
masih suasana kantor
''Kalau ada yang mau merusak, ya kita harus bertindak duluan maka saat mereka ingin merusak maka kita sudah siap dengan segala persiapan begitu bapak''
jadi maksud dari ucapan mu sebenarnya gimana pemuda itu bertanya kepada Dapot.
''Ah begini kita kenalan dulu biar enak bicaranya, Aku Dapot Situmorang '' mengulurkan tangannya untuk berkenalan.
''Aku Kenzo'' membalas walau dengan wajah dingin
''Dingin kali disini ya?'' menyindir Kenzo
''Sekarang katakan maksudmu tadi''
''Begini orang bapak bapak ini buatlah sebuah bangunan usaha boleh besar tapi jangan terlalu besar supaya tidak mengundang kecurigaan oleh orang lain, nah sebelum bangunan selesai kalian juga harus membuat ruang dibawah bangunan yang belum selesai itu''
''Untuk tempat dimana kalian mengamankan barang berharga juga yang lainnya,''
''Maksudmu semacam ruang bawah tanah tempat penyimpanan atau yang berbentuk rumah juga?''
''Ia semacam itulah tapi pastikan pintunya jnga dicurigai siapapun''
''Tadi kau bilang istri dan adik-adik jangan tau itu maksudnya apa?''
''Aduh ....begini, kalau pepatah bilang dingding pun bisa bicara, nah itu makanya aku bilang begitu, takutnya saat cerita tidak sengaja kecepelosan bicara tentang sesuatu yang sedang disimpan itu begitu bapak''
''Ken maksudnya Dapot ini hanya untuk berjaga jaga dan waspada, karna yang namanya musuh pasti mencari cara untuk mengungkit sesuatu itu maksudnya''
''Betul itu''
''Tapi red gimana caranya mereka bisa saja membekukan rekening atau ATM dan yang lain nya ded'
''Gampang itu cairkan semua uangnya dan bawa pake kresek hitam, tau kan kresek hitam ? itu loh tempat yang biasa dipakai ibu-ibu belanja''
''Kerangjangaksudnya?''
''Bukan bapak tapi..'tunggu nah yang seperti ini'
Dapot menunjukkan sesuatu yang ada di ponselnya dimana sang mama baru pulang dari pasar bawa belanjaan pake plastik kresek hitam.
__ADS_1
''Gimana caranya dan cari ini dimana ?''
''Apa Kam pikir uang perusahaan ini satu kresek saja?''
''Tidak aku tau kalau uang itu banyak tapi kita hanya sedang menghindari kecurigaan penjahat bapak''
''Tapi nak perusahaan kami ada dimana mana, lalu bagaimana cara mengamankan semuanya?''
''itulah gunanya bangunan tadi bapak, sekarang yang pertama dilakukan cari tempat dan buat bangunan sambil jual apa yang bisa dijual contoh,''
''Rumah....buat janji dengan pembeli supaya dia mengambil alih rumah setelah dua bulan, biar dia percaya pada bapak langsung serahkan sertifikatnya dan uangnya minta yang kes''
''Setelah dimobil pindahkan uangnya kedalam kresek dan bawa keruang bawah tanah''.......
............
setelah saat itu Dapot menjadi orang kepercayaan Kenzo dan menjalankan sesuai dengan instruksi Dapot, sampai akhirnya mereka juga berhasil menjual perusahaan perusahaan mereka yang paling besar dan semua hasilnya dikes dan di simpan dibawah tanah.
Pagi ini semua orang dihebohkan dengan
mereka habis begitusaja sampai pada akhirnya sang ayah Kenzo memberikan bagiannya pada saudara saudara tirinya.
Benar disini Ayah Kenzo adalah anak kandung dan dua lainnya adalah adik tirinya juga beda bapa tapi kakek Kenzo tetap memberikan bagian mereka.
kedua adik tiri sang ayah berencana ingin mengambil alih perusahaan yang sekarang dipegang kenzo.
Tetapi kedatangan Dapot menjadi jalan bagi mereka untuk menyelamatkan harta mereka, dan bagi mereka kedatangan Dapot adalah sebuah anugerah bagi mereka sehingga memberi kepercayaan kepada Dapot untuk menjadi tangan kanan kenzo.
Semua orang benar-benar syok mendengar dan melihat berita yang disiarkan langsung itu, sang nenek tiri menatap Kenzo dengan kebencian begitu juga saudara-saudara tiri ayahnya tapi Kenzo yang memang dikenal irit bicara itu tidak peduli akan tatapan mereka,
''Kenapa kalian menatapku seperti itu?''
''Kau bertanya kenapa? kau tidak lihat perusahaan yang kau pimpin itu bangkrut?''
''Lalu dimana perusahaan kakekku yang besar itu kalian buat?''
''Bukankah kalian juga sudah membangkrutkannya dan kalian menumpang dirumah kami bertahun tahun lamanya?''
Semua orang langsung diam tidak ada yang berani menjawab, karna mereka memang menumpang sudah 5 tahun lamanya.
__ADS_1
''Mam bereskan pakaian dan barang barang berharga mami kita akan pindah karna rumah ini pun sudah aku gadaikan untuk berusaha menutupi hutang hutang kita karna ada orang orang yang tidak berpikir menggunakan uang.''
Mami dengan patuh membereskan semua barangnya dibantu sang suami, sebenarnya sang suami tidak tega melihat wajah sedih sang istri tapi gimana lagi ini semua demi kebaikan bersama jadi dia harus sabar untuk menahan keingin jujurannya karna memang dia tidak pernah berbohong kepada sang istri.
setelah semua selesai Kenzo melihat sang adik yang menatap kearah kamarnya, seakan tidak rela untuk meninggalkannya.
Sementara yang lain bertahan dan tidak melakukan apa-apa karena mereka tidak ingin meninggalkan rumah yang memang sudah terjual 2bulan yang lalu, Kenzo pergi bersama keluarga meninggalkan rumah dan menuju rumah minimalis dan disana Dapot sudah menunggu mereka.
''Akhirnya kalian keluar juga dari gerombolan parasit itu y?''
Adik Kenzo yang tadinya lesu tiba-tiba bersemangat karna melihat pria tampan yang sedang berbicara dengan sang dedy.
''Ded itu siapa?''
dia bertanya sambil malu malu meong, dan sang ayah yang melihat itu lagi lagi tidak percaya putrinya yang sangat arogan itu tiba-tiba bisa malu malu gitu, sungguh pesona Dapot sangat luar biasa.
''Ya kalau mau tau kenalan aja sendiri''
Gadis itu melihat Dapot dengan wajah memerahnya dan bukan cuma dia Dapot pun tidak kalah merah wajahnya dan dia persis seperti perempuan ayu menggoyang goyang badan sambil telapak tangan menyatu dibawah perut sambil goyang goyang dengan mata kedip kedip sampai pada akhirnya dia menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya sembari mengintip sedikit sedikit dari celah-celah jari jarinya.
Semua orang jadi makin melongo melihat pria yang memiliki pengetahuan brilian itu jadi pria pemalu plus genit .
''Apa kalian tidak mau kenalan?''
''Mau....''. serempak keduanya menjawab dan kembali kemode malu malu meong.
''Ya sudah kenalan lah ''
''Ekm...kenalkan nama saya Dapot tumorang saya masih satu rumpun sama coki Sitohang''
Gadis yang tadi malu malu meong itu tiba-tiba jadi sombong karna mendengar logat bahasa yang dipakai Dapot.
''Namaku Melinda ''
setelah mengatakan namanya Melinda mau masuk kedalam tapi berhenti saat mendengar ucapan Dapot.
''Dengar ito Melinda saat roda berputar ada kalanya posisi roda itu dibawah begitu juga yang dibawah kadang diatas''
''Begitu juga hidup kaya dan miskin, yang kaya bisa jadi miskin yang miskin juga bisa menjadi kaya, dan orang kaya tidak akan bisa hidup tanpa orang miskin karna jika semua kaya lalu siapa karyawannya?''
__ADS_1
Mereka semua yang mendengar ucapan Dapot pun terdiam karna semua yang dikatakan Dapot itu adalah kenyataan.
terimakasih atas kunjungan Anda di novel Anak Batakππππππ tetap beri dukungan kalian ya teman teman πππππππππππππ