Anak Batak

Anak Batak
Bab.15


__ADS_3

Setelah dari kantor kenzo,dapot mampir ke restoran miliknya,disana dia melihat sang adik yang sepertinya ada tamu,dia mengurunkan niatnya untuk masuk ke ruangan sang adik,dan memutuskan masuk ruangan pribadinya, ya walaupun cuma restoran dapot menyiapkan ruangannya sendiri,karna kadang sang istri ikut,jadi biar bisa istirahat bersama sang anak dengan leluasa.


Setelah lima belas menit kemudian, dia melihat sang adik mengantar tamunya keluar, setelah itu sang adik menghampiri dirinya, seperti biasa jika cuma mereka berdua atau bertemu sesama anak Batak mereka memakai bahasa suku mereka.


"Aboa,nga adong peningkatan direstoranon"


"(Gimana udah ada peningkatan direstoranon ini)"


"Adong do bang,malah nakkaningan au baru pajuppa dohot Toddong pangusaha,jala dipangido lao marsiurupan karejo dohot restorannon"


"(Ada bang,malah barusan aku ketemu sama tamu pengusaha, bahkan dia minta untuk bekerja sama dengan restoran ini)"


"Bah nadenggan doi,molo songoni,alai ingot ikkon manat manat doho majjalo parsiruppa, Unang asal dijalo ho,hape parbellak do ibana,gabe tuppur ho annon da anggi"


"(Wah bagus itu, kalau begitu, tapi ingat harus hati-hati kamu menerima kerjasama, jangan asal diterima, padahal penipu dia, bisa bangkrut kau nanti dek)"


"Olo abang,sai huingot Pei podami"


"(ia bang, akan kuingat nasehatmu)"


Setelah dari restoran dia juga mampir ke kafe miliknya, yang dikelola sahabat pertamanya,disana dia melihat pengunjung yang begitu ramai,disana juga sudah ada panggung kecil, yang khusus dibuat untuk penyanyi yang biasa menghibur pengunjung.


Dapot menatap sekeliling dan menemukan sang sahabat yang sedang berbicara dengan beberapa karyawan,dapot menghampiri sang sahabat dan mereka saling tersenyum dan bersalaman, setelahnya mereka duduk di kursi dekat dengan panggung, karna disana dekat dengan ruangan sang sahabat, mereka berbincang-bincang tentang kemajuan kafe.


Sambil sesekali mereka juga mengingat masa-masa mereka tidak memiliki apapun, begitu juga sahabatnya, yang dulunya berjualan kecil kecilan tapi tidak bisa membantu orangtuanya, tapi sekarang sudah lebih dari bisa,itu semua berkat bantuan sang sahabat DAPOT.


dapot yang memang memiliki hati yang mulia,dan gampang terbawa suasana membuat dia tidak tegaan, terhadap sesama anak perantawan,dia selalu bisa membayangkan jika dirinya ada diposisi orang-orang yang tidak dapat pekerjaan, lama-lama bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang, yang berujung penjara, memikirkan itu,dia jadi teringat orang tuanya.


Jika dia yang berada di posisi orang-orang yang salah jalan,lalu bagaimana dengan orang tua mereka yang salah jalan itu, yang akan begitu malu terhadap semua orang, juga terhadap diri sendiri yang akan menyesali hal apa yang salah saat dia mendidik anak-anaknya.

__ADS_1


Karna itulah dapot tidak pernah bisa, melihat anak perantawan terlantar, tapi dia juga tidak mau membantu seseorang yang memiliki ambisi melewati batas normalnya.


Setelah berbincang bincang dengan sang sahabat,dia berjalan menuju panggung,dan pengunjung yang sudah biasa mendengar dapot bernyanyi,memperbaiki posisi duduknya dan mulai fokus pada panggung,dapot mulai duduk di kursi VOC,mengambil gitar dan yang diikuti para pemain musik yang juga sudah tersedia.


Dapot mulai memetik gitar,dan membuka dengan ucapan selamat sore bagi semua pengunjung.


"Selamat datang dan selamat sore bagi semua pengunjung terkasih,sore ini saya mau mempersembahkan satu lagu batak, untuk menghibur kita semua"


"Lagunya berjudul: DOKKON NAHOLONG ROHAMI yang dipopulerkan RENY SIMBOLON.


Hodo ito nahupilliti sian sasede nahutanda


Dengganni basami ulini rupami domambaen


Rohakku tuhoooo......


Laomamikiri diujungna


Jakkonnonmu doau


Ingotonmu doau hasian alusiau........


Saat masuk Ref semua orang yang sudah membuka ponsel dan menemukan lagunya, sama sama bernyanyi.


Ref: Dokkon ito naholong rohami


Lao paposson rohakki da hasian......


Husippon mai tusude donganmi

__ADS_1


Rohami naung dilehon ho tuau


Hasian.......


Setelah selesai menyanyi dapot turun dari panggung,menemui sahabatnya sekaligus pamit pulang, Sementara itu disudut kafe ada seorang wartawan yang meliput langsung dapot yang sedang bernyanyi sore itu,dia begitu senang karna bisa langsung merekam sang penguasa sukses tersebut menyumbangkan suaranya yang begitu luar biasa menurutnya.


Dia langsung menjadikan itu berita terpanas sore itu, dan dalam sekejap siaran itu langsung viral dengan judul:PENGUSAHA SUKSES BERSUARA EMAS:


Maria yang melihat berita di televisi dan juga sosial media, hanya bisa tersenyum,karna kebiasaan sang suami yang tidak bisa dilupakan.


Sementara dikediaman dedy dan mami, mereka juga hanya bisa geleng-geleng kepala melihat sifat sang menantu yang begitu luar biasa, tidak pernah merasa dia lebih hebat,jadi dia tidak mau dekat dengan masyarakat kelas menengah ke bawah tidak, tapi sang menantu selalu merasa semua orang sama.


Dapot tak pernah memilih dalam berteman atau bergaul,bagi dapot semua sama, makan juga sama nasi,minum juga sama air,lalu apa bedanya,harta? saat mati harta tidak bisa dibawa, tapi saat kita bergaul dengan semua orang Tampa pilih pilih,maka saat usia kita tutup kita bisa membawa sesuatu yang tidak bisa dibeli dengan uang, yaitu DOA.


Karna itulah dapot selalu mengajarkan sang istri untuk berteman dengan siapapun asal jangan penjahat,dapot juga mengajari sang putra tentang berbagi,juga mengasihi,dapot selalu bilang.


"Apa yang kita ajarkan sejak kecil, akan menjadi modal dimasa depan anak anak kita"


Dan sang putra yang masih kecil memang selalu bingung dengan ucapan sang papa, tapi dapot tidak pernah berhenti mengucapkan hal hal baik pada putranya karna dia yakin kalau batin sang anak, apalagi anak kecil sangat peka, maka apa yang dia ucapkan akan tertanam sedikit demi sedikit dihati sang putra.


Dedy hanya berharap kelak sang cucu cucunya kelak memiliki sifat seperti para menantunya, karena menantu keduanya juga tidak jauh beda dengan dapot, tidak memilih dalam bergaul,juga tidak pernah merasa malu bepergian dengan sendal jepit,kaos polos, celana robek robek dilutut dan kemeja yang dibeli di pasar tradisional.


Bahkan jika sang menantu kedua datang,maka kedua menantunya,akan bepergian dengan motor metic milik para pekerja di rumah tersebut, bahkan tidak jarang mereka mengajak keluarga kecil mereka, untuk makan di warung tenda pinggir jalan.


Juga jajanan kaki lima atau pinggir jalan adalah favorit mereka semua, terutama Maria dan sang adik, walaupun terlahir di keluarga konglomerat, kedua wanita itu, tidak pernah dilarang dalam hal apapun, sehingga mereka terbiasa dengan jajanan juga makanan pinggir jalan.


Mami yang memang asli Indonesia, sangat tau makan enak adanya dipinggir jalan, walaupun murah tapi wenaknya luar biasa,dan sangat memanjakan lidah.


Kutunggu komen dan like kalian teman teman semua πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ€²πŸ€²πŸ€²πŸ€²πŸ€²πŸ€² jangan sungkan juga memberi hadiah untuk karya aku semuanya πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹

__ADS_1


__ADS_2