
Pagi hari waktu prancis
Sebelum matahari menyinari benua eropa maudy sudah bangun terlebih dahulu.Ia ingin cepat-cepat keluar dari neraka ini.
"nona waktunya bayi anda menyusu"kata siska sambil mendekat.
Maudy langsung meraih abid ia sangat keras menyusu seakan tidak cukup kenyang.
Di tengah-tengah maudy asik bercanda gurou dengan aqila yang tiduran di ranjang.Aqila ketawa keras sampai dua babysitter ikut tertawa.
"Nona kami berdua sepakat ingin membantu nona"kata siska mendekat ditelinga maudy seakan tidak rela siapapun mendengar percakapan mereka.
Maudy yang sangat gembira seakan dewi fortuna sedang berpihak kepadanya.Maudy pun melirik sindy tanpa aba-aba sindy menganggukkan kepala tanda ia mendukung.
"Saya sangat berterimakasi dengan kalian.Mau kah kalian ikut dengan saya dan menjaga bayi kembar saya"wajah berseri-seri terpancar di wajah maudy yang membuat 2 babysitter itu terkejut dengan ajakan maudy.
"Kenapa kalian diam?apa kalian tidak senang?"kata maudy mencari kebenaran.
"kami senang nona kami berdua anak yatim piatu nona dan kami hanya dibesarkan di panti asuhan nona meskipun panti asuhan kami berdua berbeda tapi takdir mempertemukan kami"senyum merekah di bibir siska
"Lalu"kata maudy
"kami tak menyangka nona akan berkata seperti itu"kata sindy
"jadi siska apa kamu mau ikut bersamaku"maudy yang mendekat dan memberikan abid.
"saya mau nona"senyum mengembang,terharu,bahagia yang dirasakan siska.
"lalu bagaimana sindy apa kamu mau ikut denganku?"maudy mendekat ke sindy.
"saya mau nona"sambil memeluk maudy.
"Baiklah jika kalian mau nanti malam setelah hendra pergi datanglah kalian kesini mengerti"maudy yang memberikan arahan.
"katakan pada penjaga abid dan aqila rewel menangis terus dan bilang badannya anget mungkin mereka kurang minum asi.dan katakan juga jika ada apa-apa dengan bayi ini kepala penjaga yang akan menjadi gantinya"maudy memberikan arahan yang mereka terima.
__ADS_1
"Maafkan aku sayang jika mama melibatkan kalian"lirih maudy dan segera menghapus air matanya.
"ceklek"pintu terbuka.
"Sudah habis waktunya pergilah kalian"hendra yang memberi arahan.
Dua babysitter itu keluar sambil membungkukkan badannya tanda hormat kepada bos mereka.
"Dan untuk kamu cepatlah ikut denganku aku akan mengajakmu ke suatu tempat"kata hendra penuh penekanan.
Tak selang berapa lama hendra datang memakai baju kemeja biru sedangkan maudy memakai gaun panjang dengan lengan pendek.
Maudy tidak bersuara saat hendra mengajaknya keluar bahkan hendra pun diam tanpa suara.
Tibalah mereka di belakang rumah yang ada taman bunga dengan di hiyasi pemandangan pergunungan.
"Aku ingin mengajakmu makan pagi dan aku ingin seharian bersamamu sebelum aku pergi"senyum tipis terukir di bibir hendra.
Setelah mereka duduk datanglah para pelayan dengan membawa berbagai menu masakan has indonesia.
"Sejak kapan kamu makan makanan seperti ini"maudy terheran-heran
"sejak kamu pergi dari sisiku.bayanganmu selalu hadir disetiap aku membuka mata.aku tak pernah merasakan jatuh cinta.bagiku wanita itu hanya untuk memuaskan diriku.tapi karna kamu aku berubah tapi sisi burukku masih ada bahkan jika kau membuatku marah aku bisa menjadi buas.hahaha"tawa hendra membuat bulu kuduk maudy meremang dan siapa saja yang mendengarnya.
Maudy tidak ingin membuat hati hendra marah dan rencananya kabur dari tempat ini gagal.
Maudy mengambil soto has betawi dan juga sate padang dengan kuah kuning.Hendra pun sama mengambil soto has betawi dengan sate padang dengan kuah kuning.
"Apa kau menyukai masakan ini?"kata hendra yang melihat maudy tak berhenti makan.
"Sudah lama aku tak makan makanan seperti ini sejak aku di rusia"kata maudy.
Hendra benar-benar merasa wanita di depannya sangat berbeda diluar sana banyak wanita yang mempertahankan bentuk tubuhnya tapi dia berbeda.
Setelah selesai makan pagi hendra mengajak maudy masuk mobil menuju wahana permainan yang sejak lama ia ingin kesana bersama wanita yang ia cintai meskipun bertepuk sebelah tangan.
__ADS_1
"Kau kenapa.kenapa berhenti?"kata hendra mencari jawaban.
"Apa ini hari libur kenapa sepi?"maudy yang heran dengan keadaan taman bermain yang sepi.
"Aku yang menyewa tempat ini semua untuk satu hari karna aku ingin habiskan waktu bersamamu dan jangan macam-macam kau mengerti"hendra sambil menunjuk-nunjuk jarinya kearah maudy.
Hendra yang berjalan duluan dan diikuti maudy di belakangnya.
Mereka berdua menaiki semua permainan yang ada disana komudiputar,baling-baling,rollkoster,bajak laut dan rumah miring.
"Apa kau tak lelah.ayow kita pulang saja"kata maudy.
"Sebentar lagi kita pulang.masih ada satu permainan lagi yang belum kita coba"kata hendra sambil menarik tangan maudy
"Kereta gantung"kata maudy.
"iya kata orang pemandangannya sangat bagus"kata hendra
Maudy yang merasa sudah lelah tidak sanggup untuk menikmati pemandangan lagi.
Hendra yang seperti anak kecil mendapat permen sangat bahagia 180 derajat berbeda.
"Apa kau suka pemandangan yang disini"hendra yang masih asyik dengan dunianya sendiri.
"kenapa dia tidak menyaut"dilihatnya maudy.
"Apa dia tidur"lirih cicit hendra.
Hendra yang berganti posisi saat melihat maudy hendak jatuh.
"Aku pinjamkan bahuku untuk sementara waktu untukmu maudy sayang"kata hendra sambil tersenyum bahagia.
...................................................................
Maaf ya para reader saya baru bisa update
__ADS_1
#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#