Artifact Soul The System

Artifact Soul The System
kematian leluhur che


__ADS_3

chulun " niat pedang ".


" rasi bintang ilahi " taurus.


" amukan banteng emas ".


dengan sikap berdiri tegak sambil mengangkat pedang kekosongan ke atas kepalanya , chulun mengeluarkan niat pedang taurus yaitu amukan banteng emas , esensi energi Qi mulai teraliri dalam pedang kekosongan , membentuk seekor banteng emas besar setinggi lima meteran , sampai menciptakan kilatan - kilatan cahaya energi Qi berwarna emas.


,,,,, Bomm ,,,,,,


bomm ,,,,, bomm


duaarrrr ,,,,,,,,,


duarr ,,,,,, duarrr


terjadi sebuah benturan energi keduanya , antara energi amukan banteng emas melawan energi kalelawar hitam , leluhur chelinguk meningkatkan energinya sampai diluar batas kemampuannya dan pada akhirnya.


,,,,,, duaarrrr


duarrr ,,,,,, duarrr


" tidak mungkin "


uuwaarghh ,,,,,,,,

__ADS_1


leluhur chelinguk harus kalah untuk ketiga kalinya , akibat tak bisa menahan energi Qi dati chulun , tubuh leluhur chelinguk terpental jatuh terbaring karena kehabisan energi Qi miliknya dan tubuhnya terluka sangat parah , jika di sembuhkan akan memakan waktu selama sepuluh tahun.


" langkah angin surgawi "


tehnik pedang " rasi bintang ilahi " orion.


" pedang pemburu dewa ".


ketua chemen beserta yang lain sangat terkejut saat melihat leluhur chelinguk terbaring di tanah akibat kekalahannya dan sangat lebih terkejut lagi ketika melihat chulun tidak berada di tempatnya seperti menghilang begitu saja di telan bumi , tiba - tiba.


,,,, slash ,,,,,


slash ,,,,,, slash


chulun sudah berada di depan leluhur chelinguk dan menebas leher beserta tubuh leluhur , leluhur chelinguk langsung mati begitu saja tanpa sepatah kata sedikitpun , sebuah hiburan yang begitu kejam tanpa memberi kesempatan bebas lawannya.


chulun " sangat bagus untuk sekelas leluhur keluarga ".


[tring...... " selamat " berhasil membunuh ranah roh beladiri , poin 500.


ketua chemen beserta putra dan anggota yang lainnya , segera menghampiri chulun dan menyapa hormat , mereka tak tahu harus berkata apa kepada chulun , didalam hatinya hanya ada rasa kekaguman melihat seorang pemuda bisa menghabisi satu keluarga dengan mudah , kalau mereka yang melakukannya mungkin saja kematianlah yang datang.


ketua chemen " salam tuan muda ".


" salam tuan muda ".

__ADS_1


" salam tuan muda ".


chulun " salam ".


ketua chemen " tuan muda , terima kasih atas bantuannya ".


chulun " sama - sama ketua dan tak perlu formal kepadaku ".


ketua chemen " tuan muda , maafkan saya kerena tidak bisa mempertahankan kuda putih milik tuan muda ".


chulun " ketua chemen , tidak masalah dan selanjutnya aku serahkan masalah keluarga ini kepadamu , aku akan mengejar salah satu tikus yang kabur , mungkin dia sudah balik kandang ".


ketua chemen " baik tuan muda , serahkan pada kami , kamiakan mengurusnya ".


chulun " terima kasih ".


chulun langsung menghilang begitu saja di hadapan ketua chemen beserta anggota keluarga che yang lain , sebenarnya chulun tidak menghilang hanya saja gerakan langkah kakinya sangat cepat sampai tak bisa di lihat oleh mata mereka semua.


aula harta nyingnying......


ketua curut satu datang ke depan aula sambil menahan luka dalam di tubuhnya , dia di datangi oleh dua orang prajurit penjaga pintu aula harta dan memberi salam hormat sambil berlutut sebelah kaki.


prajurit " salam hormat ketua ".


ketua curut satu " salammu aku terima , jaga tempat ini dan jangan biarkan orang lain masuk tanpa seizinku , jika melawan , bunuh saja orang itu ".

__ADS_1


prajurit " baik ketua ".


ketua curut satu " kumpulkan semua orang - orangmu untuk menjaga pintu aula ini ".


__ADS_2