Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia

Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia
89-90 pertemuan yang tidak sengaja


__ADS_3

Luwis hanya punya waktu sebentar di jakarta hanya menyelesaikan urusannya dan setelah itu harus segera kembali ke rusia.


Alhamdulillah perjalanan menuju hotel pun lancar tidak ada kemacetan yang panjang.


"Sayang sampai hotel kamu ganti baju yaaa aku akan mengajak kamu ke perusahaan Agustina untuk menyelesaikan pemilikan saham sepenuhnya untuk kamu"


"Iya sayang"


Maudy sangat senang akhirnya perusahaan yang dirilisnya dan diperjuangkan akhirnya akan kembali lagi di genggamannya.


"dddrrrttt dddrrrttt dddrrrttt"


"Halo diegow"percakapan diujung sana.


"Tuan semuanya sudah beres"percakapan diujung sana.


"Ok.tunggu saya disana saya akan segera datang"percakapan diujung sana.


"baik tuan"percakapan diujung sana.


"tut tut tut"


Selesai luwis menelepon ia melihat ke arah istrinya.Luwis melihat istrinya tertidur lelap mungkin karena kelelahan.


Hampir sampai di hotel maudy sudah kebangun karna ia merasa ada yang aneh di bibirnya.


"Emmmhhh"maudy terkejut dan mendorong luwis.


"Sayang kamu apa-apaan"maudy kesal


"Habis kamu saat tidur manis banget minta di cium"luwis yang menggoda istrinya.


"Abid dan aqila bagaimana"maudy sambil melihat kebelakang.


"Ternyata mereka masih tidur mungkin mereka kelelahan soalnya abid dan aqila lagi senang berjalan"


"Sayang kita sudah sampai.biar abid dan aqila diurus babysitter"


"iya sayang"


Di ruang loby ternyata babysitter itu sudah menunggu kedatangan mereka.


Sepertinya mereka sudah sigab untuk hal ini sepertinya mereka mengerti bahwa bosnya sedang buru-buru.


Tidak membutuhkan waktu lama luwis dan maudy sudah berganti baju yang formal dan resmi untuk pergi ke perusahaan untuk bertemu orang-orang penting.


Maudy tidak takut sama sekali karena orang-orang yang ditemuinya adalah anak buahnya yang dulu melly tidak menggantinya.

__ADS_1


Disetiap perjalanan luwis memegang tangan istrinya hari ini luwis menyetir sendiri tidak meminta sopir untuk mengendarai.


Tidak lama mereka pun sampai tujuan.


"Ayow sayang"kata luwis


"iya"sambil menerima tangan luwis.


Diegow yang menunggu sejak tadi hawatir dan deg degan.Disana ada dewan komensaris,dewan penasehat,dan pemegang saham-saham terpenting di dalam perusahaan.


Mereka juga penasaran siapa yang akan menjadi CEO sekaligus pemilik perusahaan Agustina ini.


Setau mereka melly di penjara dan beberapa hari lagi pengadilan akan memutuskan hukuman buat melly.


"Tap tap tap"


"Selamat pagi semua"maudy menyapa orang-orang yang berada disana.


Semua mata tertuju kepada gadis yang cantik yang saat ini berdiri di depannya.


"Nona maudy"mereka menjawab secara bersamaan.


"Mari kita sambut CEO sekaligus pemilik perusahaan Agustina nona Maudy Agustina"kata diegow.


"Dan tuan Antony lokwis pemegam saham tertinggi ke dua setelah nyonya Maudy Agustina Lokwis"kata diegow sesaat setelah tuannya masuk.


"Mari silakan duduk semuanya.Maaf saya telah membuat kalian terkejut dengan kedatangan saya.seperti yang di bilang diegow saya ada CEO sekaligus pemilik perusahaan ini yang sah dan benar.Di mata hukum atau pun perundang-undangan perusahaan.dan kita akan menyabut orang ke 2 terpenting dalam perusahaan Antony Lokwis.Segala sesuatu harus ada persetujuan antara kami berdua.............................."bla bla bla panjang lebar yang maudy jelaskan.


Maudy berbicara panjang lebar dan antony lokwis memberikan sambutan sebagai dewan direktur pemegang saham tertinngi setelah CEO.


Setelah maudy tanda tangan dan disaksikan banyak orang akhirnya maudy sah sebagai pemilik perusahaan.


Rapat pun berakhir setelah penanda tanganan para dewan dan pemegang saham pergi.


"Sayang aku pergi ke toilet dulu yaa"


"Iya sayang"


Antony masih terkagum-kagum melihat istrinya sangat piawai dalam berbisnis.


"Brukkkk.maaf saya tidak sengaja"maudy menabrak seseorang sehabis keluar dari toilet.


"Maudy"kata laki-laki itu.


"kevin.itu kah kamu"


"Sudah lama kita tidak bertemu.bagaimana kabarmu?apa bisa kita ngobrol sebentar?"

__ADS_1


"Tidak bisa.maaf istri saya sibuk dan dia harus pergi lagi kevin"antony tiba-tiba datang dan menyelah pembicaraan mereka berdua.


"Aku harus pergi"


Kevin hanya bisa melihat kepergian maudy dan laki-laki itu yang dirasa tidak asing lagi baginya.


Sesampainya di dalam mobil.kali ini antony dan maudy berada di belakang tempat duduk penumpang dan yang mengendarai mobil diegow.


"Sayang itu hanya kebetulan saja aku tidak sengaja bertemu dengan dia"cicit maudy


"Jangan pernah bertemu dengan dia lagi karna dia masih cinta sama kamu dan aku tidak suka aku ingin membunuhnya"kata antony menyeramkan


"baik"


Sesungguhnya maudy pun tidak penting jika tidak menemuinya karena hubungan antara mereka sudah berakhir.


"Sayang kita mampir ke suatu tempat yaaa?"


Antony tidak kuasa melihat wajah polos istrinya.


"Cup.ini hukuman karna kamu membuatku marah.


"Sayang kenapa kamu mencium aku...."maudy melirik ke depan.


"Diegow apa kau melihatnya"kata antony nanar.


"Saya tidak berani tuan antony"diegow dengan suara gugupnya


"Kamu dengar sendirikan.kita bebas melakukan apa saja"antony yang semakin mendekat.


"Aaauuuuww"maudy pura-pura sakit.


"Kamu kenapa sayang apanya yang sakit apa aku melukai anak kita"antony yang sangat panik dan cemas


"Aku lapar"maudy sambil tersenyum.


"huuufff.Kamu membuat cemas sayang.baiklah kamu mau kemana"


"Diegow nanti ada lampu merah kita belok kiri dan nanti aku kasih tau kita mau kemana"


Maudy berhasil membuat suaminya sadar kembali karna maudy tau pasti dia habis di makan suaminya apa lagi ada diegow dan maudy tidak mau kemesraan mereka ada yang melihat ckckck.


.......................................................................


#**APA SALAGKU HINGGA BERTEMU MAFIA#


Terimakasih buat reader yang terhormat.

__ADS_1


Untuk like,comen,bintang,dan votenya saya ucapkan terimakasi banyak**.


__ADS_2