Annoying Antagonis

Annoying Antagonis
Keluarga Cakra


__ADS_3

"Buat apa anda datang lagi ke sini?"tanya Cakra yang memasang wajah datar nya pada orang yang tengah berdiri di depannya


"ohh jadi sudah berani kamu lawan saya? bangga kamu berlindung di balik ketiak perempuan?"tanya nya yang membuat Cakra menahan geram sendiri


"Sudahlah Saya datang ke sini hanya ingin memberitahu mu bahwa Anak saya Ica mendapatkan Juara di sekolah nya"bangga nya sembari merangkul pundak seorang perempuan yang menampilkan senyum manis nya


"Lalu?"


"Kamu!- Ck, setidaknya walaupun perempuan dia lebih unggul daripada kamu yang B0doh itu. dan saya pastikan dia yang akan menjadi penerus di perusahaan!"ucap nya dengan bangga


"oh ya?anda yakin?apa anda lupa status anda sendiri tuan Andi?"tanya Cakra sembari menatap meremehkan ke arah Ayah nya, Ya! dia Andi


"Kamu!!"


"Silahkan Cepat pergi Tuan, sebelum saya menunjukkan Sifat yang saya sembunyikan"bisik Cakra tepat di samping telinga Andi yang membuat Andi mengerutkan alisnya bingung.Apa maksud anak nya itu?


"Sudahlah Ica, Ayo kita pergi"ujar Andi sembari menarik lembut pergelangan tangan anak gadisnya itu


"Iya papa"jawab nya dengan lembut tapi tatapan matanya masih terpaku kearah Cakra


"Datanglah besok malah!Mama akan datang"ujarnya sebelum benar-benar pergi dari sana


"Mama ya?oh- Oma"ucap Cakra sembari menunjukan Smirk nya


"gak sabar untuk Besok malam"ucap Cakra yang lagi lagi menampilkan ekspresi wajah yang tak seperti biasanya. Ada apa dengan lelaki ini?


Cklek


"Anya!"panggil Cakra yang langsung menyambut kedatangan Sifana dengan senyum senang nya


"Dia dari sini?"tanya Sifana To The Points dengan wajah datar tapi menyiratkan ke khawatiran


"Ah- iya"jawab Cakra yang tiba tiba saja gugup


"Lo di sakiti lagi?"tanya Sifana yang menatap lekat tepat ke arah netra Hitam milik Cakra


"E- enggak Nya, dia cuma ngundang gue. besok Oma bakalan berkunjung ke rumah utama. tentunya gue harus dateng kan"jelas Cakra yang di iringi dengan senyum aneh menurut Sifana


"mau gue temenin?"tawar Sifana yang langsung mendapat gelengan kepala dari Cakra

__ADS_1


"Gak usah lah Nya, kan ada Oma. Oma gak akan biarin cucu kesayangannya ini kegores Walaupun sedikit"jawab Cakra yang di angguki kecil oleh Sifana


"Ini akan jadi yang pertama kali nya Lo masuk ke rumah itu lagi setelah bertahun-tahun. Ayo cari kado buat 2 wanita itu"ajak Sifana dengan senyum penuh artinya yang langsung di mengerti oleh Cakra


"Tentu, Menurut gue dalam hal seperti ini Lo emang ahlinya deh"puji Cakra sembari menyambar kunci mobilnya dan menarik Sifana keluar dari rumah nya


...****...


Kini adalah malam yang sangat di nanti nantikan oleh Cakra, ya sekarang Cakra akan kembali menginjak kan kakinya ke rumah yang penuh akan kenangan itu. rumah Nya- Rumah Almarhum Mama nya!


Dia memang B0doh karena membiarkan rumah mamahnya di huni oleh selingkuhan Ayah nya yang sekarang sudah menjadi Istri ayah nya. seharusnya mereka yang pergi bukan Cakra! a sudahlah sudah terlanjur juga bukan? tapi ada baiknya kan jika kita memulai nya dari sekarang?ya buat mereka pergi secara perlahan. merasakan kesakitan bukan lagi kenikmatan!


"Selamat Malam tuan Muda"sapa sang penjaga pintu saat mengetahui bahwa tuan muda nya lah yang memasuki gerbang Mansion


"Malam"jawab Cakra dengan singkat dan langsung bergegas memasuki ruang makan yang kini tengah di isi oleh beberapa orang


"Selamat Malam"Sapa Cakra sembari sedikit membungkukkan badannya


"Oh Tidak!Cucu Tampan Oma!"girang seorang wanita sembari berjalan sedikit terseok-seok di faktor kan dengan tubuhnya yang tak lagi muda


"Hay Oma"jawab Cakra sembari memeluk Erat wanita yang di panggil nya Oma itu


"Oh Cucuku, kemana saja kamu dari siang tadi Hem?Oma mu ini sudah menunggu sedari tadi. main kemana kamu sampai malam nak?"Tanya sang Oma yang masih belum melunturkan senyuman nya


"Tidak kemana mana Oma, Coba ambil ini. Ini hadiah dari Cakra"ujar Cakra sembari menyodorkan sebuah kotak berukuran sedang pada sang Oma


"Apa ini nak?"tanya nya sembari menatap bingung ke arah Kotak itu


"Oma bisa lihat nanti saat di kamar sendirian"ucap Cakra di iringi dengan senyum yang di angguki oleh sang Oma


"Oh ya,buat Nyo- Khm maksudnya Mama dan Adik kecil ku kalian juga mendapatkan hadiah. hadiah nya sudah ada di kamar kalian"jelas Cakra sembari menatap ke arah 2 wanita baru yang masuk ke dalam tengah keluarga nya


"Jadi benar jika Wanita yang kau panggil Mama itu sudah menikah dengan papa mu nak?Oma kira Tolakan Oma beberapa tahun yang lalu di tolak olehnya. dan Oma kira Dari siang dia di sini sebagai pembantu. tapi melihat penampilan nya dan juga panggilan mu tadi sekarang Oma baru yakin"Ujar Sang Oma sembari menampilkan wajah Sinis nya


Ya wanita tua ini juga tidak menyukai mereka!


"Sudahlah mah!ayo makan!"tegas Andi sembari menatap nyalang ke arah Cakra yang menampilkan Smirk nya


"Cakra Sayang. Bagaimana sekolah kamu?baik baik saja kan?"tanya Oma di sela sela makanya

__ADS_1


"Baik Oma"jawab Cakra sembari tersenyum lembut ke arah sang Oma


"Oma sekolah Ica juga baik-"


"Saya tidak bertanya padamu!"Potong Oma disertai tatapan tajam kepada Cucu barunya itu


"Tapi Oma-"


"Sudahlah Ica. Selesaikan makan mu!"peringat Andi, karena jika di biarkan ini tidak akan pernah selesai


"baik pah"jawab Ica dengan Lesu


"Seterusnya Oma akan tetap tinggal di sini!"Final Oma yang membuat bagaimana ada Bom yang meledak di dalam diri Andi beserta Istri barunya itu


"kenapa?-"


"Kenapa kamu tanya 'Kenapa pada saya?tidak suka kamu melihat saya tinggal di sini?di rumah milik Almarhum Menantu Saya?"Serkas Oma yang kini berganti memotong ucapan Nanda Istri baru Andi


"Bukan begitu Oma-"


"Sudahlah saya sudah tidak bernafsu!saya selesai!"ucap Oma dan berdiri dari duduknya


"Sayang, Setelah selesai makan cepat lah datang ke kamar Oma ya nak"ucap Oma dan berlalu pergi untuk menaiki Lift yang memang di sediakan khusus untuk nya oleh Almarhum Menantu nya sewaktu hidup karena dia tak mau jika Dirinya sampai kenapa napa jika harus naik turun dari arah tangga. Menantu Idaman memang!


"Ini semua pasti ulah kamu kan?"tanya Andi dengan geram sembari menatap Cakra yang malah menampilkan wajah sumringah nya


"Bukankah awal perkenalan yang baik B'itch"Ujar Cakra yang seketika menampilkan Smirk nya


"Cakra!"


"Ingat pah, ada Oma"kekeh Cakra dan langsung berlaru dari sana meninggalkan Andi yang marah di buatnya


"Anak gak tau diri!"maki Andi dan meninggalkan meja makan


"apapun caranya mama harus kasi pelajaran ke dia!"ucap Nanda yang di angguki oleh Ica


**TBC


Don't Forget to Like Komen and Vote**

__ADS_1


__ADS_2