
chulun " pulanglah , aku tak ingin membunuh kalian karena kekuatan kalian hanya bisa untuk menyangkul tanah ".
phanduk " keparat kau ".
Hhiyyaaattt ,,,,,,,,,,
" mati kau ".
pukulan tinju " kala munyeng ".
chulun " hadeeehhh,,,!!! aku sudah menyuruhmu pulang , tapi sudahlah , jika ingin mati , aku akan mengabulkan keinginanmu , kirimkan salamku kepada raja neraka ".
phanduk " kau lah yang akan mati ".
chulun " buktikan ".
hhiiiyyaaatttt ,,,,,,,,
,,,,,, Dduummm
" tidak mungkin ".
Bang ,,,,,, Bang
,,,,,Dduuaarrrr,,,,,,
" aku tidak mau mati " tolong aku.
,,,,,,, Uwaaaaahhhhhh ,,,,,,,
" akibat tidak bisa menahan pukulan yang di lancarkan chulun , phanduk langsung mati , tubuhnya hancurkan tanpa sisa dan hanya menyisakan tubuh darah yang berterbangan di udara , semua mata tertuju suara ledakan tersebut.
salah satu penduduk desa berbicara sembarangan " tuan muda..!! apakah tuan muda chu sudah mati ".
kepala pemuda tersebut langsung di pukul oleh pak tua sukun , karena berbicara sembarangan " plak " aduh kepalaku ".
sukun berkata " bodoh , apa semudah itu membunuh tuan muda chu , mereka akan menjadi kambing guling karena sudah berani menyinggung tuan muda chu ".
chareg " tidak mungkin ".
chulun " tenang saja , kau juga kebagian yang sama ".
" langkah angin surgawi ".
__ADS_1
chareg " kepara...".
sebelum chareg berkata untuk terakhir kalinya , sebuah tebasan dari sebilah pedang mengenai lehernya , chareg tak bisa melawan karena tak terlihat dan akhirnya chareg ikut mati menyusul temannya yang mati duluan.
,,,,,, SLASH ,,,,,,,,
chareg " rat..!!! ".
kepala chareg langsung terpenggal dan jatuh ke tanah dengan mata melotot , mulut menganga ,
mereka yang masih belum mati mulai ketakutan dengan tubuh yang bergetar , keringat dingin bercucuran di punggung.
chireng " kau,,,!!! kau tidak bisa membunuhku , tuan akan membalas kematianku ".
chulun " berisik , kau mengancamku , susullah temanmu ".
sebuah tebasan bilah pedang hampir mengenai kepala pria chireng dengan sigap chireng menahannya dengan sebilah pedang juga , mereka berdua hanya bertarung sebentar dan akhirnya,
,,,,,trang ,,,,,
aaahhhhh ,,,,,,,
trangk ,,,,, trangk
hiiiiaaatttt ,,,,,,
" mati kau keparat ".
akibat benturan kedua senjata , pisau chireng tak bisa menahannya dan langsung terbelah menjadi dua bagian , pedang chulun tak berhenti dan langsung memenggal leher chireng.
,,,,, uwaaahhh ,,,,,
" aku tidak rela ".
chireng mati dengan kepala yang terputus , phunduk melihat bahwa teman - teman sudah pada mati , tubuhnya gemeteran , tak tahu harus berbicara apa , phunduk mulai berpikir matang dan melihat ada seorang gadis kecil di tengah para penduduk , phunduk langsung melesat menuju qian ling.
phunduk " ikutlah denganku ".
dengan kecepatannya berada di ranah bumi tingkat 5 , phunduk ingin menangkap seorang gadis kecil untuk di jadikan sandera , qian ling mulai ketakutan saat menjadi target penangkapan , walaupun basis kultivasinya masih di ranah penguatan Qi tingkat pertama , qianling dengan gagah menghadapi ,
phunduk " gadis kecil , jangan melawan kalau tidak ingin terluka ".
chulun yang melihat qian ling akan di lukai oleh orang lain di depan matanya , chulun langsung geram dan melesat ke arah qian ling.
__ADS_1
" langkah angin surgawi ".
,,,,,,,, Slash ,,,,,,,,,
secara tiba - tiba , tebasan sebilah pedang langsung memutuskan tangan kanan phunduk dan phunduk berteriak kesakitan akibat tangannya terputus ,
uwaaaahhh,,,,,,,,,,,,
,,,,,,,, uuarrgghh
phunduk " bajingan kau , keparat kau , kau memutuskan tanganku ".
chulun " gadis kecil ,,,!!! kamu tidak apa - apa ".
qian ling " kakak chu , aku tidak apa - apa ".
chulun " baguslah ".
dengan ketakutan yang amat sangat phunduk langsung berbalik arah melarikan diri dari tempat tersebut dan tiba - tiba sebuah bilah pedang melesat mengenai punggung phunduk sampai tembus ke jantung sebelah kiri.
arrghhhhh ,,,,,,,,
" aku tidak rela mati ".
chulun " susullah teman - temanmu yang sudah pergi duluan ".
phunduk langsung mati , tubuhnya tergeletak di tanah dengan kematian yang sangat singkat , phunduk telah salah harus menyinggung orang hebat.
chulun " kalian tidak apa - apa ".
para penduduk menjawab " tuan muda chu , kami baik - baik saja ".
.
.
.
.
.
bersambung
__ADS_1