ANAK DESA MENGEJAR MIMPI

ANAK DESA MENGEJAR MIMPI
HARI PERTAMA DIFAN DI SEKOLAH


__ADS_3

Hari ini merupakan hari pertama bagi Difan. Hari inilah saatnya aku masuk sekolah, menjadi murid disekolahan ternama, adalah salah satu dari cinta citaku. aku bercita cita saat aku masih SD kelas lima ingin melanjutkan sekolah ke kota dan mendaftar di sekolahan ternama. cita cita ini selalu aku doakan tercapai setiap abis sholat. hari ini adalah hari pertamaku dan hari jawaban doa doaku selama ini.


Cita citaku pindah sekolah sejak kelas lima SD, baru hari ini jawaban muncul, jawaban ini datang, karena kesabaran dan ke continuan yang Difan lakukan selama tiga tahun, tampa kata menyerah dalam berdo'a dan usaha demi tercapainya cita cita. Sekolahan Difan yang saat ini merupakan sekolahan pertama bagi Difan setelah pindah dari desanya. banyak teman teman Difan dan tetangganya juga pindah kekota, tapi sebelum pindah mereka semua sudah pernah menjadi siswa di sekolahan ternama didesanya. makanya mereka tidak kaget dengan alam barunya.


Difan adalah yang selalu membuat ibuknya tersenyum. hari demi hari, bulan demi bulan dan bahkan tahun demi tahun, dipertengahan menunggu datangnya restu takdir dari tuhan itu, keluar kata kata spontan dari Difa" yang penting saya dipindah sekolah kekota dan ternama, aku janji tidak akan pulang sebelum lulus SMA" tuturnya. dan Difan bener bener ber ikrar atau berjanji didepan keluarga untuk tidak pulang sebelum lulus SMA. dan mere semuapun akan menagih janji itu.


Jam menunjukkan jam 7:30, waktunya berangkat sekolah, hari pertama berangkat sekolah bagi Difan, hari pertamanya di antar oleh Dimas sampai pintu gerbang sekolah." seraya mengatakan< hati hati ya Difan",> pesan Dimas. Dihari pertama, suasana kelas sepi dan menegangkan, tidak ada dari mereka yang memberanikan diri untuk berkenalan. mereka semua siswa baru" no siswi, no girl", belum saling mengenal.


Difan juga diam, tidak berani ngomong duluan kepada mereka semua, maskipun ada yang tanya ke Difan, dia hanya menjawab sekedarnya saja " no basa basi" biasalah siswa baru belum punyak kenalan semua. Satu jam kemudian, datanglah salah satu guru yang punyak bagian di kelas itu" memasuki kelas" , seraya mengucapkan Selamat pagi anak anak....! pagi bapak...! jawab mereka semua dengan seksama. Gurunya tersenyum mendengar jawaban yang sangat kompak itu.


Adek adek semua, hari ini adalah hari pertama kita di ruangan yang sangat bagus ini, untuk hari pertama tidak ada pelajaran ya.!


tuturnya Guru yang bertugas waktu itu. hari ini kita isi dengan perkenalan dari masing masing siswa, biar saling mengenal diantara kita. yang perlu adek adek perkenalkan nanti adalah, Nama, asal, dan asrama, itu saja yang perlu kalian sampaikan dalam perkenalan." tutur pakguru.


Baikla sebelum kalian, Bapak akan memperkenalkan diri bapak terlebih dahulu, baru nanti adek adek. Nama bapak, Ahmad Najib, Asal Jakarta. panggilan Bapak, siswa siswa memanggil Pak Najib. demikian perkenalan Babak. " Gurunya memperkenalkan dengan penuh rasa bahagia, karena ketemu murid murid baru". Nampak pak Najib kurang yakin kalau tidak menanyakan nama kembali ke siswa baru. Pak Najib tiba tiba menunjuk salah satu murid dengan maksud menanyakan hasil perkenalannya. tangan Pak Najib tertuju ke Difan yang duduk di bagian depan sebelah kanan. dag dig dug nafas Difan disertai rasa tidak PD nya. " coba kamu sebutkan siapa nama saya", tanyak Pak guru. Nama Bapak ...< Ahmad Najib> dengan panggila Pak Najib. jawab Difan dengan nafas yang tak menentu keluar dan masuknya. Nah bagus...saratus buat kamu " pujian di lontarkan oleh Pak Najib ke Difan membuatnya merasa PD.

__ADS_1


"Pak Najib memang pandai merayu dan memuji. " pantaslah jadi seorang Guru.


Saatnyalah sekarang, perkenalan siswa. sekarang giliran kalian yang mempeekenalkan diri, tampak dari mereka, seperti kerupuk kenak hujan " malu malu kucing".


Sekarang perkenalan dimulai dari bagian depan mundur kebelakang. kamu pertama, " tunjuk Pak Najib, saya ya Pak? iya maju kedepan." tak tik tuk, suara kaki murid yang dimintak berkenalan". Nama saya < Saputra>, Asal jakarta. Asrama blog "B" Nomor 21.


Perkenalan demi perkenalan dilakukan oleh masing masing siswa, dilakukan sama persis dengan yang pertama. Ahirnya sampailah giliran perkenalan ke Difan. ayo siapa yang belum ke depan" tanya, Pak Najib. seletupan suara keluar dari Difan dengan tegas" Saya Pak" yang belum..


Iya kamu terahir, silahkan kedepan. tak tik tuk tek" suara sandal dari Difan menuju kedepan teman temannya,".


Difan dengan suara lantang dan tegas membawa perkenalannya, membuat teman temannya terhepnotis dan geleng geleng kepala"HEMS....ANAK DESA". perkenalan yang sangat lengkap" pujianpun keluar dari Pak Najib, buat Difan semakin PD. baikla adek adek, perhatian sebelum pulang ada beberapa hal yang ingin mau Bapak sampaikan kepada kalian semua.


Pertama, kalia tidak boleh lambat masuk sekolah dan harus membawa buku dan pensil.


Kedua. harus mengerjakan tugas tugas yang diberikan oleh Pak Guru dan tidak diperkenankan masuk kelas kalau tidak mengerjakan tugas.

__ADS_1


Ketiga. harus menggunakan seragam sesuai dengan hari yang di tentukan. sekian untuk hari ini, mari kita ahiri pertemuan kali ini dengan do'a masing masing. comat...camit, "mulut mereka membaca do'a.".selamat jalan adek adek sampai jumpa besok.sapaan sebelum berpisah," keluar dari Pak Guru.


Jam menunjukkan masih agak pagi pulang dari sekolah. Difan pulang dari sekolah seorang diri" mengharap ada yang jemput untuk hari pertamanya". tapi Difan sadar bahwa dia tidak punyak siapa siapa, yang dia harapkan hanya temannya yang bernama Dimas, Dimas pun punyak kesibukan sendiri membuatnya menyadari, bahwa dirinya harus kuat dengan kemandiriannya.


Tak tik tuk tek, langkahan kaki Difan menuju pulang ke asrama dengan perasaan l serba mengalirkan air mata. " kesendiriannya", membuatnya selalu mengalirkan air mata tampa sebab yang pasti.


Sampailah ahirnya Difan ke Asramanya, dikajahuan Difan melihat Dimas berdiri tegak didepan Asrama, Dimas sedari tadi" kira kira satu jam yang lalu" menunggu Difan pulang sekolah. Dimas yang tadinya sulit untuk senyum disertai dengan panik menunggu Difan pulang.


Sesampainya di asrama, Dimas pun melontarkan beberapa pertanyaan ke Difan.Difan,! bagaimana hari pertamanya disekolah, asikkk tidak.....? tanya Dimas, iya asyikkk menyenangkan, maskipun belum ada yang aku kenal", jawab Difan. tapi aku dapa pujian dua kali dari Pak Guru, tuturnya ke Dimas," bagusla, kokbisa gimana ceritanya...? tanya Dimas, coba cerita", pintanya ke Difan". gini kawa", pujian pertama, karena aku bisa jawab pertanyaan PakGuru. kedua, karena aku memperkenalkan diri aku denga lantang dan tegas.


HEHE .....kamu hebat" kata Dimas dengan penuh pujian...


Tidak HEBAT biasa saja" jawab ....Difan.


ANAK DESA MENJADI SISWA SEKOLAHAN TERNAMA <<<< LUCU AMET BRO...!>>>>>>

__ADS_1


Jangan sampek ketinggalan ya epesod epesod selanjutnya dijamin bagus...!


__ADS_2