Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia

Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia
60.keputusan


__ADS_3

Nindy benar-benar terkejut dengan kedatangan siska di belakangnya apa yang harus dia katakan pada siska jika dia bertanya.


Apa yang harus aku perbuat nindy yang merasa resah meskipun sudah berada di dalam rumah.


Abid dan aqila sebenarnya mereka pergi berjalan-jalan dengan orang tuanya.Maudy memberikan waktu untuk mereka berfikir.


"Apa kamu masih bingung"kata siska yang mengejutkan nindy.


Nindy sebenarnya tidak menyadari kedatangan siska.


"aku aku aku tidak apa-apa"nindy yang terbata-bata sekejap pikirannya ngebleng.


"Tidak apa jika kamu menerima salden sebagai suamimu jangan hiraukan aku jika itu sudah menjadi pilihanmu sedangkan aku sepertinya aku juga betah disini karna aku juga sedang jatuh cinta"siska yang malu-malu


"Siapa laki-laki yang beruntung itu"nindy yang menyelidik


"jangan begitu aku malu"kata siska


"siapa tau aku busa membantumu"


"sebenarnya tadi saat aku mencarimu aku bertabrakan dengan seorang laki-laki sepertinya dia laki-laki yang baik"siska yang terbata-bata jika mengingatnya.


Siska malu jika harus jujur dengan nindy yang 1 bulan terakhir dia kenal.


"Bagaimana kita akan bilang sama nona maudy sedangkan kita"perkataan siska dopotong oleh nindy


"Bukannya nona meminta kepada kita untuk memilih jalan kita sendiri itu bearti nona pasti terima apa pun keputusan kita"semangat nindy menggebu-gebu.


"kau benar kita harus nyakin dan mantap dengan pilihan kita"


................................................................

__ADS_1


"Kau lihat sayang pemadangan disini sangat indah dan mengagumkan benarkan sayang"kata maudy


perjanjian mereka berdua jika bersatu kembali mereka sepakat akan memanggil sayang satu sama lain.


"Iya sangat bagus"


"abid dan aqila,lihat sayang anak kita sedang tidur seperti malaikat kecil"senyum merekah dari bibir maudy.


"Besok kita pulang ke rusia karna ada pekerjaan yang mendesak"


"baiklah"


"Sayang kamu tidak perlu kemas-kemas barang semua sudah beres"


"iya sayang terimakasih"


"apa sayangku mengirim anak buahnya kemari"maudy sambil meletakkan abid di atas ranjang.


"Sayang kog ngak ada jawaban"luwis melihat maudy tertidur bersama bayi kembarnya.


"Kamu sangat lelah ya sayang makanya kamu tidur"luwis berbicara dalam hatinya sendiri.


Sebenarnya masalah telah menghadang di depan luwis tapi sebisa mungkin luwis tidak mau membebani maudy dengan permasalahan dirinya.


Salden yang sedang duduk-duduk di ruang tamu.Salden lagi mengurusi pemesanan wine yang di minta para laganan.Biasanya yang mengurusi ini semua bell maksud aku maudy sekarang aku tau betapa rumit.


"perlu bantuan"luwis yang datang tiba-tiba


"serius"salden yang lagi sibuk


"Tentu seperti ini mudah bagiku"

__ADS_1


Dengan cepat luwis mengganti alih laptop luwis dan barang-barang yang ada disana.Salden hanya memperhatikan saja tangan luwis sangat piawai dalam memainkan laptop luwis menggoreskan sana sini dan menuliskan sesuatu di pembekuan salden.


"Sudah selesai bisa kamu cek apa ada yang salah atau kurang"


"hebat kamu luwis tidak ada yang kurang atau salah semua benar ckckc"salden merasa senang dan gembira pekerjaannya cepat selesai.


"Kau harus cari istri sesegera mungkin biar bisa membantumu"


"kau benar doakan saja"


"Siapa wanita yang beruntung itu"selidik luwis


"Wanita itu kamu kenal juga"


"Nindy benarkah itu"


"waoow benar sekali.dari mana kamu tau?"


"mata kamu ngak bisa tipu saat kamu melihat nindy wajah kamu berbinar-binar"


..................................................................


Buat para reader saya ucapkan terimakasih atas dukungan serta comen,like serta bintangnya.


terimakasih juga buat masukannya saya ucapkan terimakasih banyak.


Jika ada kesamaan tokoh nama tempat itu hanya kebetulan semata.


Dan jika banyak tipu sana-sini saya ucapkan mohon maaf.


#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#

__ADS_1


__ADS_2