Artifact Soul The System

Artifact Soul The System
desa daun selatan


__ADS_3

setelah semuanya selesai atas apa yang chulun lakukan , chulun segera meninggalkan tempat tersebut menuju desa yang ia lihat.


1 km kemudian ..............


tepat di sebuah gerbang desa yang tidak ada gerbangnya chulun berhenti sejenak , menatap sekeliling desa tersebut , chulun terus menatap keadaan desa itu , kondisinya sangat memperihatinkan.


chulun " ini desa apa kuburan yah , sepi amat ".


chulun berjalan masuk ke dalam desa tanpa ada rasa bersalah atau pun rasa berdosa , ketika chulun membunuh kadal tanah tingkat 8 yang menjaga wilayah tersebut , sebenarnya kadal tanah tersebut adalah pelindung dan sekaligus pemangsa desa mereka.


chulun berjalan masuk kedalam desa bermaksud ingin bertanya kepada penduduk desa ini , tetapi tidak ada satu pun batang hidung manusia yang ada , chulun berjalan sambil melihat kanan dan kiri semua pintu tertutup rapat.


chulun " aneh , ada apa dengan desa ini seperti kuburan saja ".


tak lama chulun melihat seorang wanita tua dengan anaknya , chulun bergegas mendekati wanita tua tersebut , maksudnya ingin bertanya kepada wanita tua tersebut.


chulun " mohon maaf ibu ".


wanita tua tersebut melihat beradaan chulun dengan panik dan gemetar di sekujur tubuhnya , melihat anak muda di depannya bertanya , dengan cepat wanita tua itu menarik anaknya langsung masuk dan menutup pintu dengan sangat rapat.


,,,,,,, brugk ,,,,,,,,


bunyi suara tutupan pintu yang sangat keras membuat chulun begitu kaget , kemudian chulun bertanya - tanya pada dirinya sendiri " aneh , ada apa dengan ibu itu dan kenapa dengan ibu itu , seperti sedang ketakutan , apa tampangku seperti hantu ".


tak lama berselang chulun kembali menemukan seseorang pria tua yang tak jauh dari tempat ia berjalan.


chulun " tunggu , pak tua tunggu sebentar ".


pak tua tersebut langsung bersujud di depan chulun " ampuni aku tuan muda , tuan ampuni aku ".


chulun " pak tua ada apa dengan mu ".


pak tua tersebut tidak menjawab perkataan chulun , dengan sekujur tubuhnya gemeteran pak tua itu tetap bersujud tak berani melihat atau mendongkapkan kepalanya kepada chulun dan tiba - tiba terdengar suara yang sangat jelas memanggil chulun ,


" anak muda apa yang sedang kau lakukan di tempat ini " ucap suara yang tak di kenal tersebut.


chulun " siapa , tunjukkan dirimu ".

__ADS_1


hais...!!! " anak muda aku di sebelah kirimu dan tak jauh darimu " ucap seseorang dengan suara lebih tua.


chulun " ohh , kukira anda adalah hantu pak tua ".


chulun bergegas menuju ke arah suara tersebut , tepatnya di depan sebuah rumah besar tapi tak begitu besar dan bertemu dengan sosok pria tua di depan gerbang rumahnya.


chulun " orang tua , apa tadi itu suaramu ".


" benar sekali , itu adalah suaraku , masuklah ke rumah gubukku dan mari kita bicara di dalam saja " ucap pria tua tersebut.


di dalam rumah pria tua itu terdapat ornamen - ornamen kayu sederhana , chulun di persilahkan duduk dan di suguhkan teh , kemudian orang tua itu memperkenalkan dirinya.


" silahkan di minum tehnya anak muda , maaf , hanya ini yang bisa aku lakukan , perkenalkan aku adalah kepala desa di sini dan ada keperluan apa tuan muda datang kemari " ucap pria tersebut.


chulun " perkenalkan namaku adalah chu qian lun biasa di panggil chulun , aku ke sini hanyalah bersinggah saja dan ingin menikmati betapa nikmatnya hidup.


" ohh begitu ".


chulun " kalau boleh aku tahu nama anda siapa ".


" namaku adalah xiao luan teng ".


xiao luan menutupi rasa ketakutannya " ahh , ituhanya perasaan dari tuan muda saja ".


chulun " benar pak tua xiao , ketika aku memasuki desa ini , aku bertemu dengan wanita tua bersama anaknyan, ketika aku bertanya wanita tua tersebut langsung masuk kedalam membawa anaknya ".


xiao luan " tuan muda , nanti aku akan menyelidikinya ".


chulun " pak tua xiao , apa nama desa ini ".


xiao luan " nama desa ini adalah desa daun selatan ".


ketika chulun sedang berbincang - bincang dengan kepala desa daun selatan , terdengar suara - suara teriakan dari penduduk desa daun selatan dan mengundang sebuah keributan , mereka dengan sangat lantang berkata " kepala desa cepat usir saja anak muda itu " suara tersebut di ikuti suara lain. semua saling kompak berkata " iya usir , usir saja dia dari desa daun selatan , usir dia , dia sudah membuat kesalahan besar.


usir ,,,,,, usir


,,,,,, usir dia ,,,,,,,

__ADS_1


" dia telah membunuh pelindung desa kita , cepat usir dia dari sini ".


suara teriakan para penduduk secara serentak di kumandangkan oleh orang - orang desa daun selatan , membuat pusing kepala desa di saat mendengarkan teriakan dari luar , kepala desa segera menghampiri para penduduk desa daun selatan dan chulun pun ikut bersama kepala desa.


xiao luan " tenang , tenangkan diri kalian semua ".


salah satu dengan lantang bersuara " kepala desa , kami tidak bisa tenang jika anak itu masih di sini , cepat usir dia atau kami sendiri yang akan mengusirnya , walaupun harus membunuhnya ".


ternyata suara yang lantang tersebut hanyalah seorang preman desa yang suka berbuat onar , basis kultivasinya berada di ranah penguatan Qi tingkat 3.


xiao luan " kau pertus , apa maksudmu , apa kau sudah merasa kuat mau membunuhnya , apa kau mampu melakukannya ".


pertus berusaha memprovokasi " aku tak mampu , tapi dengan seluruh penduduk desa melawannya pasti bisa membunuh dia ".


ketika terjadi sebuah perdebatan panjang , terdengar suara ledakan demi ledakan dari depan gerbang desa , dan teriakan tersebut sebagian dari penduduk desa daun selatan sendiri.


toloooooong ,,,,,,,,,,,


aarrrghh ,,,,, aaaaarrrhhh


toloooong ,,,,,,,,,,


" tolong jangan bunuh aku ".


aaaaaaahhhhhhkkkk ,,,,,,,,,


" kepala desa , tolong kami ".


aaaaaaahhhhhkkkkkk ,,,,,,,,,


.


.


.


.

__ADS_1


.


bersambung


__ADS_2