Artifact Soul The System

Artifact Soul The System
lima orang ranah langit


__ADS_3

[tring........... " selamat " berhasil membunuh ranah bumi tingkat , poin 2.500.


Chulun " kalian semua , tunggulah disini dan saling jaga satu sama lain karena musuh masih ada , jangan pernah meninggalkan tempat ini , aku akan segera kembali jika keadaan desa sudah normal ".


orang tua yang bernama sukun berkata " Baik tuan muda chu , kami akan menjaga tempat ini dengan nyawa ".


qian ling , kakak chu , jangan pergi , aku takut ".


Chulun " gadis kecil , jangan khawatir , kakak akan melindungi mu dan tetaplah disini bersama yang lain , kakak berjanji akan kembali jika keadaan di desa sudah selesai ".


qian ling " kakak chu , siapa sebenarnya mereka ".


Chulun " kakak tidak tahu dan tetaplah disini , ciel , bantu aku untuk pasang formasi pelindung ".


[tring...... " selamat berhasil membeli formasi hexagram pelindung tingkat 5 , waktu pengaktifan berlangsung dua jam , poin di ambil dari poin tukar 5.000 ".


seketika sebuah aray formasi pelindung tingkat lima muncul dan membentengi halaman rumah kepala desa , aray formasi tersebut melindung seluruh bangunan rumah kepala desa , chulun dengan tenang pergi dari tempat tersebut menuju ke depan gerbang desa , menyelesaikan orang – orang berjubah hitam yang mengacau desa daun selatan.


di saat melihat sebuah arah pelindung muncul di hadapan mereka seketika para penduduk desa daun selatan langsung terkejut , mungkin selama hidupnya mereka tidak pernah melihat sebuah kilauan cahaya menyelimuti kediaman kepala desa dan hanya sebagian orang yang mengetahui bahwa itu adalah aray pelindung akan tetapi mereka tidak tahu , di tingkatan berapa aray tersebut.

__ADS_1


Chulun menghilang dari hadapan para penduduk desa daun selatan , sebenarnya ia hanya melangkah dengan kecepatan yang tak bisa dilihat seorang kultivator yang di bawah ranahnya , bisa saja chulun terbang menggunakan esensi energi sayap Qi akan tetapi ia tidak melakukannya , seandainya chulun melakukannya , sudah pasti akan membuat geger desa daun selatan atau mungkin juga daratan selatan tempat ia bermukim.


chulun sudah tiba di depan gerbang desa , terdapat 5 orang pria berjubah hitam , mereka sedang berdiri dengan gagah dan angkuh tanpa ada rasa takut dengan siapapun.


" Patriak , kenapa dengan orang – orang yang kita kirim , satu orang pun tidak ada yang melapor , apa mungkin mereka sudah mati " kata seseorang ketua bertanya kepada patriark.


patriark berkata dengan nada sinis " kau bertanya kepadaku terus aku bertanya kepada siapa.


" patriark , kenapa dengan nadamu " apa kau ingin melawan perkumpulan kami " kata sesorang ketua di balas dengan nada kesal.


patriark tak kalah membalas ucapak ketua " kau bisanya hanya mengancam , jika kau mampu pergi dan selidiki saja sendiri ".


" maaf patriark , seberapa hebat dan kuatnya kitab itu dan seberapa penting kitab itu terhadap ketua serikat aula harta " ucap seorang ketua bawahan patriark.


,,,,,, pletak ,,,,,,,,


" bodoh , jangan kau sebut nama itu jika tidak ingin mati konyol ucap patriark kepada bawahannya.


" sudah hentikan ".

__ADS_1


ketika sedang asik – asiknya mereka berbincang , para pria berjubah hitam melihat kemunculan seseorang pemuda , lebih tepatnya seorang anak kecil di mata mereka dan datang tiba– tiba di hadapan mereka.


Dengan sangat sopan chulun bertanya kepada mereka berlima yang memakai jubah hitam dengan mulut di tutupi masker hitam , hanya terlihat matanya saja.


Chulun " maaf paman , paman sekalian , ada gerangan apa paman – paman datang ke desa kami ".


" Hey. ..!!! bocah sedeng , apa kau bilang , paman " seseorang pria berjubah hitam berkata dengan nada kesal.


.


.


.


.


.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2