
chulun berpura - pura menyerang ketua pertama lanthong dengan se rangan energi Qi pedang dan setangan tersebut membuat keretakan formasi makin membesar. ketua pertama lanthong bergumam dal lam hatinya " sekali lagi , formasi itu akan hancur " alu harus menca ri cara supaya dia melancarkan serangan.
,,, swhuuusshh ,,,,
bomm ,,,, bomm
chulun " tua bangka " hebat juga kau bisa menghindar dari serangan pedangku.
ketua pertama lanthong " serangan lemah seperti itu mau membu nuhku " butuh 1000 th kau belajar tehnik pedang.
chulun " tua bangka , kau ingin manguji kesabaranku " baiklah , akanku berikan padamu.
ketua pertama lanthong " hey bocah , cepatlah " aku tidak sabar.
chulun " cih !!! dasar orangtua bodoh " dikira aku tak tahu trikmu.
tehnik pedang " rasi bintang ilahi " capricorn.
" tiga tebasan shura ".
swhuuusshh ,,,, swhuuusshh
,,,,, swhuuusshh ,,,,,
ketua pertama lanthong " datang kepadaku " aku bisa bebas jika for masi itu hancur.
__ADS_1
tebasan pertama shura langsung beradu dengan pertahanan energi Qi , dengan senyum mencibir tetua pertama berkata " inikah serang anmu " sangat lemah. dan tiba - tiba serangan energi Qi pedang ke dua datang meningkatkan daya serangan pertama. tetua pertama lanthong sampai terkejut.
niat untuk melarikan diri dari kediaman keluarga lan harus pupus , ia sekuat tenaga menahan serangan kedua energi Qi pedang dan tak lama kemudian serangan ketiga datang lagi. energinya sangat padat dan terasa menyesakkan , detak jantungnya berdetak tak beraturan
bomm ,,, bomm
heeyyyaaaa ,,,,
" aku tak mungkin bisa kalah dari anak kecil ".
,,,, bomm ,,,
uwaaaahhh.
chulun " ada pesan terakhir untukmu " katakanlah.
ketua pertama lanthong " ka , kau tak bisa membunuhku " jika aku mati pemimpin serikat pemburu tikus hitam dan serikat aula harta nyingnying akan memburumu dan membunuh seluruh keluargamu.
chulun " itukah pesan terakhirmu " sudah mau mati masih saja mengancam , dasar bodoh.
" tidaaaakkk " ampuni aku.
" lepaskan aku " aku tidak mau mati.
,,,, slash ,,,,,
__ADS_1
Bletak ,,,,,
bilah pedang kekosongan ketajamannya tak di ragukan lagi , sece pat kilat mampu memenggal kepala tetua pertama lanthong dan dia mati dengan mata melotot , mulut menganga. sebuah akhir rencana pelarian yang gagal total , dikiranya akan berhasil meloloskan diri " mungkinkah ini sebuah takdir " yang tak bisa di cegah oleh siapapun
chulun " tunggu apa lagi " aku yang maju atau kalian bertiga yang ak an mati.
tiba - tiba mereka bertiga bersujud di hadapan chulun untuk memo hon ampunan atas kehilafannya , mereka takut juga akan mati tapi mulutnya kalau berbicara seperti tak kenal kematian.bagaikan orang hebat dan kuat , hidupnya tak bisa di sentuh oleh siapapun.
patriark lanrulong " ampuni kami tuan " kami takkan mengulanginya lagi , janji.
,,,, bugh ,,,,
uarghh
chulun " bangun dan jangan merasa lemah di depanku " bertarung sampai mati denganku.
lanxiu " tuan , ampuni kami " suamiku tak berani.
chulun " kau " siapa namamu?.
tetua kedua lanchong " tuan , nama hamba adalah lanchong " ham ba sebagai tetua kedua dalam keluarga lan.
chulun " apakah kau mengingat perkataanku saat pertama kali " jika kau mengingatnya akan ku lepaskan.
tetua kedua lanchong " tahu tuan , kalau tidak salah begini " jangan sesali dengan keputusan yang telah di buat dan jangan memohon ampunan karena takkan pernah ada yang mengampuni , kematian adalah bentuk dari pengampunan.
__ADS_1