Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia

Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia
47.tragedi penculikan


__ADS_3

Para reader terhormat kali ini author akan menceritakan kembali kenapa maudy agustina bisa lupa ingatan.Dan author sedih kenapa ngak ada yang tanya maaf yaa authornya baperan.disini ada adegan kekerasan dan percintaan bagi yang belum cukup umur jangan baca jika nekad atau ngeyel dosa tanggung sendiri.


...........................................................................


Setibanya di hospital salden dan luwis langsung membawa mereka keruang ibu dan anak.Untuk menuju ketempat itu bella di naikan di atas kursi roda dan bayi kembarnya yang menggendong suster yang ada disana.


Selang satu jam pemeriksaan ibu dan bayi selesai dan dokter mengatakan bahwa ibunya baik-baik saja dan untuk sang bayi lebih baik dalam pemantauan dokter.Jika dalam 3 hari kondisi bayi baik-baik saja bisa di bawa pulang dan untuk sementara biar ibu dan bayi menginap dulu.


Salden setuju dengan perintah dokter meskipun dia sendiri seorang dokter juga.


Bayi kembar bella di bawa ke ruangan bayi sedangkan ibunya di bawa keruangan M108 melati di situlah bella akan istirahat.


"Wahhhh ruangan indah sekali rasanya aku ada dirumah ckck satu kamar hanya aku seorang"hati bella yang berbicara sendiri.


"Bella sayang kamu istirahat disini jika ada apa-apa kamu bisa hubungi kakak atau tenaga medis kamu bisa menekan tombol ini"salden yang bahagia melihat bella


"Iya kak"bella yang tersenyum untuk merespon senyuman salden.


"kakak tinggal dulu ya kamu baik-baik saja.cup"salden memberikan kecupan di kening bella.Bella hanya memberikan anggukan kepala tanda ia mengerti.


Tak lama masuklah luwis


"tok tok tok.bella aku masuk?"


Luwis yang melihat bella tertidur jadi tak tega membangunkannya pasti bella sudah lelah habis melahirkan bayi kembarnya.


Di bukanya mata bella dan dia melihat luwis berdiri di hadapannya.


"Luwis sejak kapan kamu datang?"sambil mengumpulkan kesadarannya.


"Baru saja aku masuk"sambil memandang bella


"Luwis bayi laki-lakiku aku kasih nama abid dan bayi perempuanku aku kasih nama aqila soal nama belakang mereka nanti kalau aku ingat siapa papa mereka"


"Apa alasanmu kasih nama abid dan aqila?"luwis yang senang karna dirinyalah orang pertama yang tau.


"Kata hatiku seperti itu luwis dan karnamu mereka lahir"


"Maksudmu apa"luwis yang penasaran


"Kamu ingat!saat kamu ada didekatku aku usir?"bella yang menelan ludah takut-takut luwis marah


"Iya"


"Itu karena setiap aku ngelihat kamu perutku selalu sakit dan mules.setiap aku melihat kamu rasanya aku akan melahirkan bayiku.karna itu aku mengusirmu bukan karna aku membencimu"bella yang tiba-tiba menangis


"Pukkkkhhh"luwis memeluk bella dengan erat.


"Aku tau sayang dan maafkan aku yang tak bisa jujur padamu aku sangat mencintaimu.Terimakasi kau telah melahirkan bayi yang lucu dan juga menggemaskan"luwis berani bicara juga di waktu dan tempat yang tepat.

__ADS_1


"Maksud kamu apa luwis!apa kamu kenal aku"bella yang berusaha melepas pelukan luwis.


"Bukan hanya aku kenal kamu sayang tapi aku ini adalah suami kamu Antony Lokwis"luwis yang berusaha tenang


"aahhhh"bella yang menutupi mulutnya yang tidak percaya ucapan luwis barusan.


"Kau bohong mudah saja bagimu menipu aku karna aku tak ingat siapa diriku"bella yang berusaha menyakinkan dirinya.


"Di lenganmu sebelah kanan ada tailalat dan ada bekas luka di pahamu karna kamu orangnya tak hati-hati ceroboh.apa aku benar?"luwis yang berusaha menyakinkan bella


"Benar tapi siapa aku?"bella yang menahan air matanya


"Nama kamu Maudy Agustina dari ayah Agus dan Ibu Tina kamu berasal dari indonesia dan kamu juga memiliki kakak bernama Melly Agustina tapi kakakmu menganggap kamu sudah tiada karena dendam dan rasa cemburu yang luar biasa"luwis yang masih melihat reaksi bella.


Apa!nama aku Maudy Agustina dan aku orang indonesia apakah benar yang di bilang laki-laki itu!Aduuuuuh kepalaku sakit aku sudah tak tahan.


"Maudy maudy kamu baik-baik sajakan.dokter cepat kemari"Luwis yang menekan tombol darurat


"Maudy kamu dengar kata-katakukan!"luwis yang berusaha mengembalikan maudy.


"Bruuukkk"bella jatuh pinsan.


Di luar ada suara orang-orang berlarian menuju ruangan M108 melati.


"Lebih baik bapak keluar.biar kami bisa menangani dengan leluasa"kata suster yang menghampiri luwis


Setelah beberapa menit kemudian keluarlah dokter.


"Dok bagaimana dengan istri saya?"luwis yang merasa cemas


"Mari ikut saya tuan.agar saya bisa jelaskan dengan jelas"kata dokter yang sambil menepuk bahu luwis.


Sebelum luwis pergi dia sekilas melihat keadaan maudy istrinya.yang disana ada suster yang lagi sibuk memasang infus dan merapikan posisi maudy.


Luwis mengekori dokter dari belakang.


"Mari masuk pak"kata dokter dengan sopan sambil membukakan pintu


"Begini.apakah bapak ini suaminya?"


"Iya dok saya suaminya"


"Istri anda terlalu banyak berfikir bisa dibilang stress.sedangkan istri bapak baru saja melahirkan bayi kembar jadi emosi dan tenaganya masih belum stabil dan tingkat emosinya masih belum terkontrol.jadi tolong jangan memberikan beban yang terlalu berat itu sangat berbahaya bisa-bisa istri anda tak tertolong"


"Braaakkk"luwis yang memukul meja.


"Jangan pernah bilang kalau istri saya meninggal.jika sampai istri saya kenapa-napa rumah sakit ini!termasuk bapak!saya akan hanguskan"suara luwis yang kejam dan dingin keluar


Luwis keluar dari ruangan dokter itu dan tidak menghiroukan dokter yang ketakutan dan menggigil.

__ADS_1


Luwis yang masih tersulut emosi


"kling"ponsel berbunyi


"halo diegow ada apa"suara luwis yang marah dan kesal


"Maaf tuan antony saya mengganggu tuan antony"diegow yang terbata-bata di ujung sana


"Cepat kau katakan ada apa?"luwis yang mulai cemas


"Hendra fi ingin mengambil saham tuan yang ada di rusia bagia utara tuan antony"diegow yang masih terbata-bata


"Bre#####,baj##### tengik beraninya dia.Usahakan segala cara kalau perlu kau suruh anak buahku untuk meledakkan mansion yang ada di belanda aku dengar mansion itu tempat yang paling ia sayangi kau mengerti diegow!tidak ada yang bisa mengganguku apalagi dia"luwis yang semakin marah dan kesal


"Baik tuan"diegow cepat-cepat menutup pembicaraan.


"tut tut tut"


Bre##### laki-laki itu.awas kau akan aku bunuh.Antony pergi untuk menenangkan diri.


Bella yang lambat laun tersadar.ia melihat suster yang lagi merapikan selang infus.


"Sus saya kenapa?"bella yang merasa aneh


"Nyonya baru sadarkan diri dari pinsan.apa ada lagi nyonya yang bisa saya bantu"suster menawarkan bantuan


"Tidak sus.terimakasi"


"kalau begitu saya mohon pamit"suster itu pergi


Aku baru ingat dengan omongan luwis tadi tapi masih saja aku tak ingat apa-apa.kata salden aku tidak boleh memaksakan diri.


"tok tok tok"


"Iya masuk saja"bella melihat ada 2 suster mendatanginya dengan kursi roda.


"Nyonya bayi anda membutuhkan asi mari saya antar anda keruangan menyusui"salah satu suster itu berbicara.


"baik suster!saya tidak mau bayi saya kelaparan.ayow cepat!"


Bella yang di bantu suster duduk di kursi roda dan berjalan keluar.bella tak menyadari bahwa infus telah di suntikan obat tidur oleh suster yang satunya.


.....................................................................


**Assalamualaikum para reader yang baik dan budyman saya mengikut sertakan novel saya untuk lomba saya butuh dukungan kalian gan jika live dan comen banyak saya janji deh akan update 1000 kata setiap hari tapi saya butuh dukungan kalian ya gan untuk mengasah ilmu dan saya juga ingin maju siapa tau novel saja bisa terbit


Terimakasi untuk para reader yang membantu saya semoga tuhan memberikan balasan terbaik untuk kalian semua


Yang memberi like dan comen SAYA DOAKAN SEHAT TERUS DAN MURAH REZEKI AMIIN**.

__ADS_1


__ADS_2