Artifact Soul The System

Artifact Soul The System
kekalahan ketua kedua


__ADS_3

ketua ketiga hanya terdiem dan meminum pil pemulihan tersebut , ia tak menggubris perkataan dari ketua kedua yang panjang lebar berbicara kepadanya dan hanya persekian detik ketua ketiga chemenkuy kembali tubuhnya pulih sedia kala.


" dasar semut - semut tak berguna sama sekali " ucap ketua kedua cheleng berkata sinis kepada tiga orang ketua.


" mati saja kalian bertiga ".


tehnik tinju " cheleng babi ".


hiiaaaatttt ,,,,,,,,,


tiga orang ketua bersiap mengeluarkan jurusnya masing - masing dan ketua ketiga kembali menggunakan jurus tinjuannya.


tehnik tinju " membelah lautan ".


hhiiiiyyyaaaatttt ,,,,,,,,,,,,


" jurusmu tak berguna bagiku ketua kedua " ucap ketua kedua cheleng.


Dumm ,,,,,,,,,,,


dummm ,,,,,, dummm


hiasan energi Qi yang di keluarkan mereka berdua mewarnai halaman aula che , semua orang yang berada di bawah ranah langit baik pendukung tuan muda che atau yang mendukung ketua ketiga.


mereka segera menghindari pertarungan antar ranah langit dan membuat penghalang sekuat mungkin , berbeda dengan ketua ketujuh ia mulai menyerang ketua kedua dari arah kiri.


tehnik tinju " membelah bumi ".


hiiiiaaayyyyaattt ,,,,,,,


Dummm ,,,,,,, dummm

__ADS_1


ketua kedua cheleng menggunakan tangan kirinya menahan energi Qi yang di lancarkan oleh ketua ketujuh chedeng , mereka bertiga saling mengadu kekuatan energi Qi.


" kau berani juga melawanku ketua ketujuh " ucap ketua kedua.


" kenapa aku tak berani melawanmu ketua kedua , dari dulu aku ingin sekali menhajar kesombonganmu " kata ketua ketujuh.


haha... !! " dengan kemampuan kalian berdua , sama sekali tak bisa membunuhku " ucap ketua kedua dengan angkuh.


ketua ketiga dan ketua ketujuh meningkatkan kekuatannya menjadi 90℅ untuk bisa mengalahkan ketua kedua.


hiaaatttttt ,,,,,,,,, hhhiiiaaatttt


hahah.... !!! " hanya mengandalkan kekuatan lemah seperti ini bisa mengalahkanku , sungguh bodoh " ucap ketua kedua cheleng.


" jangan lupakan aku ".


tiba - tiba energi Qi berbentuk bulan sabit mengarah dari belakang ketua kedua begitu cepat sehingga ketua kedua cheleng dengan panik membuat penghalang tubuhnya dari energi Qi tersisa.


Dummm ,,,,,,,, dummm


sssrrrrrrr ,,,,,, aaaatcchh


krak ,,,,, kraaakkk ,,,,,,


" aku tak mungkin kalah dari kalian ".


aaaaaaaahhhhhh ,,,,,,,,,,,


ketua kedua mengeluarkan selurih kekuatannya demi menahan serangan dari merka bertiga , tak lama kemudian karena tak sanggup lagi menahan kekuatan energi Qi mereka bertiga.


,,,,,, Boommmm ,,,,,,,,

__ADS_1


Duuuaarrr ,,,,,,,,


tubuh ketua kedua terpental jatuh dengan kondisi yang memperhatinkan , tubuhnya terluka sangat parah sehingga membuat dirinya tak sanggup berdiri lagi.


" ketua kedua " teriak tuan muda che lamitan.


kemudian tuan muda che menghampiri ketua kedua yang sedang terluka parah di tanah , dengan amarah yang tinggi tapi tak bisa ia lakukan tuan muda che memasukkan beberapa pil penyembuhan ke dalam mulut ketua kedua.


seluruh anggota keluarga che pendukung tuan mudanya sangat tercengang saat melihat ketua kedua mereka di kalahkan , mereka semua tak berdaya jika harus melawan tiga ketua yang basis kultivasinya sudah berada di ranah langit.


" kalian berani memberontak , jika ayahku kembali seluruh keluarga kalian akan ku musnahkan " ucap tuan muda che.


ketua ketiga berkata " menyerah atau mati , aku tidak akan membunuh kalian jika kalian menyerah ".


" lebih baik mati daripada aku harus menyerahkan keluarga che pada kalian " ucap tuan muda che dengan lantang.


" lindungi tuan muda che ".


para pendukung tuan muda che yang tersisa berkumpul dan berbaris membuat benteng pertahanan diri berusah melindungi tuan mudanya , mereka berjumlah 246 orang dengan basis kultivasinya rata - rata hanya di ranah penguatan Qi sampai dengan ranah bumi.


.


.


.


.


.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2