
jham bak " jangan sombong kau , karena bisa membunuh anak buahku , kau tidak tahu siapa aku sebenarnya ".
jhambak langsung mengangkat tangannya memerintahkan semua bawahannya untuk menyerang , sisa bawahannya yang berjumlah 26 orang langsung melesat maju mnyerang ke depan , melancarkan serangan membabi buta ke arah chulun.
hiiiiaaaattt ,,,,,,
" mati saja kau ".
hiiiaatttt ,,,,,,,,
" mati kau ".
hhhhiiiiiaaattt ,,,,,,,,
" mati ".
suara - suara serangan tersebut menggema ke seluruh para tukang jagal , mereka mengeluarkan bermacam - macam tehnik pukulan tinju dan pedang , untuk segera mengakhiri pertarungan tersebut.
hiyaat ,,,,,,, hhiiiaattt
hiiiyaaatttt ,,,,,,
pukulan tunju " ****** menjilat ".
hiyaaattt,,,,,,,,,
pukulan tusuk " jari tengah ".
hiiiyaatt,,,,,,
tehnik pedang " pengisap bayi ".
hhiiiaaattt ,,,,,,,,,
sshhuuusshhh,,,,,,,,,,
chulun " kalau kalian ingin mati bersama , akan aku kabulkan dan titip pesanku kepada raja neraka , bahwa aku yang kirim kalian ".
" sudah mau mati masih bersikap sombong ".
" mati kau , anak sampah ".
chulun " kalian atau aku yang akan mati ".
tehnik pedang " rasi bintang ilahi " capricorn.
" tiga tebasan shura ".
,,,,,, SHWUUUSSHHH ,,,,,,,,
SHUSSSHH ,,,,, WHUUUSSHH
sebuah esensi energi Qi mulai di aliri ke dalam pedang kekosongan terbentuklah sebuah siluet esensi energi Qi yaitu bulan sabit yang keluar dari pedang Qi kekosongan , tiga tebasan shura itu adalah ,
tebasan untuk menahan serangan lawan , 2. tebasan untuk menyerang lawann , 3. tebasan untuk memotong tubuh lawan menjadi tiga bagian dan esensi energi Qi terus melesat menuju sekumpulan para perampok tukang jagal , tiba - tiba.
__ADS_1
Bumm ,,,,,, Bumm
,,,,,,, Bangk,,,,,,,
dummb ,,,,,,, dumm ,,,,,,,, dumm
,,,,,, Duarrrr ,,,,,,,
" tidak mungkin ".
Uwaaaaahhhhhhh ,,,,,,,,,
aaahhhkkkk ,,,,, aaaarrrhhgg
" aku tidak mau mati ".
,,,,,,,, uuuuaaaaaaahhhh,,,,,,,,,,,,
akibat tak bisa menahan energi Qi yang terpancarkan , seluruh perampok tukang jagal mati dengan tubuh tercabik - cabik , beberapa potongan - potongan tubuh terjatuh dan berserakan di mana - mana.
jham bak " anak muda , aku mengakui kehebatanmu , aku punya penawaran bagus untukmu , berlutut tiga kali di depanku , aku akan mengangkatmu menjadi wakilku dan aku pastikan hidupmu akan makmur kalau bersamaku " bagaimana.
chulun " heh , tua bangka bodoah , idiot , busuk ,bau , aku tidak tertarik sama sekali.
jham bak " kau menolakku , aku sudah memberimu kesempatan bagus tapi kau menolaknya , sudah waktunya kau harus mati di tanganku sekarang ".
jhambak mengacungkan tangannya ke atas bermaksud menyuruh bawahannya menyerang , ditunggu - tunggu tak ada satupun anak buahnya yang menyerang lalu jhambak menoleh ke belakang dan ternyata sudak tidak ada lagi anak buahnya , orang mereka berdua yang tersisa.
jham bak " keparat,,,,!!!kau telah membunuh semua anak buahku , hari ini jika kau tak mati sekarang aku akan memotong alat vitalku sendiri.
Trang ,,,,,,
ssshhheeett ,,,,,,,
Trang ,,,, Trang
shwusshh ,,,, sshwuussh
,,,,,, trang ,,,,,,
jhambak menunduk tubuh sambil menyabet pedangya ke bawah , chulun langsung melompat menghindari sabetan pedang tersebut ,
jhambak kemudian berdiri kembali dan menyabetkan pedangnya dari atas , kembali chulun hanya menahan sabetan pedang tersebut dengan pedang , jhambak menusukkan pedangnya ke kiri , ke kanan , chulun hanya menghindarinya ke samping kiri atau kanan juga.
jham bak " bajingan kau...!!! jangan menghindar , lawan aku jika kau berani atau kau memang lemah ".
chulun " aku kabulkan permintaanmu ".
" langkah angin surgawi ".
" dimana dia ".
tehnik tinju " bintang ilahi " bintang penghancur
dengan langkah angin surgawinya , gerakan chulun secepat kilat , lesatan tubuh chulun tidak bisa di lihat oleh mata dan sudah berada di depan jhambak lalu chulun memukul ke arah perut jhambak dengan sedikit esensi energi Qi.
__ADS_1
BUGH ,,,,,, BUGH
,,,,, Bangh ,,,,,
uwaaahhh ,,,,,,
akibat terkena pukulan tinju , tubuh jhambak langsung terpental jauh sejauh 7 meteran dan jatuh berlutut , di sudut mulutnya jhambak mengeluarkan seteguk darah segar.
jham bret " kakak , kau tidak apa - apa ".
jhambak " aku tidak apa - apa adik ".
jhambret " kakak , mari kita satukan kekuatan kita , aku percaya , anak itu pasti mati ".
chulun " diam kau buduk ".
" langkah angin surgawi ".
tehnik tinju " tangan seribu " seribu tamparan.
lesatan kecepatan langkah chulun sangatlah cepat , tiba - tiba sudah berada di depan muka jhambret dan langsung menamparnya secara bertubi - tubi.
Plakk ,,,,,,
plakk ,,,,,, plakk
,,,,,, plakk ,,,,,,
bunyi suara tamparannya begitu pedas mengenai setiap pipi muka jhambret , ini adalah hal yang paling memalukan selama hidupnya jhambret , tak pernah terjadi kepada dirinya.
chulun " tunggulah...!!! saatnya nanti adalah giliranmu ".
jham bak " aku tak percaya anak itu tidak bisa di kalahkan ".
hiyyyaaatt ,,,,,,,,
,,,,,, swhuuussshhhh ,,,,,,,
sebilah pedang jhambak langsung menuju ke arah chulun dengan sebuah sabetan pedang , chulun hanya menghindari serangan tersebut , membuat jhambak prustrasi.
jham bak " adik , kamu tidak apa - apa ".
jham bret " aku baik - baik saja kakak ,!! seberapa kuat anak itu kak ".
jham bak " adik , aku tidak tahu , karena aku tidak bisa melihat basis kultivasinya dari awal kita datang , mungkin saja dia menutupinya dengan tehnik khusus atau dia mempunyai artefack yang bisa menutupi dan menghilangkan aura kultivasinya ".
chulun " apa kalian berdua sudah selesai diskusinya , jika masih belum , nanti saja di lanjutin di tempat raja neraka ".
jham bak " keparat , keu menyuruhku untuk mati , karena kau sudah meremehkan kekuatanku , akan ku tunjukkan apa itu kekuatan sebenarnya , lihatlah baik - baik kekuatan ini ".
.
.
.
.
__ADS_1
.
bersambung