Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia

Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia
40.pertemuan


__ADS_3

Jimi menjelaskan semua tak disangka luwis menerima nasehat dokter jimi.Maklumlah luwis yang jimi kenal sangat kejam dan tak mau di atur oleh siapa pun.


"Itu dia luwis truk anggur kita tapi dimana salden"jimi


"panggil saja aku jimi luwis biar kita akrab dan bella tidak curiga"jimi


"baik jimi"luwis


"Hay hay hayyyyy maaf aku dari toilet kalian menunggu lama"salden


"Tidak salden kami baru sampai,ini antony yang aku ceritakan"jimi


"Salam kenal salden"salden sambil menjabat tangan antony


"Panggil saja aku luwis salden"luwis


"Baiklah,luwis aku sangat senang bertemu denganmu mari kita masuk nanti keburu malam"salden


Mereka bertiga duduk di depan luwis berada ditengah-tengah mereka.Salden mengendarai truk dengan kecepatan sedang.


Di dalam truk salden mencari informasi mengenai luwis salden sendiri yang ingin tau apakah benar dia suami bella.Ternyata bella memilih suami yang tepat tak disangka wajah tampan luwis bisa mendapatkan bella.

__ADS_1


"Hay luwis wajahmu sangat tampan kenapa kamu mau sama bella hahaha"salden


"Karna dia wanita yang aku cintai"ucapan luwis tulus dari dasar hati yang paling dalam.


"Sudahlah kau jangan bersedih aku yakin sebentar lagi bella akan ingat kembali hahaha"tertawa salden memecah keheningan


Setibanya di mittelbergheim luwis tak sabaran ingin bertemu dengan istrinya sudah 8 bulan ia tak bertemu bahkan tidak merasakan sentuhan hangat dari maudy serta bau tubuhnya yang has yang bisa membuat luwis tersihir.


Di lihatnya maudy berjalan dengan perut buncitnya berjalan mendekati salden.Jantung luwis berdetak kencang ingin rasanya memeluk,mencium melepas kerinduan yang sangat menyiksa.


Tapi semua itu harus ditahan luwis ia tak mau gadis kecilnya kenapa-napa.


"Bagaimana perjalanan kakak"bella


"kenalin bella anggap saja rumah sendiri"bella sambil menyodorkan tangannya


Bella merasa tidak asing dengan wajah lelaki ini apa mungkin karna dia ganteng.


"Luwis,nama aku luwis"luwis


"Ayow masuk bibi maria sudah menyiapkan makan malam buat kita"senyum mengembang di bibir bella.

__ADS_1


Mereka bertiga lalu masuk mengikuti bella di belakangnya.


Setelah di meja makan luwis hanya melihat bella yang sangat cantik badannya sedikit berisi itu mungkin dikarenakan dia sedang hamil.Bibirnya yang saat bicara sudah tak bisa menunggu lama rasanya luwis ingin memakannya.Luwis sungguh mati-matian menahan perasaannya setiap jengkal tubuh bella seakan memanggil untuk ia sentuk yang selama ini ia rindukan.Luwis tidak merasa lapar bukan karna masakannya tak enak tapi karna kerinduannya terhadap istrinya yang membuat ia hilang nafsu makan.


"bella kakak tinggal sebentar ya ke kamar mandi"salden


"Iya kak"bella


"salden aku juga mau ke kamar mandi"jimi


"Mereka berdua kenapa pergi ke kamar mandi bersamaan"batin bella berbicara


Bella yang sejak tadi melihat luwis yang tidak makan hanya melihati dirinya merasa heran.


"Luwis apakah ada yang aneh di wajahku apa makanannya tidak enak"bella


"Tidak hanya saja aku merasa lelah sudah seharian dalam perjalanan"luwis


"oooohh aku kira,baiklah mari aku antar ke kamarmu biar kamu bisa beristirahat"bella


Saat bella menarik tangan luwis benar-benar luwis sudah tak bisa menahannya lagi.

__ADS_1


#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#


__ADS_2