Anak Genius : Benih Yang Kau Tinggalkan

Anak Genius : Benih Yang Kau Tinggalkan
Acara Tujuh Bulanan


__ADS_3

Hari ini adalah acara tujuh bulanan kehamilan Kinanti. Semua persiapan sudah dilakukan. Kinanti sudah terlihat cantik menggunakan gamis berwarna hijau lumut yang senada dengan koko yang dikenakan Gio. Acara pertama yaitu acara pengajian. Satria dan Bunga pun menggunakan pakaian yang senada dengan kedua orang tua mereka.


"Istri aku cantik banget ya. Semakin hari semakin cantik saja," puji Gio kepada sang istri membuat Kinanti melengkungkan senyuman di sudut bibirnya.


"Sudah yuk keluar! Enggak enak, pasti di luar tamu undangan sudah banyak yang datang. Mama dan Papa nanti mencari kita," ujar Kinanti dan Gio mengiyakan. Mereka akhirnya keluar dari kamar menghampiri keluarga yang datang. Mereka terlihat begitu serasi.


"Kinan, kamu tambah cantik saja si? Rahasianya apa si?" puji Tantenya Gio.

__ADS_1


"Siapa dulu dong Tan, istri Gio. Rahasianya selalu buat dia bahagia, membuat dia selalu tersenyum. Senyuman itu 'kan membuat kita selalu terlihat awet muda. Lagi pula, aura ibu hamil itu beda. Lebih terlihat cantik," sahut Gio.


"Pantes kamu senang buat si Kinanti hamil," sindir sang tante. Membuat wajah Kinanti memerah. Menahan rasa malu.


"Sudah ah, jangan godain Kinan. Tuh Tante lihat wajah Kinan, jadi berubah seperti udang rebus. Setelah ini Gio tak akan nambah anak lagi kok. Sudah cukup dua pasang saja. Nanti kebanyakan anak, Kinan malah sibuk urus anak terus. Gio jadi enggak di urus," ujar Gio.


Obrolan mereka harus terhenti, karena acara pengajian akan di mulai. Setelah acara pengajian, barulah akan diadakan acara adat tujuh bulanan. Nantinya Gio dan Kinan agar menjual dawet dan juga rujak serut. Selain itu, akan ada acara siraman.

__ADS_1


Acara pengajian selesai, dengan dibantu mama dari Gio. Kinanti di boyong ke kamar untuk berganti menggunakan kebaya dan juga kain. Kelak Kinanti akan berganti-ganti kain selama tujuh kali.


Untuk menunggu Kinanti berganti pakaian dan berhias, para tamu undangan di persilahkan untuk menikmati hidangan yang telah di sediakan. Sudah tersedia somay, bakso, sate ayam dan lontong, es doger, pempek, dan aneka macam. kue. Acara makan prasmanan akan dilakukan setelah acara selesai.


Kinanti sudah selesai di rias. Gio begitu terpesona melihat kecantikan sang istri. Dirinya merasa beruntung, bisa mendapatkan wanita yang begitu sempurna. Bukan hanya cantik fisik saja, Kinanti juga memiliki hati yang cantik. Dia seorang wanita yang lemah lembut dan keibuan.


Serangkaian acara berjalan lancar. Para tamu undangan turut mendoakan untuk kelancaran persalinan Kinanti, kelak kembar akan menjadi anak yang sholeh dan sholehah, dan juga terlahir tanpa kekurangan apapun.

__ADS_1


Mereka semua terlihat bahagia, terlebih kedua orang tua Gio. Inilah saat-saat yang mereka tunggu. Melihat sang anak hidup bahagia, menikah, dan memiliki anak. Dulu, mamanya Gio sempat merasa khawatir kalau anaknya seorang Gay, dan sekarang dia membuktikan kalau dirinya adalah seorang laki-laki yang normal. Yang bisa memiliki keturunan.


Dua bulan lagi kedua buah hati mereka akan terlahir ke dunia. Menambah kebahagiaan mereka.


__ADS_2