
Bella yang semakin mundur dan terus mundur sampai menyentuh tembok.Bella sangat takut dengan laki-laki di depannya.
Laki-laki itu mengunci tubuh bella sampai bella tak berkutik di buatnya.
"Kau masih sama sayang!sangat liar dan nakal.kali ini aku tak akan melepaskanmu"
"Aku mohon lepaskan aku tuan dan biarkan aku pulang dengan bayi kembarku.aku tak mengenalmu tuan"air mata bella tak terbendung lagi
Laki-laki itu berusaha mencium bella tapi bella memiringkan kepalanya sehingga laki-laki itu hanya dapat pipinya saja.
"Kau benar-benar membuatku kesal"laki-laki itu mencekram tubuh bella dan tubuh bella di lempar ke atas ranjang.
Bella yang merasa dirinya dalam bahaya berusaha lari dari laki-laki ini.
"Tolong luwis tolong aku!aku tak mau ada di sini"bella yang sambil berlari ke arah pintu.
Sebelum bella mendapat gagang pintu terlebih dulu laki-laki itu mendapatkan tangan bella dan menariknya sampai jatuh di dada laki-laki itu.Bella mendapat satu tamparan yang keras bahkan bibir bella sampai berdarah.
"Jangan kau sebut nama orang lain saat kau bersamaku"suara laki-laki itu sangat marah.
"Aku akan terus memanggil nama luwis sampai kau melepaskan aku"bella yang memegangi pipinya yang panas akibat tamparan.
Bella membuat laki-laki itu marah lantas di tampar lagi bella kali ini tamparannya 3 kali lipat dari yang tadi bahkan sampai bella jatuh dan kepalanya terbentur lantai yang terbuat dari batu marmer.
Bella yang memegang kepalanya yang terasa sakit"aaahhhhh"bella yang berteriak sekeras mungkin hingga pinsan.
Laki-laki itu terkejut melihat keadaan bella.Di gendongnya bella dan di letakkan di ranjang empuk sambil menepuk-nepuk pipi bella.
Dasar wanita lemah.laki-laki itu pun menelfon dokter untuk datang ke rumahnya.
Sudah 1 jam menunggu dokter tak kunjung datang.Bella yang mulai sadar pelan-pelan membuka mata dan tiba-tiba ia melihat sosok laki-laki yang tidak asing lagi buatnya.
__ADS_1
"Kamu Hendra fi laki-laki yang mau memperkosaku"bella yang ingat kembali tentang masa lalunya bagaimana dia diperlakukan tidak manusiawi dan akhirnya ia hilang ingatan.
"Ternyata sekarang kamu ingat siapa aku.memperkosamu kau sendiri yang lari dariku sehingga aku harus memberimu pelajaran seperti saat ini"hendra fi dengan senyum has seorang spikopat.
Memang hendra fi memeliki jiwa pembunuh yang diturunkan dari ayannya Rendra fi dan ayahnya mati di tangan hendra fi sendiri karena merasa marah dan menyipan dendam terhadap ayahnya yang sering menyiksa ibunya.
"Harusku panggil apa dirimu?karna kau sudah ingat maka aku panggil maudy sayang aku kurang suka dengan namamu bella"hendra yang ingin mendekat
"tok tok tok.tuan dokter sudah datang"bodyguard
"Masuklah.dan kau diam saja jangan berbuat aneh-aneh jika tidak bayimu mati"
"hhaaaahh"maudy yang terkejut.
Dokter pun memeriksa maudy.dokter berkata bahwa maudy tidak apa-apa dan dia harus beristirahat karna habis melahirkan dan dokter memberi vitamin untuk di minum.
Dokter pergi dengan dikawal bodyguard.
"Aku tidak bisa karna aku habis melahirkan.aku belum bersih untuk 1 bulan ke depan"bella yang berusaha menyakinkan
"Lihat saja nanti"hendra yang sedikit kecewa selalu gagal merasakan tubuh maudy.
"boleh aku menyusui bayi kembarku?pasti mereka kehausan dan asiku keluar terus"
Hendra yang melihat baju maudy di bagian dada basah."Baiklah.akan aku suruh babysitter kemari"
"terimakasih"maudy yang sambil tersenyum lebar.
hendra yang mendengar hanya pergi begitu saja.
Beberapa menit kemudian
__ADS_1
"ceklek"pintu dibuka
"nyonya saya membawa bayi anda untuk di beri asi"salah satu dari babysitter berbicara
"Bawalah kemari bayiku"maudy yang tak sabaran.
Maudy menangis sambil memberi asi kepada abid putranya.Abid sangat mirip dengan papanya antony lokwis membuat maudy merindukan sosok laki-laki itu.
"nyonya sepertinya bayi anda sudah kenyang giliran yang satunya"kata babysitter
Maudy pun menyerahkan abid kepada babysitter"Jaga abid dengan baik yaaaa!siapa namamu?"
"siska nyonya"
Giliran bayi perempuannya yang ia panggil Aqila.Berbanding dengan abid yang sangat keras saat menyusu sedangkan aqila tidak terlalu kuat.
Baru pertama kalinya maudy merasakan menjadi mama.Maudy jadi teringat ibunya yang meninggal.
"nyonya sepertinya bayi anda sudah kenyang.biarkan kami menidurkannya!"kata babysitter
"Siapa namamu"
"Sindy nyonya"
"Jaga bayiku yaa sindy"
"baik nyonya jangan hawatir kami akan menjaga bayi nyonya.siapa nama bayi ini nyonya?"kata sindy
"Aqila lokwis dan putraku abid lokwis nama belakangnya adalah nama papanya"maudy yang sambil tersenyum.
#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#
__ADS_1