
chekoy aku sudah lama membencimu , di dalam keluarga che tak ada manusia lemah selain dirimu selalu saja di berikan sumberdaya yang berlimpah " ucap pemuda tersebut.
" mati saja kau manusia lemah ".
sabetan sebilah pedang menyilang ke arah leher chekoy , ia dengan sigap menghindari alur pedang tersebut yang mengarah kedirinya dan membalas dengan sabetan pedang juga.
Trang ,,,,,,,,,
,,,,,, ssshhhhttt
trang ,,,,,,, trang
benturan demi benturan pedang bersahutan saling mewarnai dalam pertempuran antar keluarga che , termasuk yang sedang terjadi di dalam aula , ketua ketiga , ketua ketujuh dan ketua kesembilan bertarung dengan ketua kedua dan ketua keempat.
basis kultivasi mereka sudah berada di ranah langit , ketua kedua cheleng yang tertinggi di antara ke empat ketua , yang paling rendah basis kultivasinya adalah ketua ke empat , dia hanya berada di ranah langit tingkat tiga.
berbeda dengan ketua ketiga , ketua ketujuh dan ketua kesembilan , basis kultivasinya sama yaitu ranah langit tingkat empat.
dua orang ketua versus dengan tiga orang ketua , mereka bertarung menggunakan energi Qi dan bela dirinya , pertarungan mereka menghancurkan tempat di sekitarnya.
" chemen kau menyembunyikan basis kultivasimu begitu rapih sehingga aku tak tahu sama sekali " ucap ketua kedua cheleng.
__ADS_1
ketua ketiga chemenkuy hanya tersenyum di saat ketua kedua cheleng mengetahui basis kultivasinya , ia pun balik menjawab " apa urusanmu ketua kedua , apa aku tak boleh meningkatkan ranah kultivasiku ".
" katakan , bagaimana cara kau meningkatkan kultivasimu mungkin aku akan membiarkanmu tetap hidup " ucap ketua kedua cheleng.
ketua ketiga tertawa lepas " hahaha.... !!! apa kau ingin mengetahui cara aku berkultivasi ketua kedua ".
" benar , cepat katakan bagaimana caranya " ucap ketua kedua.
ketua ketiga kembali menjawab pertanyaan ketua kedua " akan ku beritahu caraku berkultivasi saat kau sudah mati ketua kedua ".
" keparat , kau mencoba mempermainkanku , akan ku perlihatkan kau bagaimana kekuatan sesungguhnya " ucap ketua kedua.
tehnik tinju " cheleng babi ".
" mati saja kau bangsat ".
ketua ketiga tak tinggal diam saat pukulan tinju energi Qi mengarah kepada dirinya , ia pun mengeluarkan jurus pukulan tinju.
tehnik tinju " membelah lautan ".
hiiiyyyaaaattt ,,,,,,,,,
__ADS_1
" mati ".
,,,,,,,,, Bomm
Bomm ,,,,,,, bommm
benturan energi Qi dari jurus tinjuan di antara kedua ketua saling membentur , warna - warni energi terpancarkan ke seluruh ruangan aula , kedua ketua saling bertarung mengeluarkan energi Qi mereka masing - masing.
di karenakan ketua ketiga basis kultivasinya hanya ranah langit tingkat empat , iapun tak bisa menahan energi Qi yang di keluarkan oleh ketua kedua cheleng.
ketua ketiga chemen tubuhnya tetpental jauh menabrak dingding aula sampai keluar dari aula tersebut jatuh ke halaman aula tempat dimana para anggota yang lain sedang bertempur.
" ayah " ucap putranya ketua ketiga chekoy.
chekoy bergegas menuju ayahnya yaitu ketua ketiga chemen , akan tetapi langkah kakinya di stop oleh teriakan suara dari ayahnya yaitu ketua ketiga yang sedang menahan luka.
" berhenti , jangan kesini " ucap ketua ketiga chemenkuy.
chekoy sebagai putra ketua ketiga chemenkuy tak menghiraukan perkataan dari ayahnya tersebut , ia tetap melangkah jalan menuju ayahnya yang sedang terluka , akan tetapi chekoy di hadang tiga orang anggota keluarga che pendukung tuan muda che lamitan.
" tetaplah di tempatmu sampah " ucap pemuda tersebut.
__ADS_1
chekoy menghiraukan perkataan mereka bertiga , ia tetap menuju ayahnya sambil memegang sebilah pedang di tangannya.
" berhenti , jika kau tak ingin mati ".