Artifact Soul The System

Artifact Soul The System
sebuah janji


__ADS_3

kepala desa xiao langsung mengeluarkan sebuah buku dari dalam jubah bajunya dan menyerahkan buku tersebut kepada chulun , chulun menerima pemberian dari kepala desa lalu membuka buku tersebut yang berjudul seni bayangan tingkat pertama.


xiao luan " kitab ini adalah kitab peninggalan leluhur saya , kitab ini di turunkan dari generasi ke generasi dan konon katanya siapa pun orang yang bisa menguasai kitab ini orang itu akan menguasai seluruh daratan dimna saja ".


chulun membuka buku tersebut dengan raut wajah yang aneh " hah,,,,!!! seni bayangan tingkat pertama ".


zhuyu " apa " tehnik seni bayangan tingkat pertama.


qian ling " seni bayangan tingkat pertama , apakah tehnik itu hebat ".


chulun " pak tua xiao , ambillah buku ini kembali dan aku tidak tertarik sedikutpun dengan buku tersebut ".


xiao luan dengan raut wajah yang murung " apa ".


zhuyu " tuan , kenapa tidak mengambil dan mempelajari kitab itu ".


chulun " namamu zhuyu kan ".


zhuyu " benar tuan ".


chulun " haish...!!! jangan panggil aku dengan sebutan tuan , panggil saja namaku chulun atau saudara chu atau adik chu , karena usiaku masih 12 th lewat 9 bulan , mungkin usiamu di atasku saat ini ".


zhuyu " tapi tuan ".


chulu " tak ada tapi dan tapi ".


zhuyu " jika tuan bermaksud begitu , panggil saja namaku zhuer ".


chulun " heh,,,,!!! dasar gadis yang aneh ".


qian ling " kepala desa , kenapa tidak mengajarkan kepadaku saja , jika kitab itu memang hebat , jika aku sudah menjadi orang hebat , aku berjanji akan melindungi penduduk desa daun selatan ini ".

__ADS_1


kepala desa terus berpikir mengenai imbalan apa yang harus di berikan untuk bisa membantunya , chulun kembali mengalihkan pandangannya ke kepala desa xiao , chulun tak mau membahas perkataan kedua gadis tersebut.


sebenarnya chulun tak mau menerima imbalan apapun , chulun siap menolong jika itu menyangkut nyawa para penduduk desa daun selatan , chulun hanya menguji kepala desa xiao , sampai sejauh mana tanggung jawabnya.


chulun " pak tua xiao , apakah masih ada yang ingin kau berikan padaku sebagai imbalannya ".


xiao luan " maaf tuan muda chu , saya tak mempunyai apa - apa lagi selain kitab peninggalan ini ".


chulun " pak tua xiao , bagaimana dengan ruang harta milikmu ".


xiao luan " itu,,,,!!! saya tak mempunyai banyak harta yang berharga atau langka , jika tuan muda chu ingin memilikinya , tuan muda bisa ambil semua hartaku ".


qian ling " kakak chu , apakah kitab yang di pegang kepala desa xiao memang hebat ".


chulun " gadis kecil , ke sini sebentar ".


" pletak ".


qian ling langsung terkejut saat di jita oleh chulun " aduh ".


qian ling " kakak chu , aku kan cuma bertanya , jika kakak chu tidak mau memberitahuku jagan memukulku ".


chulun " biar aku jelaskan kepadamu gadis kecil , seni bayangan bukanlah sebuah tehnik bertarung , seni bayangan adalah sebuah seni bersembunyi dari dalam bayangan gelap supaya orang tidak bisa melacak keberadaannya ".


qian ling " ohh , begitu ".


chulun " gadis kecil " apa kamu sudah mengerti.


" mengerti ".


qian ling " kepala desa , singkirkan kitab jelek itu dari hadapan kakak chu , itu bukan tehnik bertarung ".

__ADS_1


chulun " haish..!! itu anak gak bisa menjaga kata - katanya ".


xiao luan " tuan muda chu , apakah kata - kata dari tuan muda bisa di percaya kalau kitab ini adalah kitab seni bukan kitab tehnik ".


chulun " pak tua xiao , kau pernah menggunakannya belum , ketika kau sedang bertarung "


xiao luan " tuan muda chu , aku tidak pernah menggunakannya karena belum bisa memahami dari kitab ini ".


chulun " itu bagus , jika kau menggunakan tehnik itu saat bertarung , aku pastikan kau tidak akan bisa menang melawan musuhmu ".


qian ling " kakak chu , ajarkan aku tehnik yang hebat , suatu saat aku bisa bertarung bersamamu kakak ".


chulun langsung memegang kepala qian ling dengan kedua tangannya " kamu ini , otak kepalamu isinya apa sich ".


zhuyu " saudara chu aku juga mau menjadi kuat supaya bisa bertarung bersamamu ".


chulun " haish , kakak beradik sama saja kelakuannya ".


zhuyu memainkan kedua jarinya " anu ".


chulun " lupakan ".


qian ling " kakak sabar yah , masih ada jalan menuju roma ".


.


.


.


.

__ADS_1


.


bersambung


__ADS_2