Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia

Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia
81-82 permohonan.


__ADS_3

"tap tap tap"


"Kali ini benar-benar wanita itu akan mati"para penggosip


"iya kamu benar.aku juga tidak menyangka kalau dia itu mata-mata"penggosip ke 2


"Padahal mukanya lugu tapi ternyata mata-mata tuan.dia pasti akan mati"penggosip ke 1.


Maudy yang tidak sengaja mendengar para bodyguard itu bergosip tentang wanita.


Wanita.siapa yang mereka maksud.


Sepertinya mereka dari arah taman coba aku kesana.


Maudy mengedarkan pandangannya tapi di taman itu tidak ada siapa-siapa hanya pohon-pohon besar yang menjulang dan bunga-bunga yang mekar.


Maudy melihat ada bodyguard yang keluar dari balik pohon besar lantas maudy bersembunyi agar bodyguard itu tidak melihat.


Dirasa aman dan bodyguard itu pergi lantas saja maudy pergi menuju pohon besar dimana para bodyguard itu keluar.


Banyak pohon ilalang di setiap pohon besar itu.Maudy sedikit kesusahan untuk masuk.


Setelah berusaha keras akhirnya maudy dapat masuk ke dalam pepohonan yang rimbun dan besar itu.


Aku baru tau ada kalau ada bangunan besar di sini.tempat apa ini?.


Maudy berusaha untuk masuk ke bangunan besar itu.Dari luar bangunan ini terlihat kokoh dan bagus.


Maudy pun bersembunyi lagi karna melihat ada bodyguard yang keluar dari dalam pintu itu.


"Aku mohon tuhan jangan sampai ke tahuan"dalam hati maudy.


Maudy lega dua bodyguard itu tidak melihat maudy bersembunyi di balik pohon besar.


Tadi aku melihat dari pintu itu mereka keluar.


"Ceklek"


"Kenapa ruangan ini gelap sekali"kata maudy


Maudy pun masuk ke dalam setelah masuk pintu itu otomatis menutup sendiri.


"Ruangan apa ini gelap sekali"kata hati


Setelah beberapa detik akhirnya penglihatan maudy pun menyesuaikan.


Dilihatnya luwis yang sedang duduk di depan seorang yang sedang luka parah beserta para bodyguard dan diegow.


"Luwis"maudy memanggil suaminya.

__ADS_1


Terkejut semua yang berada disana atas kedatangan maudy agustina nyonya mereka.


"Kenapa kamu ada di sini sayang"


Maudy berjalan menghampiri seseorang yang berlumuran darah itu yang sudah tidak sadarkan diri.


"aahhhh"maudy menutup mulutnya ketika menyadari siapa orang itu.


"Ella.luwis apa yang kamu lakukan.kamu ingin membunuhnya"kata maudy.


"bruukk"


Maudy jatuh pinsan karena terkejut dengan kenyataan hari ini.


"Urusi wanita ini siksa dia terus.aku akan membawa nyonya keluar"kata luwis.


"Baik tuan"


Luwis pun menggendong maudy dan membawanya ke kamar dan memanggil para dokter istanah.


Sebenarnya siapa saja yang masuk keruangan isolasi itu maka tidak akan bisa keluar karena secara otomatis pintu akan terkunci dan membutuhkan pin untuk keluar.Bisa masuk tapi tak bisa keluar itu itulah kehebatan keamanan antony lokwis keamanannya sudah tidak bisa di ragukan lagi makanya banyak pengusaha-pengusaha menginginkan kerjasama antara antony lokwis.


Tidak lama dokter pun datang dan memeriksa maudy.


"Tuan nyonya hanya kelelahan tuan dan sedikit syok"kata dokter.


Luwis sedikit lega istrinya tidak kenapa-napa.


"hamil"kata luwis


"benar tuan"kata dokter


"hahaha.kamu hamil sayang"luwis yang bahagia.


Luwis bahagia mendengar istrinya hamil anak luwis lagi.


"kalian bisa pergi"


"baik tuan"


Aku tak menyangka kamu hamil sayang.


Maudy tersadar dan sayub-sayub mendengar suara luwis"hamil"kata itu yang maudy dengar.


"Kamu sudah sadar sayang"luwis memeluk istrinya.


"Apa yang terjadi"Seingat maudy ia berada diruangan gelap dan luas setelah itu dia pinsan.


"Aku kenapa sayang"lirih maudy

__ADS_1


"Tadi kamu pinsan sayang dan kamu hamil"luwis menyentuh perut maudy.


Hamil sepertinya bulan ini aku juga belum dapat dan abid dan aqila belakangan ini mereka tidak mau minum asi ternyata aku hamil.


"Aku bisa meminta sesuatu sayang"


"Apa pun akan aku beri sayang ayow katakan"luwis yang bersemangat.


"Ampuni pelayan itu sayang"cicit maudy


Luwis pun langsung berdiri dan sedikit mundur kebelakang.


"Dia hanya pion yang tidak tau apa pun maafkan dia lagi pula dia juga sudah meminta maaf kepadaku.aku menyuruh diegow menyelidiki cuman ingin tau siapa yang menyuruhnya hanya itu"cicit maudy.


"Maafkan dia sayang untuk aku dan juga bayi kita pasti dia juga tidak suka melihat papanya membunuh"maudy mendekat dan meletakkan tangan luwis di perut maudy.


"Aku mohon sayang.aku tidak pernah meminta tapi untuk kali ini saja maafkan!aku juga tidak apa-apakan"senyum polos yang tergambar diwajah maudy.


Luwis mengambil ponselnya dan menghubungi diegow.


"Hentikan dan obati wanita itu"


"Baik tuan"


"tut tut tut"


"Terimakasih sayang"maudy memeluk suaminya dengan penuh kehangatan dan juga kasih sayang.


"iya sayang"cicit luwis


Karna aku terlalu sayang dan cinta kepadamu apa pun akan aku berikan sekalipun nyawaku sayang asal kamu bahagia.


Luwis benar-benar mafia kejam tapi juga luluh di hadapan istrinya.


........................................................................


"dddrrttt dddrrrttt dddrrrttt"


"iya cae ada apa.apa kau berhasil"kata marta.


"aku sudah datang sesuai arahanmu tapi gadis itu tidak ada apa benar informasi dari kau apa jangan-jangan dia sudah mati ditangan orang itu"kata cae.


"praaannnggg"ponsel marta di lempar dan pecah.


Dasar tidak beguna.apa benar dia ketahuan dan mati ditangan antony.tapi jika benar jadi dia sudah tau kalau aku dalangnya.


Aku harus bersenbunyi dulu untuk saat ini.


.......................................................................

__ADS_1


#**APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#


Terus dukung saya ya buat reader terhormat supaya masuk 3 besar dan hadiah 5 orang yang beruntung untuk kamu yang selalu mendukung saya matur nuhun**.


__ADS_2