Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia

Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia
21.di lamar


__ADS_3

Antony melihat gadis kecilnya menangis,segera mungkin antony pergi ke kamarnya.Antony masuk sangat pelan bahkan tidak ada suara sama sekali.Disudut kamar antony ada semacam lorong masuk jika kamu memasuki lorong tersebut disana akan menemukan tempat kerja antony di sana antony melihat gadis kecilnya masih menangis.Antony pun mendekat dan memegang bahu maudy seketika maudy terkejut dan mendongak ke atas di lihatnya wajah luwis yang datar."Apakah luwis akan marah kepadaku karna aku lancang menggunakan laptop miliknya"maudy.


"Kenapa kamu menangis,apa kau takut aku marah atau kau tak suka kepadaku?"suara luwis penuh penekanan.


"Maafkan aku telah menggunakan laptopmu tanpa seizinmu,maafkan aku luwis"maudy merasa menyesal.


Tiba-tiba ponsel luwis berbunyi.


"kling"


"iya diegow"antony


"saya telah melakukannya dengan baik tuan antony sesuai perintah tuan antony,tuan adalah pemilik saham terbesar sekaligus juga pemiliknya mereka setuju dengan persyaratan itu tuan antony"diegow sedikit gugup.


"bagus diegow,kembalilah secepatnya kerusia"antony


"baik tuan antony"diegow


Luwis pun kembali fokus terhadap maudy.


"Dasar gadis bodoh hanya itu kau menangis!"sebenarnya luwis sudah tau kenapa maudy menangis tapi ia berpura-pura tak tau.


"Ayow ikutlah denganku"luwis

__ADS_1


"kemana?"maudy sedikit takut.


"Kau gadis bodoh yang pernah aku temui apa kau seharian akan seperti itu!nanti kau bisa sakit"luwis


Apa antony memperdulikan aku,aku pikir dia akan marah.


"Tapi aku tak mau memakai baju itu,aku bukan perempuan murahan luwis"maudy.


"Siapa yang bilang kamu perempuan murahan,kamu adalah perempuanku"luwis menekankan.


"Ayow pakailah baju itu,aku yang memintamu"luwis


"Baiklah,aku pakai keluarlah dulu"maudy


"Kenapa"luwis


"Baiklah 5 menit waktumu selesai ngak selesai aku masuk"luwis tak kalah menyeramkan dari maudy.


Cepat-cepat maudy ganti baju ke buru luwis masuk.


"Maudy selesai ngak selesai aku masuk"luwis sambil tersenyum lebar.


"ceklik"

__ADS_1


"waaaoooohhhhh,kau sangat cantik sayang"luwis.


"Benarkah"maudy dengan wajah merahnya


"Kau sudah siap sayang"luwis


"Kemana,aku belum pakek make up"maudy


"Kau sudah cantik melebihi siapa pun meski tanpa riasan,kau percaya denganku maka peganglah tanganku"luwis


Maudy pun memegang tangan luwis.Ternyata luwis mengajak maudy naik helikopter miliknya.Maudy pun hanya pasrah mengikuti kemauan luwis.Tak membutuhkan waktu lama,sudah tiba di tempat tujuan.


"Waaahhhhh,luwis cantik sekali apa ini taman bunga"maudy yang berbinar-binar


"Iya ini taman bunga milikku,kamu suka"luwis.


Sebelum luwis mengajak maudy ketempat itu luwis sudah menyiapkan semua ini taman bunga itu sangat indah dihiasi lampu yang warna warni meskipun gelap tapi keindahan bunganya masih terlihat.Luwis pun mengambil sesuatu."Apa kau mau menikah denganku dan menjadi ibu bagi anak-anakku?"luwis.


Mulut maudy hanya bisa mengangah lebar saat mendengar ucapan luwis.


"Apa kau masih ragu"luwis


"Kita baru kenal beberapa bulan luwis dan sekarang kau melamarku"maudy

__ADS_1


"Dengar sayang suatu hubungan bukan dihitung dari seberapa lama menjalin hubungan,tapi seberapa percayanya kau kepadaku aku bisa membuatmu bahagia.Kau lihat taman bunga itu maudy itu aku buat hanya untuk gadis yang aku cintai.apa kau masih ragu kepadaku.tapi sebelum kau berbicara aku ini seorang mafia maudy"mulut luwis bergetar.


#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#


__ADS_2