
πΉπΉπΉDua tahun kemudian πΉπΉπΉ
Dua tahun sudah Dapot merantau di ibu kota dan selama itu pula Dapot bekerja dengan giat, mengirim uang pada orang tua dan sebagian dia gunakan untuk sehari hari dan sisanya dia tabung dan dari tabungannya itu dia sudah mendirikan usaha Makanan khas Batak seperti ikan arsik, rica rica Toba dan juga rendang batak, itu menu utama tempatnya walau masih banyak lagi jenis lauk yang dia jual.
Dia juga menyediakan makanan ringan khas Batak yaitu ombus ombus, yang terbuat dari tepung beras biasa yang dimasak dengan cara kukus dan membuat bentuknya tergantung ada yang menggunakan tangan dengan adonan yang sudah jadi digenggam kuat setelah semua adonan merekat langsung siap dikukus.
lapet juga yang terbuat dari tepung beras biasa yang dibungkus pake daun pisang, serta sagun sagun yang terbuat dari tepung beras biasa yang disangrai atau digongseng Tampa minyak sampai tepung benar benar matang atau berubah warna agak ke kuning coklatan kalau sudah reahir kalau sudah dingin dicampur gula pasir serta parutan kelapa muda cocok untuk teman minum kopi.
tapi disamping itu juga masih banyak makanan ringan yang pas buat minum sambil ngobrol ngobrol.
Dia mempercayakan usahanya ini pada teman pertamanya di kota besar ini siapa lagi kalau bukan penjual makanan sejak dia memulai usahanya ini dia percayakan semua itu pada sang sahabat.
Dapot bukan cuma punya satu.tempat penjual makanan tapi ada lima bahkan ini juga dia rencananya .AU buka yang baru hanya saja yang sekarang adalah kafe dengan nuansa berbeda dari yang lain dia mau buat kafe dengan dekorasi khas Batak dengan gaya rumah Batak walau tidak pake panggung paling tidak khas Batak nya mencolok.
Akhir akhir ini dia sering dapat kerjaan tambahan dari bosnya dan itu menambah pundi pundi dikantong dan rekeningnya, soal hubungannya dengan adik sang bos dia tidak memperpanjangnya, karna dia tidak suka wanita arogan dan sombong, jadi saat ini dia sedang menjalin hubungan dengan seorang dokter wanita yang pernah dia gombalin sebelumnya.
Dan ternyata wanita itu bukan hanya seorang dokter tapi juga seorang pemilik butik terkenal dan juga memiliki beberapa restoran.
Mereka memulai hubungan mereka saat Dapot terkena malaria dia pergi kepuskesmas tempat dokter cantik itu bekerja, dan dari sanalah mereka bertukar no dan Dapot saat itu masih dengan ponsel jadulnya, tapi dokter itu sama sekali tidak terganggu atau protes tentang pribadinya dan itu yang membuat Dapot semakin menyukai gadis itu.
Bahkan sang dokter sudah mengenalkan Dapot kepada keluarga besarnya dan mereka menerima Dapot Tampa melihat status dan juga pekerjaan karna bagi mereka harta bisa dicari tapi kesetiaan dan ketulusan Sulit, jadi kenapa status menjadi masalah saat menjalin hubungan? begitulah prinsip keluarga besar dokter itu.
mereka bahkan berencana akan segera mengadakan pertunangan, dan soal rumah Dapot sudah membeli rumah dengan mencicil, jadi dia dan sahabat sudah tidak mengontrak lagi.
Saat ini hari libur Dapot menyempatkan dirinya pergi ketempat usahanya untuk melihat pembukuan setelah dari sana dia berencana akan menjemput keluarganya di bandara sore ini dia akan menjemput orang tuanya dan adik adiknya bersama sang kekasih.
Sore darinya dia dan kekasihnya sudah dibandara dan tidak lama kemudian dia melihat keluarganya datang.
''Oma dison'' sambil melambai tangan
''( ma disini)''
''age amang amasihol Hian Oma tuho amang''
''(ya ampun sungguh rindu sekali mama samamu nak)''
''au pe songonido oma, Sihol Hian doau tuhamu''
''(aku juga seperti itu ma, sangat rindu bangat kepada kalian)''
__ADS_1
''Abang AU ngalulus kuliah, boi do AU karejo di inganammi?''
''( bang aku udah lulus kulian, bisa tidak kerja ditempat mu?)''
''Dek uttagon maho karejo dikodekku asa adong pengalamanmu jolo''
''( dek mending kamu kerja ditempat usahaku biar ada pengalamanmu dulu)''
''Ibe denggan doi bang asa adong mambantu ho dikodemi''
''(itu juga bagus bang biar ada yang bantu usahamu itu)''
''ah sappe lupa au tu ito hasianon, oma....nion hallettu...goarna Maria oma''
''( ah sampe lupa sama sayangku, ma ini pacar aku namanya Maria ma)''
''oh...kamu pacar sidapot ya?...cantik kali kau nak seperti namamu ''
''ia Tante , trimakasih''
''ah...janggal kali aku dengarnya, pangil aku mama ya''
''kala aku adiknya Kaka e namaku hasiholan, dan yang ini namanya Tigor'' mengenalkan diri juga adik ke tiganya.
''Dan kalu ini bapakku dek panggil aja bapak ya'' Dapot menunjuk kepada bapaknya .
Sambil mengobrol mereka berjalan keluar bandara dan sampai didepan mobil Maria sang dokter.
''Amang naik aha ma hita lao tu jabum?''
''(nak naik apa lagi kita kerumahmu?)''
''Naik motor Oma, hallettu mamboan motor do''
''(naik mobil ma, pacarku bawa mobil nya?)''
πΉOrang Batak kalau biasa nya nyebut mobil itu motor dan motor itu kereta jadi biar pembaca tidak bingung yaπΉ
''Bah nabagag ma motor ni hallet Mon dapot? dang Sega annong molo taajjak?''
__ADS_1
''( wah bagus bangat mobil pacarmu ini dapot? ga rusak nanti kalau kita pijak?)''
Sambil masuk kedalam dan Dapot mengemudikannya menuju rumahnya.
Sepanjang perjalanan mereka terus mengobrol dimana semua perkataan mereka sama sekali tidak dimengerti oleh dokter tersebut, tetapi itu membuat dia menjadi semakin kuat untuk melanjutkan hubungannya dengan sang kekasih karna baginya semua itu adalah budaya dan kebiasaan setiap suku kalau lagi berkumpul pasti menggunakan bahasa mereka.
sesampainya dirumah Dapot rumah dengan dua lantai yang terdiri dari enam kamar masing-masing sudah dilengkapi kamar mandi didalam dapur kecil dengan kamar mandi disamping ruang tamu kecil dan ruang keluarga kecil dilengkapi dengan perabotan cantik hasil desain sang kekasih halaman yang sedikit sempit dihiasi tanaman tanaman indah .
Bagian luar dengan tanaman tanaman indah.
Kecil tapi memanjakan mata.
Ruang tamu kecil dengan desain simpel tapi sangat indah.
Ruang keluarga kecil yang juga indah berdekatan dengan ruang makan mini.
ruang makan mini yang terbuat dari meja kayu dan juga kursi kayu tapi tidak mengurangi kecantikan dapur kecilnya.
Kamar utama atau kamar Dapot lengkap dengan sofa yang ditempatkan didekat jendela.
ini lah beberapa ruang dirumah Dapot dan masih ada beberapa kamar lagi yang memang sengaja untuk tempat istirahat kalau ada keluarga yang berkunjung.
Dan semua itu tidak lepas dari hasil karya tangan sang kekasih
Dokter cantik kekasih Dapot tumorang. cantik kan?.... entah foto siapa kurang tau tapi pinjamkan dulu ya π€£π€£π€£π€£π€£π€£.
Seluruh keluarga besar Dapot tidak menduga kalau sang sulung bisa sukses seperti ini ditambah bonus kekasih dokter cantik keturunan Jerman Indonesia pula, mereka bahkan tidak tau kalau sebenarnya sang dokter juga seorang pengusaha, andai mereka tau entah bagaimana reaksi keluarga tumorang itu.
__ADS_1
trimakasih masih setia dengan kisah Anak Batak ππππππππ dukung terus karya aku y teman teman ππππππππππππππππ