
Pagi hari waktu rusia.
Maudy membuka matanya ia mengumpulkan sisa kesadarannya,di lihatnya wajah orang yang ia cintai sekilas maudy mengingat kejadian semalam betapa beraninya dia melakukan semua itu.Maudy pun tersipu malu dengan wajah merahnya.Luwis benar-benar menepati janjinya malam itu dia tak memakan maudy meskipun tau susah payah luwis menahannya,wajah geli jelas terlihat di wajahnya saat dia melihat ekpresi wajah luwis semalam benar-benar momen tak kan terlupakan seumur hidup.Tiba-tiba saja"Apa yang kamu fikirkan"sontak suara luwis mengagetkan.
"Kau sudah bangun,sejak kapan"maudy
"Sejak kau senyum-senyum sendiri tak karuan,kamu senang melihat wajah bodohku semalam kau berhasil"luwis dengan suara marahnya.
Kenapa dia tau pikiranku apa dia bisa dengar suara hatiku.
"3 hari kan waktu kita menikah akan ku buat kau minta ampun kepadaku dan bahkan kau sendiri tak bisa lari kau menerti gadis kecilku"luwis
Kali ini luwis yang berhasil membuat maudy cemberut rasanya puas membuat dia ketakutan.salah siapa membuat aku jadi terlihat bodoh di depanmu.
"Kau mau kemana luwis"maudy
"Mandi apa kau mau ikut"luwis
"Kau duluan saja"maudy
__ADS_1
"ok"
Maudy pun beranjak dari tempat tidur masih terlihat baju luwis berserakan dilantai spontan saja wajah maudy menjadi merah lagi teringat bahwa dirinya begitu nakal.
Maudy pun kekamarnya untuk mengambil baju kali ini maudy tak mau lupa lagi dan membiarkan luwis yang mengambilnya dipilih gaun berwarna biru bawah lutut dan di atasnya ada renda-renda.Maudy pun menuju kamar mandi.1 jam sudah maudy di dalam ia pun keluar tidak lupa handuk yang melilit tubuhnya dengan rambut basah.Maudy pun selesai berdandan dan mempercantik diri di lihatnya di cermin kenapa ia nampak kurus sekali padahal ia makan banyak.Sudahlah toh luwis tidak memperdulikannya.
Maudy pun keluar dari kamar bersamaan juga luwis yang keluar.Luwis memandangi kecantikan alami maudy.Kecantikan yang diberikan tuhan kepadanya.Maudy memang cantik.
"Sayang ayow turun"luwis.
"Ayow"maudy
Mereka pun menuruni tangga dan di sambut oleh diegow yang sudah di bawah.
"Selamat pagi,diegow persiapkan acara pernikahanku dengan maudy secepatnya dan jangan sampai ada yang mengetahuinya aku tak mau musuh-musuhku tau dan menggunakan istriku sebagai ancaman"antony
"baik tuan antony.
Diegow pun pergi melaksanakan tugas dari bosnya.Diegow sangat senang bahwa tuan antony telah mendapatkan pilihan hatinya.
__ADS_1
Makanan pun tertata rapi di meja makan begitu banyak makanannya.
"Luwis apa boleh aku makan sesuatu yang aku mau?"maudy
"Apa..!kau tinggal bilang pada pelayan"luwis
"Boleh aku memasaknya sendiri luwis"maudy
"Kenapa....!bukankah sudah tugas pelayanku dan juga koki-koki handalku di dapur"luwis
"Tapi aku tak selera dengan makanan ini kau tau luwis"maudy
"Satu syarat"luwis
"Apa"maudy yang merasa senang
"Berhati-hatilah di dapur dan jangan samapi kau terluka jika itu terjadi maka akan ku pecat semua pelayan dan juga koki-koki itu yang tidak berguna tidak bisa membuat hati istriku senang kau setuju"luwis.
Persyaratan macam apa itu seenaknya,kalau tidak keinginan yang kuat ingin memasak sendiri pasti maudy menolak.Tapi entah kenapa keinginan itu tidak bisa dibendung seperti mengebu-gebu dalam benaknya.
__ADS_1
"Baiklah"senyum manis terlukis di bibir maudy.
#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#