Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia

Apa Salahku Hingga Bertemu Mafia
46.bella yang ingin tau


__ADS_3

Di dalam kamar mandi bella di bantu bibi untuk membersihkan diri.bibi juga senang jika non bella selamat dan lancar saat melahirkan meskipun bi maria merasa menyesal kenapa dia tadi keluar mungkin tadi non bella mencarinya.


"Bibi kenapa"


"Maafin bibi ya non.bibi tadi pergi keluar sebentar"bibi sangat sedih


"ngak papa kok bi"bella memperlihatkan senyum menawannya.


.....................................................


"Terimakasi luwis kau telah membantu bella"


"Memang seharusnyakan"


"hahaha kau benar.kamukan suaminya bella"salden tertawa sambil memperlihatkan giginya.


"ya sudah.aku mau siap-siap dulu harus membawa bella dan bayinya ke rumah sakit untuk di periksa"


"Bolehkah aku ikut salden"


"Baiklah"


Salden sangat bahagia jika suami bella sangat perhatian dan cinta sama bella dan juga bayinya.


Salden pun bergegas meninggalkan luwis dengan bayinya.Salden harus segera mengantar kerumah sakit.


Bella dan bibi ke luar dari kamar mandi melihat di ranjang ada luwis yang sedang menjaga anaknya.


"Kau masih di sini.untuk yang tadi aku berterimakasih karna kau!aku bisa melahirkan dengan selamat"sambil bella duduk di atas ranjang dekat bayinya dan juga luwis.


"Sudah lupakan"luwis sebenarnya ingin memeluk dan mengucapkan terimakasi telah menjaga buah cinta mereka.Luwis yang sangat bahagia pandangannya tak lepas dari bayi mungil kembar sepasang yang sangat di nantikan.Satu jagoan dan satu lagi putri cantik.dia secantik mamanya.


"non bibi keluar dulu.bibi beres-beresnya sudah selesai"


"bi tolong sekalian nanti bawakan koper saya yang ada di pojokan itu!tolong berikan kepada kakak di depan!"

__ADS_1


Sejauh-jauh hari bella telah mempersiapkan bajunya dan juga bayinya nanti saat akan melahirkan ke rumah sakit tinggal di bawa.tak di sangka melahirkan di rumah.


"baik non"


"Luwis sebenarnya ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu.apa kamu ke......"


"Ayow kita kerumah sakit segera"salden yang datang tiba-tiba membuat pembicaraan bella terpotong.


"Baik kak"


"Biar aku yang menggendong bayimu yang satunya?"


"Baiklah.tapi hati-hati"


Bella membawa bayi perempuan sedangkan luwis membawa bayi laki-laki.Salden memperhatikan mereka berdua takut-takut nanti ada yang salah.Bella yang sekarang berbeda bella yang saat dia pertama kali menemukannya bella yang saat ini lebih tegar dan kuat.


Akhirnya mereka berjalan menuju mobil.


"kak mana mobilnya"bella yang merasa berbeda dengan mobilnya.


"Tak mungkinkan aku membawa kalian dengan truk.aku sengaja pinjam untuk kita ke rumah sakit nanti kalau sudah selesai aku kembalikan"


"Sudah ayow masuk"


Salden duduk di depan sebagai pengemudi sedangkan di bangku depan ada luwis sedangkan di bangku penumpang ada bella dengan ke 2 bayi kembarnya.


"Kau bisa bella"


"Tentu kakak aku bisa.jangan hawatirkan diriku"senyum lebar mengembang di bibir bella.


Mobil pun berjalan menuju rumah sakit.Bella merasakan familiar dengan mobil ini"Apakah benar baru pertama aku menaiki mobil seperti ini tapi rasanya aku sudah pernah"bella yang berbicara dengan dirinya sendiri.


"Bella bayi kamu akan kamu kasih nama siapa"


Jantung luwis berdetak kencang saat mendengar pertanyaan salden kepada bella.

__ADS_1


"Nanti saja kak lagi pula aku masih bingung nama belakang anakku mau aku kasih siapa.karna bella ngak ingat siapa nama papanya"bella yang mengingat itu menjadi sedih dan murung


"Jangan sedih kasihankan bayi kamu nanti mereka ikut sedih.Siapa pun nama bayi kamu itu pasti yang terbaik dan doa setiap orang tua"


"bener katamu luwis aku setuju"salden memperlihatkan senyumnya.


Bella yang mendengar kata-kata luwis menjadi tenang.Apa benar luwis tau sesuatu tentang aku kalau tidak salah dia tadi bilang apa yaaa sebelum aku mengusirnya.


"oooooeeeeehhhhh"bayi laki-laki bella menangis mungkin dia haus


"uuuuussshhh kenapa kamu sayang.uuuusssshhhh sayang cup....cup.....cup......diam yaaa


"Gimana kalau aku yang menggendong.salden bisa kah kau berhentikan mobilnya"


Mobil pun berhenti luwis pun berganti tempat duduk yang tadinya didepan sekarang di belakang.


"Awas hati-hati"bella memberikan bayinya secara hati-hati.


"ooooeeeehhhhhh"disusul bayi perempuan yang juga menangis


"uuuusssshhhh kamu kenapa sayang.oooooeeeehhhhh cup....cup.....cup sayang"


"kamu kenapa sayang jangan rewel yaaa nanti mama kamu bingung"luwis sambil menyentuh bayi perempuan itu.


"eeehhhh kog diem.makasi ya luwis.bayiku semuanya diem"


Luwis yang hanya tersenyum lebar.


.....................................................................


**buat para reader saya ucapkan banyak terimakasi atas comen dan like serta sarannya dan juga bintangnya.


jika ada kesamaan cerita tempat tokoh itu hanya pemanis saja


maaf ya gan jika ada tipu-tipu.

__ADS_1


#APA SALAHKU HINGGA BERTEMU MAFIA****#


__ADS_2