Anak Batak

Anak Batak
Bab.22


__ADS_3

"Tapi ka, aku ga punya pengalaman jadi sekertaris juga aku ga ada jurusan kesana, masa jadi sekertaris sih kalo?"


"Terus kamu mau jadi apa, dan kerja dimana hah?"


"Ya apa ke gitu, keliling servis juga ga papa, yang penting jangan sekertaris y ka"


"Ya ampun kenapa aku punya adik kaya gini y, ko jadi keliling servis sih, masih banyak juga jabatan yang lain, pokoknya ga itu, jadi tukang bersih-bersih, bang beri dia pekerjaan di bidang lain kalau begitu, asal jangan itu, keliling servis ok"


"Ya udah, hari ini kamu istirahat aja dulu, besok baru masuk, biar CV mu Abang bawa sekarang jadi besok langsung masuk y"


"Jangan dong bang, biar besok aja sekalian jadi aku ga dipandang remeh oleh semua orang y bang"


"hehehe kau ini, udah gausah protes begitu, berikan padaku, dan kau temani kakakmu dirumah aja sana"


Setelah berdebat dan kemenangan ditangan dapot, Saroha hanya manyun dan mengikuti kakak iparnya, mereka kehalaman belakang dan menghabiskan waktu disana dengan canda tawa juga bercerita banyak hal.


Maria memang sangat menyukai Saroha yang humoris dan sedikit bar bar dan tomboi, walaupun perbedaan usia mereka termasuk jauh, tapi Saroha bisa membawakan sikap dewasanya dengan kakak iparnya itu, dan hal itulah yang membuat Maria lebih dekat dengan Saroha daripada sepupu dapot yang lain.


Dan dengan adanya Saroha dirumah mereka, Maria akan semakin betah karna ada temannya mengobrol ria, dan masalah Maria yang menjadi dokter dia sudah berhenti, dan hanya membantu jika keadaan darurat, jadi sekarang dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan putra mereka dan juga kekantor suaminya.

__ADS_1


sore harinya, mereka semua sudah diruang tamu, menunggu kepulangan dapot, mereka tertawa terbahak-bahak karna melihat berkat yang seperti kucing dan tikus dengan tantenya, berkat bocah gembul itu sedang asik menyusuk mainannya, tapi tantenya dengan jahil menyenggol mainan itu, dan akhirnya tumbuh dan berantakan, hal itu yang membuat bocah gembul itu marah dan menjambak rambut tantenya.


Dan tentu saja Saroha hanya tertawa melihat kekesalan ponakan tampannya itu, dan Maria hanya geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua orang beda usia itu, seperti sekarang, Saroha sedang asik main ponsel, bocah gembul yang masih dendam itu menghampiri tantenya dan puk.


Coklat kental memenuhi wajah Saroha, entah dari mana bocah itu mengambilnya yang jelas sekarang dia terlihat begitu puas bisa membalas tantenya, dapot yang baru pulang pun langsung tertawa terbahak-bahak melihat wajah adik sepupunya yang seperti manusia coklat yang ada dipinggir jalan.


Opa dan Oma yang baru sampai pun syok melihat wajah gadis yang mereka tau adalah adik sepupu menantu mereka, mereka melihat bocah gembul itu, menepuk meluk kedua tangannya, tanda dia telah berhasil memenangkan pertandingan, tapi Saroha tidak mau kalah, dia memeluk ponakannya itu dan sengaja mencium dan menggosokkan wajahnya ke wajah ponakannya, dan akhirnya bocah itupun kembali mengamuk dan menjambak tantenya.


Dapot dan Maria yang melihat itupun melerai putranya mereka melepaskan rambut Saroha dari tangan kecil putra mereka, tapi bocah itu jadi menangis histeria, Saroha yang melihat itupun mendekati ponakannya dan memeluk sambil menggendong depan, dia mencoba mendiamkan ponakannya dengan cara mengusap usap punggungnya, dan akhirnya bocah pintar itupun terdiam.


Setelah drama keusilan antara ponakan dan Tante itu, mereka semua berkumpul dimeja makan untuk makan malam,dan kebiasaan mereka jika makan harus diam, setelah selesai makan, mereka semua berkumpul diruang keluarga, mereka berbincang bincang tentang pekerjaan dan para wanita membahas tentang harga pangan, sungguh memang hanya harga barang yang dibahas oleh para wanita dunia.


Setelah selesai sarapan, dapot dan Saroha bersiap berangkat kerja, tapi kali ini ada yang beda, bocah pintar nan gembul itu, menangis karna Saroha pergi kerja, dia ga mau tantenya pergi kemanapun, dia hanya ingin tantenya menemaninya main dan bertengkar.


Semua orang sudah membujuknya tapi tidak ada yang berhasil mendiamkan bocah kecil itu, akhirnya Maria mengalah dengan ikut kekantor untuk menemani putra mereka, sesampainya diperusahaan, bocah itu begitu heboh memperkenalkan tantenya pada seluruh orang yang dia lewati.


Sehingga semua orang tahu kalau karyawan baru itu adalah adik bos mereka, Saroha yang sering membaca novel pun tidak mau bersikap sombang dia ingin seperti gadis dinovel yang dia baca, bersikap baik dan ramah pada siapapun, dan benar saja dalam satu hari, dia sudah banyak teman, tapi dia membatasi pertemanan mereka.


Saroha tidak mau, dia dimanfaatkan oleh siapapun jadi dia menjaga jarak dengan lebih menyibukkan diri dengan pekerjaan dari pada mengobrol yang ga penting dengan teman teman barunya.

__ADS_1


Saat makan siang ponakannya sudah ada disana duduk dengan manis menunggu tantenya selesai bekerja, setelah selesai, dia mengajak tantenya ikut dengannya keruangan sang papa dan makan siang disana, setelahnya, Saroha kembali bekerja dan ponakannya tertidur karna sudah cape dan juga sudah waktunya tidur siang.


Sepulang dari kantor, Saroha membantu kakaknya menyiapkan makan malam, setelahnya mereka semua makan malam bersama, dan beristirahat kembali menanti esok hari untuk beraktifitas.


Tiga bulan sudah, Saroha bekerja di kantor kakaknya, dan sudah dua bulan, dapot memiliki sekertaris dan Saroha tidak menyukai sekertaris itu, karna berpakaian ketat dan suka memamerkan tubuhnya terutama bagian depan yang menonjol itu.


Dan sekertaris yang tidak tau kalau Saroha adalah adik dari bosnya pun selalu bersikap sewena wena padanya juga karyawan lainnya, Saroha yang memang tidak memiliki stok kesabaran pun mulai gerah dengan sikap wanita itu, sampai saat ini, dia begitu marah karna melihat wanita itu menaburkan sesuatu kedalam minuman dapot.


Saroha pun merekam kejadian itu, juga omongan wanita itu, yang ingin memiliki dapot untuk menjadi pohon uang untuknya, dia pun mengikuti wanita itu dan saat wanita itu masuk keruangan dapot, saroha pun ikut masuk, Saroha melihat sang Abang yang sudah mengangkat gelas itu bersiap meminumnya.


Saroha langsung menepis gelas itu dan berbalik menatap sekertaris itu, Saroha langsung menamparnya dan mendorongnya ke sofa disana Saroha menjambak dan menampar wajah wanita itu bolak-balik, dapot yang melihat itu pun kaget dan bingung kenapa tiba-tiba adiknya itu marah besar pada sekertarisnya.


Dapot berusaha memisahkan mereka, sambil mencoba bertanya pada sang adik apa penyebab dia menampar dan memperlakukan sekertarisnya seperti itu.


"Roha, hentikan ada apa? kenapa kau bersikap begitu padanya?"


SELAMAT TAHUN BARU BAGI KITA SEMUA, JUGA SELAMAT TAHUN BARU MANGGA TOON &NOVEL TOON DAN SELURUH PARA PEKERJA YANG BERTANGGUNG JAWAB DI APLIKASI NOVEL DAN MANNGA TOON.


SEMOGA DI TAHUN BARU INI, FORUM KITA NOVEL TOON DAN MANGGA TOON SEMAKIN SUKSES DAN SEMAKIN JAYA, AMINπŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŒΉπŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

__ADS_1


__ADS_2