
Bella masih sulit untuk tidur sampai pagi menjelang.
Karena bella bosen di dalam kamar akhirnya bella memutuskan untuk mandi dan segera ke dapur untuk memasak maklumlah bi maria kalau datang agak siang soalnya dia harus membereskan pekerjaan rumah dan mengantar cucunya kesekolah karna orang tuanya sibuk dengan pekerjaan mereka masing-masing.Bi maria sebenarnya dipekerjakan untuk menemani dan mengurus keperluan bella waktu dia masih sakit dan keterusan sampai sekarang.
Bella yang sudah mulai membaik kini dia bisa mengurus dirinya sendiri bahkan setiap pagi bella yang memasak ia melihat resep-resep dari internet.
Bau masakan bella tercium dari semua penjuru ruangan.
"eeemmmhh bau wangi banget bel"salden sambil mencicipi masakan buatan bella
"Kakak rapi mau kemana"bella
"Kakak harus nganter jimi dia akan pulang kerusia"salden
Jimi yang tiba-tiba datang langsung menyaut
"Benar itu bella aku harus pulang ke rusia jika ada waktu luang aku akan datang ke sini lagi dan aku juga ingin menjadi paman hahaha"jimi
"Bisa saja kamu dokter jimi"bella
"Jangan panggil dokter panggil saja seperti kamu panggil kakakmu"jimi yang duduk di meja makan sebelah salden
"Baiklah kak jimi janji ya jika ada waktu mainlah ke sini lagi"bella yang terlihat cantik karena senyum manisnya
"Baiklah kalau gitu kita makan dulu sebelum aku mengantarmu jimi"salden
"Baiklah,bella apa luwis belum bangun"jimi
"Mungkin dia bentar lagi juga akan turun"bella
"Pagi semua"luwis dengan senyum mematikannya
"Pagi juga,mari kesini bergabunglah kita makan bersama sebelum aku mengantar jimi pulang"salden
__ADS_1
Luwis pun ikut bergabung di sebelah jimi berada tepat di depan bella,sekilas luwis melihat bella sedikit cemburu melihat kedekatannya dengan laki-laki lain.
Luwis itu orangnya cemburuan semasa maudy berada di istanahnya luwis tak mengizinkan maudy dekat-dekat laki-laki lain selain dirinya.
Mereka pun selesai sarapan pagi,jimi dan salden harus segera pergi kebandara meskipun jalan tidak macet seperti di ibu kota jakarta tapi mereka tak ingin membuang buang waktu bukannya lebih baik kita yang datang dulu sebelum berangkat.
"Hati-hati dirumah yaa bella jaga dirimu baik-baik jika ada apa-apa telpon kakak atau bi maria"salden yang menghawatirkan kandungan bella yang bentar lagi melahirkan
"Tenang kak aku bisa jaga diriku sendiri kakak jangan hawatir"bella dengan senyum manisnya
"Aku titip bella ya luwis aku percaya kepadamu"salden
"Tenang salden aku bisa menjaga bella"luwis
"Benar itu salden apa yang dikatakan luwis,aku pergi dulu bella luwis samapai berjumpa lagi"jimi dengan senyum merekah
Bella dan luwis mengantar sampai depan rumah melihat salden dan jimi menaiki truk anggur itu mereka pun melambaikan tangan tanda berpamitan.Tak selang beberapa lama mereka pun pergi dan menghilang dari pemandangan.
"Sudah selesai aku beres beres lebih baik aku beristirahat"bella pun pergi menuju ruang tamu.
"Kau ingin kemana bella"luwis
"Aku ingin duduk luwis"bella
"Duduklah kemari bersamaku"luwis
"Tapi......"
"Tak baik menolak permintaan"luwis yang berusaha menyakinkan bella
"Baiklah"bella pun berjalan mendekati luwis.
Ada sensasi aneh yang dirasakan bella seakan ada ribuan kupu-kupu yang terbang dan memenuhi rongga dadanya.Dengan senyum mengembang bella sangat terlihat cantik kecantikan bella suatu anugrah dari tuhan.
__ADS_1
"Apa yang kamu pikirkan bella"luwis
"Tidak ada"bella
"Terus kenapa kamu diam saja sejak tadi"luwis
"Aku bingung mau bilang apa,aku takut kamu akan bertanya banyak yentang aku seperti yang lain berikan"bella dengan wajah sedihnya
Luwis yang merasa sedih berusaha untuk tetap tenang.
"Aku tidak akan bertanya apa pun aku janji jika itu membuatmu lebih tenang"luwis dengan senyum mematikan
"Bisa aku mendekat lagi denganmu bella"luwis
"Kenapa "bella
"Karna aku......biar aku bisa melindungimu hahaha"luwis tertawa karna dia terlihat konyol di depan bella
"Baiklah"bella
Luwis sangat bahagia dengan ucapan bella,luwis tidak usah menanyakan banyak tentang dirinya karna luwis sudah tau semuanya.Luar dalamnya bella luwis juga sudah tau semua ckckck.
Tak disangka rasa mengantuk bella tiba-tiba datang,mata bella tidak bisa dibuka itu mungkin akibat semalaman tidak bisa tidur.Akhirnya bella jatuh di pundak luwis.
Jantung luwis berdetak kencang tak karuan saat bella meletakkan kepalanya di pundaknya.
"Bella kau kenapa"luwis yang melihat ke arah bella
"hhaaaahhh kamu tidur bella,kamu terlihat cantik saat tidur"luwis
Luwis membiarkan bella tidur dipundaknya di rasa bella sudah tenggelam dalam lautan mimpi akhirnya luwis mengangkat bella menuju kamarnya.Luwis sangat bahagia ia bisa merasakannya lagi hatinya mulai hidup kembali meskipun sebelumnya telah mati karena ditinggal maudy pergi.
Luwis meletakkan hati-hati tubuh bella di ranjang entah kenapa luwis tak ingin meninggalkan bella sendiri akhirnya luwis duduk di sofa sambil melihati wajah bella yang sangat ia cintai.
__ADS_1