
Perasaan luwis yang tidak karuan.hatinya sakit diperlakukan seperti ini ke pada bella istrinya ke napa maudy harus melupakan dirinya.apa dia tak merasakan sesakit apa diriku yang berusaha tenang di depannya.aku suaminya dan aku berhak atas dirinya.
luwis yang saat ini kacau tak karuan pikirannya di penuhi kemarahan akan perasaan hatinya.
luwis yang berjalan di depan kamar bella mendengar percakapan bella dengan salden.mereka tertawa begitu bahagia yang membuat luwis semakin panas dan emosi.
"praannggg"luwis membuka paksa pintu kamar bella dan bella terkejut atas tindakan luwis.
bella hanya bisa berdiam diri tanpa suara.luwis mendatangi bella ia merampas ponsel yang ada digenggam bella dan mematikan ponselnya.
wajah luwis yang marah dan tangan yang mengepal.
"kenapa kamu masuk.keluar dari kamar aku dan kembalikan ponselku?"
"kenapa kamu ngak suka.aku seperti ini"
"keluar aku bilang"bella yang berusaha menahan diri
"aku ngak akan keluar bella.aku adalah su......"
"ahhhhhh......aaahhhh......bibiiiii......"bella berjalan terhuyung dan menahan sakit diperutnya.
Tangan bella di pegang oleh luwis.luwis yang belum bisa menyadari kondisi saat ini dia yang masih tersulut emosi.
"lepaskan tangan aku"bella yang merasa panggilannya tidak ada jawaban dari bi maria lantas dia berusaha melepaskan tangan luwis dari tangannya.
"plaak"satu tambaran melayang ke wajah luwis dan membuat luwis berdiam diri dan melepas genggaman bella.
bella yang mengambil ponselnya lantas ia menelfon kak salden.
"halo kak.kakak bisa cepat pulang"suara bella yang bergetar menahan sakit
"kamu kenapa bella.kakak sebentar lagi sampai"
"sepertinya aku akan melahirkan kak"
"apaaa.baik aku akan secepat mungkin"salden yang cemas.
luwis yang mendengar ucapan bella ia terkejut.
"kamu akan melahirkan"suara luwis yang bergetar.
"biiii bibiiii"bella yang tidak menghiraukan luwis.
"akan aku cari bibi.kamu tenang yaa"
bella yang sudah tidak sanggup lagi menahan sakit"hhaaahhhh hhaaahhhh hhaaaahhhhh"bella yang sambil melihat ada karpet di lantai di depan cermin.bella berusaha jalan kesana.
setelah sampai bella duduk terlentang bella yang merasa bayinya akan keluar.
luwis yang kembali langsung menuju kamar bella disana luwis melihat bella yang kesakitan karna akan melahirkan.luwis yang melihat darah terus-terusan keluar membuat luwis panik dan bingung.
"kamu kenapa"
__ADS_1
"aku harus bagaimana.aku bawa kamu kerumah sakit yaaa"
"hhaaaahhh.sudah tak keburu bayiku akan keluar.hhaaaaahhh.kau ambilkan saja air hangat di baskom besar ada di dapur dan ambilkan handuk bersih.buruaan"
luwis yang mendengar perintah bella langsung bergegas.tak selang beberapa lama luwis mendapatkan semua barang yang di minta bella.
"ini yang kamu minta"
"hhaaahhhh.ambilkan aku bantal yang tinggi.hhhaaaahhhh"bella yang masih terengah-engah
luwis pun mengambil bantal dan meletakkan di kepala bella.
"ambilkan selimut yang ada di dalam lemari.aaahhhh.cepat luwis"
luwis pun berlari menuju lemari.
"dan ambil gunting dan alkohol yang ada di laci rias.hhaaahhhhh.buruan luwis aku sudah tak sanggup lagi"
luwis pun menuruti semua perintah bella ia ambil semua.dan luwis pun menyelimuti bella tapi hanya separoh.
"kamu harus bantu aku melahirkan luwis aku sudah tak tahan"
bantu melahirkan apa tidak salah.luwis yang tidak tau apa yang harus di lakukan karna dia tak pernah melihat orang melahirkan.bagaimana ini.
tangan bella menyentuh tangan luwis"kamu pasti bisa luwis.aku percaya padamu.aaahhhh"
bella yang semakin kesakitan.
"aku akan melakukannya"
"ikuti semua arahanku.ambil glof yang ada di laci itu dan kamu pakek"
luwis yang berlari dan mencari akhirnya ketemu dan memakainya.
"sudah"
"iya"
"sekarang yang.hhhaaaaahhh......aahhhh.kamu lakukan lihat sudah memasuki selebar apa...?aaahhhh"
luwis pun menurut dan melihat.luwis melihat sudah ada rambut mungkin itu kepala bayinya.
"aku sudah melihat kepala bayinya bella"
"sekarang kamu harus mengeluarkan bayi ini"
"baik"luwis yang mantap dan tidak memperdulikan darah yang terus keluar.
"kamu harus dorong bella supaya anak kamu keluar"
"iya"
"Dalam hitungan tiga.satu dua tiga"
__ADS_1
"hhaahhhh.eeeemmhhhh....eemmmmhhhh......hhhaaaahhh"
"terus bella"
"emmmmhhhh.....eemmmmhhh......"
bella yang terus berusaha untuk melihat anaknya.bella mengambil nafas dan terus mendorong ambil nafas dan terus mendorong begitu seterusnya sampai pada akhirnya"
"braakkk.bella"salden yang melihat bella sedang mati-matian melahirkan dan luwis yang membantunya.secepatnya luwis mendekati saat dia melihat bayi di tangan luwis.salden yang meletakkan alkohol di tangannya lalu menyapunya sampai benar-benar merata.salden memotong tali pusar yang melekat di perut bayi dengan gunting yang sudah di basuh dengan air alkohol.
"kreesss"salden mengangkat bayi itu dan mencubitnya agar bayi itu menangis dan mengambil nafas pertamanya.
"ooooeeeeaaahhhhhh oooooeeeeeaaahhhh"
salden pun membersihkan sisa darah yang menempel dengan air hangat lalu menyelimutinya dangan selimut lembut.
"hhaaaahhhh.kakak sepertinya ada yang ingin keluar"
"luwis kau gendong dulu bayi ini"
"baik"
luwis pun dengan hati-hati menggendong bayi mungil itu di lengannya.
kau sangat tampan mirip dangan aku.papa kamu sayang dan kamu sudah melihat papa kamu sayang.tak disadari luwis menetes kan air mata tanda bahagia.karna kebahagiaan yang luwis rasakan sampai-sampai luwis tak menghiroukan bella dan salden.
"ok kamu dorong terus sebentar lagi bayi kamu akan keluar.ayow terus sekali lagi.iya bagus terus dan......bayi kamu lahir sayang"
salden pun mencubit agar bayinya bisa mengambil nafas pertamanya"ooooooeeeeeaaahhhh oooooeeeeaaaahhhhh.salden pun menggunting tali pusar lalu membersihkan bayi itu dan memberikannya di dada bella begitu pun dengan bayi yang pertama.sambil salden mengeluarkan ari-ari yang ada di perut bella dan membersihkan bagian V dengan air alkohol.
"non bella"
"bibi.tolong bereskan semua yaaa bi"
"apa kamu bisa berdiri sayang"
"bisa kak"
"luwis apa kamu bisa mengendong bayi ini keluar sebentar"
"bisa salden"
luwis pun menerima bayi-bayi itu dan menggendongnya.
"ayow sayang aku akan memapahmu ke kamar mandy"
"bi tolong bantu bella ke kamar mandi.bantu sampai selesai dan setelah itu baringkan ke tempat tidur.aku akan menefelon rumah sakit"
"baik tuan"bi maria membantu bella untuk berjalan.
...................................................................
**ini spesial khusus aku buat panjang karna ada yang memintanya.dan maaf para reader saya g bisa update banyak soalnya harus bagi-bagi waktu.maaf ya gan
__ADS_1
#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA#