
Beberapa hari yang lalu sekolahan Difan sudah mengadakan berbagai macam jenis perlombaan. acara itu di adakan bertujuan untuk mengasah mental para siswa. kedua untuk mengisi waktu yang kosong setelah para semua siswa libur. perlombaan itu diikuti oleh semua siswa setingkat SMP waktu itu, dengan jumlah peserta seratus peserta. termasuk Difan, Dimas, Doni, Alfan dan siswa siswa yang lain.
Dalam lomba itu ada banyak macam jenis yang akan di lombakan. ada lomba cerdas cermat, bahasa dan pidatu dua bahasa, yang mengadakan perlombaan itu adalah Organisasi siswa sediri dan acara itu didukung oleh kepala sekolah.
Semua pemenang harus di rayakan di kelasnya masing masing yang aka di atur oleh wali kelasnya masing masing, intruksi kepala sekolah.
Kira kira jam sepuluh siang Difan dapat surat dari wali kelasnya. "isi suratnya." Difan..! berdasarkan keputusan kepala sekolah, semua pemenang lomba disuru merayakan kemenangannya dikelasnya masing masing.jadi saya sebagai wali kelasnya mengharap ke kamu, agar supaya menyiapkan acara tasyakurannya. itu saja dari saya kurang lebihnya harap maklum. isi surat dari wali kelasnya Difan.
What...! merayakan kemanangan...? kata Difan dengan senang hati. aku harus minta bantuan ke mereka ** Doni, Alfan dan Dimas**.
Sekarang aku harus cari mereka, tapi kemana ya aku cari mereka tutur Difan. coba aku ketempatnya Alfan saja, siapa tau mereka ada disana. tak.. tik...tuk... suara sandal Difan. dari kejauhan Difan sudah melihat mereka. Difan terus pergi dan mendekati mereka, sesampainya Difan kemereka. Difan langsung memberi tahukan kepada mereka. eh...kalian ternyata ada disini kata Difan. aku dapat surat dari wali kelasku. wow...! hebat kamu Difan kata mereka, apa isi suratnya? tanya mereka. intinya saya disuru merayakan kemanangan saya disekolah. dan itu intruksi kepala sekolah langsung. tuturnya kepada mereka**
Jadi saya butuh bantuan kalian untuk mengatur pelaksanaan itu. bantu apa ya..? kalau boleh tau? kita pasti bantu kamu kok kata mereka. iya bantu saya kata Difan. Dimas buat surat undangan, Doni mengantarkan undangan kepada para guru dan Alfan menghias ruangan yang akan ditempati. " Difan memohon kepada mereka. oke bos.. kita segera kerjakan tugas kita masing masing.
Dimas kebagian adminsrasi yang tugasnya membuat surat undangan. Dimas adalah orang amanah dan tidak suka menunda nunda waktu pekerjaan. setelah Difan menyuruhnya langsung Dimas pergi ke warnet atau warung internet untuk mengerjakan tugasnya. saat itu membawa barang barang elektronik menjadi salah satu aturan yang berlaku kepada semua siswa yang berasrama. jadi Dimas mau tidak mau harus pergi ke WARNET. satu hari kemudian semua adminisrasi rampung sudah. Ah...tugas aku udah rampung semua tinggal aku bagikan ke Doni dan Alfan.
Tik...tik...tik...langkahan kaki Dimas dari internet dengan membawa beberapa lembaran surat undangan. sesampainya di Asrama Difan, Doni dan Alfan sedang bincang bincang sambil menunggu Dimas. alhamdulilla semua surat undangannya sudah selesai tinggal memasukkan nama nama guru yang akan di undang dan itu kira...kira... tugas...siapa? tanya Dimas kemereka. hore...! itu tugasnya Difan. kata mereka bertiga.
__ADS_1
Difan orang tau dengan nama nama gurunya yang akan di undang. bergegslah Difan mengambil BOLPEN dan segera mengisi lembaran undangannya. kata Difan, acara pelaksanaannya masih tinggal tiga hari lagi, jadi tidak perlu tergesa gesa. tapi cepat itu lebih baik, tuturnya dengan penuh rasa legah dihatinya karena punya teman teman yang bisa dihandalkan. seperti Dimas, Alfan dan Doni. mereka itu pokoknya Top friend dalam segala hal.
Setelah semua undangannya di isi sama Difan, dipanggillah mereka yang bertugas selanjutnya. yaitu Doni dan Alfan, semua surat waktu itu ada sepuluh lembar surat dibungkus rapi dengan Amplopnya. lima surat di serahkan ke Alfan dan lima lainnya diserahkan ke Doni. " Difan menyerahkan surat kepada mereka lengkap dengan alamat tujuannya.
Ke esokan harinya Alfan dan Difan mengantarkan surat undangan itu ke rumahnya guru guru yang sudah ada di amplop surat itu. tak..tak...tak...suara sandal Doni mendekati rumah pak Tolak, pak Tolak adalah seorang guru MTK. Assalamualaikum.tuk tuk tuk bunyi pintu di ke tok oleh Doni seraya mengucapkan salam. setalah dua salam di ucapkan Pak Tolakpun keluar membukakan pintu untuk Doni seraya menjawab salam Doni. masuk dek...masuk dek ajak Pak Tolak. iya Pak sahut Doni terima kasih.
Waktu itu Doni duduk di kursi yang berhadapan dengan Pak Tolak. ada apa dek..? tanya Pakt Tolak. ada undangan buat Bapak, dari murid Bapak, siapa dek..? Difan, Difan Alkan. ow iya...iya...Difan Alkan yang cerdas itu ya...? tanya Pak Tolak. iya Pak jawab Doni. acara apa ya dek..? *nampaknya Pak Tolak ingin tau langsung dari Doni, kedatangan surat undangan yang dibawahnya, tida membuka langsung suratnya*. acara perayaan kejuaraan Difan Pak. karena dia menjuarai lomba pidato bahasa INDONESIA. bagus memang anak yang bernama Difan Alkan kalau tidak salah. iya Bapak benar..! beberapa menit waktu berjalan bersama Pak Tolak. ahirnya Doni mintak pamit. karena masih ada empat undangangan yang masih belum dibagikan.
Doni mendatangi rumah Bapak Guru yang ada di surat undangan itu dengan cara seperti cara yang pertama. pintu kepintu sudah dilalui. Doni merasa senang bisa membantu temannya yang lagi butuh bantuan maskipun merasa capek waktu itu. kegiatan yang sama dilakukan oleh Alfan, pintu ke pintu Alfan datangin untuk menyerahkan surat undangan itu.
Acara dibentuk seremonial ada MC, pembukaan dan sambutan dari kepala sekolah dan yang terahir pesan dan kesan dari Difan.
Sambutan dari kepala sekolah.......
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarkatuh.Yang sayah hormati semua para dewan guru yang sempat hadir ataupun yang tidak sempat hadir. kedua yang saya hormati dan cinta sayangi para siswa yang hadir pada saat ini. Alhamdulillah saya panjatkan kepada tuhan yang maha ESA. dan sholawat beserta salam saya haturkan kepada Baginda Nabi Muhammad Saw.
Saya sangat bangga kepada Difan yang sudah mengharumkan nama baik sekolah kita.
__ADS_1
Saya bangga kepada Difan sudah memenangkan lomba ini.
Psan saya kepada kalian jangan pernanah menyerah dalam kebaikan. dan saya harap kepada kalian semua agar supaya rajin belajar. sepertinya hanya itu dari saya kurang dan lebihnya mohon maaf yang tiada tara. itu saja. Wassalamualaikumwarahmatullahiwabarkatuh.
Itulah tadi sambutan dari Bapak Kepala sekolah semoga bermanfaat.
Acara yang terahahir penyampaian kesan dan pedan yang akan disampaikan oleh pemenang lomba. kepada saudara Difan Alkan waktu dan tempat di haturkan.
Dag...dig..dug...nafas tidak menentu dan wajah penuh ke tidak pantasan berdiri didepan para guru dan kepala sekolah tutur Difan dalam hati.
Saatnya Difan menyampaikan kesan dan pesan.
Pesan saya kepada teman teman, kita harus berani nikat, tidak mengenal capek didalam belajar. dan jangan sekali kali menyakiti orang tua kita, termasuk guru kita.
Kesan saya mengikuti lomba ini banyak pengalaman yang baru saya peroleh. banya peningkatan yang saya rasakan dari ikut lomba ini. barangkali hanya itu dari saya mohon maaf atas segala ketidak sopanannya berdiri didepan para guru sekalian.
DIFAN PEMECAH REKOR DALAM ACARA LOMBA.
__ADS_1