
para ketua hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan mereka bertiga dan hanya menggelengkan kepala secara perlahan.
" terima - kasih tuan muda " ucap mereka senang bahagia.
chulun " ketua che , apa kau sudah mengumpulkan informasi yang aku pinta ".
" sudah , tuan muda chu " ucap ketua chemenkuy.
kemudian ketua chemenkuy menyerahkan beberapa gulungan yang berisi informasi segala kekuatan yang berada di kota lu termasuk kekuatan keluarga che sendiri.
chulun mengambil semua gulungan tersebut dan memasukkanya ke dalam cincin ruang miliknya tanpa harus di baca terlebih dahulu.
perbincangan mereka terus berlanjut selama satu jam , kemudian ketua ke tujuh chedeng celetuk membisikkan perkataanya secara pelan - pelan kepada ketua ketiga chemenkuy.
" ketua , apa kita harus memberitahu tuan muda chu " ucap ketua ke tujuh chedeng sangat pelan berbisik.
ketua chemenkuy hanya diem saja akan tetapi tak bisa di pungkiri tubuhnya bergetar , takut membuat kesalahan atas perkataannya.
chulun melihat gelagat ketua chemenkuy yang tak jelas merasa penasaran , ingin mendengar apa yang mereka bicarakan.
__ADS_1
chulun " ketua che , apa kau menyembunyikan sesuatu dariku ".
ketua chemenkuy menjawab dengan tubuhnya gemetar " tidak , tuan muda chu , aku tak berani menyembunyikan sesuatu darimu ".
chulun " jadi , apa masalahmu mungkin aku bisa membantumu ".
ketua chemenkuy tak menjawab perkataan chulun dan hanya diem kosong dengan tubuh semakin bergetar.
chulun " cepat katakan jangan membuatku penasaran ".
" maaf sebelumnya tuan muda chu , tapi tuan muda harus berjanji untuk tidak membunuh kami " ucap ketua ketiga chemenkuy.
chulun langsung mencekik leher ketua ketiga chemenkuy sambil berucap " maksud perkataanmu apa , cepat katakan ".
dengan gelagapan chemenkuy berusaha melepaskan cekikkan dari tangan chulun akan tetapi berusaha sekuat apapun ketua ketiga chemenkuy tidak bisa melepasakan jeratan tangan di lehernya.
" tu... tuan muda , lepaskan dulu tangan tuan muda , aku tak bisa bernafas " ucap ketua chemenkuy.
chulun yang tak menyadari bahwa dirinya sudah mencekik leher ketua ketiga chemenkuy kemudian melepaskannya lalu berkata "maaf " aku tak bermaksud untuk melukai anda ketua.
__ADS_1
chemenkuy kembali bernafas setelah terlepas dari jeratan tangan chulun kemudian ia menjawab " tidak apa - apa tuan muda ".
kemudian ketua ketiga chemenkuy menceritakan perihal kejadian yang ia ketahui , ketua ketiga chemenkuy bercerita tanpa henti dan chulun mendengarkan dengan seksama.
30 menit kemudian.
chulun " benarkah apa yang kau ucapkan ".
" benar tuan muda , kuda putih kepunyaan tuan muda tadinya berada di kediaman keluarga che akan tetapi sekarang sudah tidak berada di sana lagi " ucap ketua ketiga chemenkuy dan di iyakan oleh seluruh anggota keluarga che yang hadir.
chulun " aku akan memastikan kebenaran perkataanmu ketua che , tunggu di sini aku akan memeriksa kuda putihku ".
kemudian chulun berdiri dan bergegas ke gerbang kota lu mengecek keadaan kuda putihnya apakah benar sudah tidak ada di tempatnya.
setelah di tinggal pergi oleh chulun suasana di penginapan makin menegangkan , ketua ketiga chemenkuy makin gelisah dirinya selalu mondar mandir dari meja satu ke meja yang lain.
ketua ke sembilan yang seorang wanita kira - kira berusia sekitar 50 tahun berusaha untuk menenangkan kegelisahan ketua ketiga.
" ketua ketiga , sebaiknya ketua duduklah dengan tenang , jangan bertingkah seperti anak kecil yang sedang di marahi ibunya " ucap ketua kesembilan chexia.
__ADS_1