ulang dilakukan, tapi bapak tak bosan karna dia ingin memberi contoh yang baik untuk anak anaknya kelak.
Pulang kerja Dapot langsung mencari sang istri untuk melepaskan rindu untuk sang istri dan sibuah hati, yang masih dalam kandungan.
"Sayangku...aku pulang..."
Sambil mencium perut sang istri yang mulai menonjol, Maria yang mendapat perlakuan seperti itu dari sang suami tentu sangat bahagia, dan hal itu disaksikan kedua orang tua Maria, mereka sangat bersyukur karena mendapat menantu yang baik dan perhatian juga memiliki tanggung jawab yang besar pada seluruh keluarga, ya Dapot masih tetap membantu keuangan orang tuanya dari hasil usaha pribadinya yang saat ini dipegang sang adik, dia juga tidak pernah lupa memberikan sesuatu kepada mertuanya, walau dia tau mertuanya kaya tapi dia tidak pernah membedakan antara mertua dan orang tua mereka dikampung.
"Abang ..mandi dulu ya biar adek siapin air hangatnya,''
"Sayang berapa kali aku bilangin hum, tidak perlu melakukan itu, sekarang kamu sedang hamil, tidak boleh cape-cape ya, tanggung jawabmu sekarang adalah minum susu, vitamin, istirahat,juga jangan lupa makan makanan yang sehat, itu sudah cukup,selebihnya biar aku kerjakan sendiri mengerti"
"Tapi bang, "
"Dengar kalau mau bantu nanti ya, kalau dedek ya udah lahir trus bisa jalan,baru deh bantu Abang ok"
"Tapi kalau masak Ama siapin baju boleh kan?"
"Hum....boleh deh"
Dapot terpaksa bilang boleh karna sang istri sudah mulai mengeluarkan jurus pamungkasnya yaitu air matanya, dan orang tua Maria yang melihat itu hanya bisa tersenyum karna melihat sang menantu tidak akan berkutik dengan jurus putri mereka itu.
Sementara Dapot hanya bisa menatap sang istri yang berjalan menuju kamar mereka dengan senandung yang dia nyanyikan direstoran tadi, membuat Dapot merasa aneh, kenapa istrinya itu tiba-tiba bernyanyi lagu itu, tapi dia hanya berjalan mengikuti sang istri sambil garut-garut kepala yang sama sekali tidak gatal.
__ADS_1
Sesampainya dikamar dia masih mendengar senandung sang istri yang masih sama walaupun penyebutan kalimatnya sangat aneh ditelinga Dapot, dan hal itu membuat dapot terkikis.
Terimakasih atas kunjungan Anda di cerita anak Batak ππππππ jangan pernah bosan dengan kisah ini y para pembaca yang Budiman, tetap dukung karya aku y teman teman semua, jangan lupa tinggalkan jejak dan komentarnya jugaππππππ€©π€©π€©π€©π€©ππππππππππΉπΉπΉπΉπΉ