
"kenapa hanya makan sedikit"hendra yang memperhatikan maudy
"aku ingin pulang"
"Dasar gadis nakal.kau sudah tak sabaran"dengan senyum licik
Maudy yang kesal permintaannya di salah artikan.Maudy pun melanjutkan untuk makan.
"Kau makan banyak untuk menghadapiku sayang!"hendra yang tertawa geli.Baru pertama kali hendra terobsesi dengan wanita dan baru pertama kali hendra tertawa lepas.
Akhirnya mereka pun pulang dengan mobil sport berwarna merah.
Di dalam mobil mereka hanya diam tanpa ada suara.
"Kenapa mobilnya berhenti"maudy yang merasa terkejut.
"cup"hendra mengambil kesempatan
Maudy berusaha tenang jangan sampai dia marah kalau marah bisa membuat gagal.
"Aku hanya mengambil hadiahku.kau tak keberatan"hendra yang mulai berjalan lagi
"Aku sedih saat kamu pergi.saat kamu melihat kenapa aku membunuh wanita itu karna kamu!"
"a aku"maudy yang terkejut
"iya kamu"sekilas melihat maudy
"kenapa aku.aku kenal kamu juga enggak"maudy yang membela diri
"Sejak pertama kamu menginjakkan kakimu dirumahku.sejak saat itulah aku selalu gagal untuk menyentuhmu selalu saja ada yang mengganggu.makanya itu aku lampiaskan dengan wanita lain"
"hingga kau membunuhnya"suara maudy yang bergetar
__ADS_1
"itu balasan buat dia karna berani tidur denganku"hendra yang melihat ekspresi maudy.
"jika aku tidak mau tidur denganmu apa kau tetap membunuhku"tubuh maudy yang bergetar.
Hendra sangat suka melihat orang ketakutan.
"tidak aku tidak akan membunuhmu tapi bayi kembarmu yang aku bunuh di hadapanmu"jiwa spikopat hendra muncul.
"jangan sakiti bayiku hendra?"maudy yang semakin ketakutan.
"sebenarnya jika bayi itu mati.aku senang jadi kau bisa mengandung benih dariku bukan laki-laki sialan itu"hendra memperlihatkan senyumnya.
"Aku menyesal kenapa waktu itu aku bertemu denganmu di bandara.aku juga menyesal kenapa aku mengembalikan amplop itu kepadamu"maudy membuang nafas dengan kasar.
"tapi seharusnya kamu senang telah mendapatkan cinta dariku banyak wanita tergila-gila kepadaku tapi aku membunuhnya karna hanya mengotori pandanganku saja"suara hendra yang sangat dingin
"aku juga wanita apa termasuk aku juga?"
Panjang lebar mereka berbicara tapi tak dirasa sudah sampai ke rumah.Hendra mengangkat maudy menuju kamar bahkan hendra tidak memperdulikan semua bodyguard melihatnya.
"lepaskan aku"maudy yang memberontak
"sifat liarmu datang lagi.sebaiknya kau diam kalau tidak bayimu akan menerima akibatnya.
Maudy pun diam.maudy kesal selalu anaknya buat ancaman hendra.Jangan sampai dia menyadari sesuatu.
"ceklik"dibukanya pintu oleh bodyguard
"kamu bisa tinggalkan aku sendiri"perintah hendra kepada bodyguard.
Hendra tak mau urusan dalam negri ikut campur orang luar.Maudy yang tambah ketakutan.Hendra meletakkan maudy di ranjang dengan hati-hati.
"aku masih belum bisa hendra"suara maudy yang bergetar
__ADS_1
"aku tau sayang dan aku tak akan bermain di bawah"hendra yang berusaha membuka gaun maudy.
"dddrrrttt dddrrrrttttt ddddrrrrttttt"ponsel berbunyi
"tunggu ya sayang ada pengganggu"hendra yang kesal
Maudy yang tak mau membuang-buang waktu lantas saja kesempatan ini dia gunakan diambilnya pisau yang dari restauran tadi ia simpan di baju akhirnya ia keluarkan tak mau menunggu lama-lama.
"kreesss"maudy melukai urat nadinya.
Hendra yang terlambat menyadari.Bahwa maudy nekat bunuh diri.Hendra yang kaget melihat darah di lantai dan juga mengenai sepre.
"maudyyy bangun sayang.apa yang kamu lakukan"hendra panik meskipun dia memiliki jiwa spikopat tapi dia juga tak ingin wanita yang ia cintai mati.
"Hallo dokter cepat kesini.gadisku dalam bahaya"hendra yang menuju keluar pintu.
"Pengawal"teriak hendra
"iya tuan"bodyguard
"ambil P3K sekarang juga.cepat"hendra yang berteriak kencang
Tak selang berapa lama bodyguard kembali membawa P3K.
"ini tuan"bodyguard
"jika dokter kesini.cepat kau bawa kesini"hendra yang berlalu menuju kamar
Hendra melihat banyak darah yang keluar.hendra membersihkan darah semampu dia.
"sayang kamu harus bertahan kenapa kamu nekad bunuh diri bagaimana dengan bayimu dan juga aku.
#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#
__ADS_1