
setelah semuanya selesai atas apa yang chulun lakukan , chulun segera meninggalkan tempat tersebut menuju desa yang ia lihat.
1 km kemudian ..............
tepat di sebuah gerbang desa yang tidak ada gerbangnya chulun berhenti sejenak , menatap sekeliling desa tersebut , chulun terus menatap keadaan desa itu , kondisinya sangat memperihatinkan.
chulun " ini desa apa kuburan yah , sepi amat ".
chulun berjalan masuk ke dalam desa tanpa ada rasa bersalah atau pun rasa berdosa , ketika chulun membunuh kadal tanah tingkat 8 yang menjaga wilayah tersebut , sebenarnya kadal tanah tersebut adalah pelindung dan sekaligus pemangsa desa mereka.
chulun berjalan masuk kedalam desa bermaksud ingin bertanya kepada penduduk desa ini , tetapi tidak ada satu pun batang hidung manusia yang ada , chulun berjalan sambil melihat kanan dan kiri semua pintu tertutup rapat.
chulun " aneh , ada apa dengan desa ini seperti kuburan saja ".
tak lama chulun melihat seorang wanita tua dengan anaknya , chulun bergegas mendekati wanita tua tersebut , maksudnya ingin bertanya kepada wanita tua tersebut.
chulun " mohon maaf ibu ".
wanita tua tersebut melihat beradaan chulun dengan panik dan gemetar di sekujur tubuhnya , melihat anak muda di depannya bertanya , dengan cepat wanita tua itu menarik anaknya langsung masuk dan menutup pintu dengan sangat rapat.
,,,,,,, brugk ,,,,,,,,
bunyi suara tutupan pintu yang sangat keras membuat chulun begitu kaget , kemudian chulun bertanya - tanya pada dirinya sendiri " aneh , ada apa dengan ibu itu dan kenapa dengan ibu itu , seperti sedang ketakutan , apa tampangku seperti hantu ".
tak lama berselang chulun kembali menemukan seseorang pria tua yang tak jauh dari tempat ia berjalan.
chulun " tunggu , pak tua tunggu sebentar ".
pak tua tersebut langsung bersujud di depan chulun " ampuni aku tuan muda , tuan ampuni aku ".
chulun " pak tua ada apa dengan mu ".
pak tua tersebut tidak menjawab perkataan chulun , dengan sekujur tubuhnya gemeteran pak tua itu tetap bersujud tak berani melihat atau mendongkapkan kepalanya kepada chulun dan tiba - tiba terdengar suara yang sangat jelas memanggil chulun ,
" anak muda apa yang sedang kau lakukan di tempat ini " ucap suara yang tak di kenal tersebut.
chulun " siapa , tunjukkan dirimu ".
__ADS_1
hais...!!! " anak muda aku di sebelah kirimu dan tak jauh darimu " ucap seseorang dengan suara lebih tua.
chulun " ohh , kukira anda adalah hantu pak tua ".
chulun bergegas menuju ke arah suara tersebut , tepatnya di depan sebuah rumah besar tapi tak begitu besar dan bertemu dengan sosok pria tua di depan gerbang rumahnya.
chulun " orang tua , apa tadi itu suaramu ".
" benar sekali , itu adalah suaraku , masuklah ke rumah gubukku dan mari kita bicara di dalam saja " ucap pria tua tersebut.
di dalam rumah pria tua itu terdapat ornamen - ornamen kayu sederhana , chulun di persilahkan duduk dan di suguhkan teh , kemudian orang tua itu memperkenalkan dirinya.
" silahkan di minum tehnya anak muda , maaf , hanya ini yang bisa aku lakukan , perkenalkan aku adalah kepala desa di sini dan ada keperluan apa tuan muda datang kemari " ucap pria tersebut.
chulun " perkenalkan namaku adalah chu qian lun biasa di panggil chulun , aku ke sini hanyalah bersinggah saja dan ingin menikmati betapa nikmatnya hidup.
" ohh begitu ".
chulun " kalau boleh aku tahu nama anda siapa ".
" namaku adalah xiao luan teng ".
xiao luan menutupi rasa ketakutannya " ahh , ituhanya perasaan dari tuan muda saja ".
chulun " benar pak tua xiao , ketika aku memasuki desa ini , aku bertemu dengan wanita tua bersama anaknyan, ketika aku bertanya wanita tua tersebut langsung masuk kedalam membawa anaknya ".
xiao luan " tuan muda , nanti aku akan menyelidikinya ".
chulun " pak tua xiao , apa nama desa ini ".
xiao luan " nama desa ini adalah desa daun selatan ".
ketika chulun sedang berbincang - bincang dengan kepala desa daun selatan , terdengar suara - suara teriakan dari penduduk desa daun selatan dan mengundang sebuah keributan , mereka dengan sangat lantang berkata " kepala desa cepat usir saja anak muda itu " suara tersebut di ikuti suara lain. semua saling kompak berkata " iya usir , usir saja dia dari desa daun selatan , usir dia , dia sudah membuat kesalahan besar.
usir ,,,,,, usir
,,,,,, usir dia ,,,,,,,
__ADS_1
" dia telah membunuh pelindung desa kita , cepat usir dia dari sini ".
suara teriakan para penduduk secara serentak di kumandangkan oleh orang - orang desa daun selatan , membuat pusing kepala desa di saat mendengarkan teriakan dari luar , kepala desa segera menghampiri para penduduk desa daun selatan dan chulun pun ikut bersama kepala desa.
xiao luan " tenang , tenangkan diri kalian semua ".
salah satu dengan lantang bersuara " kepala desa , kami tidak bisa tenang jika anak itu masih di sini , cepat usir dia atau kami sendiri yang akan mengusirnya , walaupun harus membunuhnya ".
ternyata suara yang lantang tersebut hanyalah seorang preman desa yang suka berbuat onar , basis kultivasinya berada di ranah penguatan Qi tingkat 3.
xiao luan " kau pertus , apa maksudmu , apa kau sudah merasa kuat mau membunuhnya , apa kau mampu melakukannya ".
pertus berusaha memprovokasi " aku tak mampu , tapi dengan seluruh penduduk desa melawannya pasti bisa membunuh dia ".
ketika terjadi sebuah perdebatan panjang , terdengar suara ledakan demi ledakan dari depan gerbang desa , dan teriakan tersebut sebagian dari penduduk desa daun selatan sendiri.
toloooooong ,,,,,,,,,,,
aarrrghh ,,,,, aaaaarrrhhh
toloooong ,,,,,,,,,,
" tolong jangan bunuh aku ".
aaaaaaahhhhhhkkkk ,,,,,,,,,
" kepala desa , tolong kami ".
aaaaaaahhhhhkkkkkk ,,,,,,,,,
.
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung