Assalamualaikum My Love

Assalamualaikum My Love
perasaan gua gak daftar


__ADS_3

Malam pun tiba, setelah sholat Isa Zahira tidak langsung tidur, ia duduk di kursi Deket asrama putri, kebetulan itu sudah mulai sepi, hanya kantin asrama yang rame, mungkin mereka sedang makan, atau mencari udara segar di malam hari


Karna 2 bulan lagi ulangan tengah semester Zahira memutuskan untuk belajar, di luar asrama.


"Assalamualaikum,"Ucap Mba Sifa yang baru saja datang, lalu langsung duduk di samping Zahira


"Waalaikumsalam,"Ucap Zahira masih pokus sama bukunya


"Zahhh......Ko mba di cuekin,"Ucap mba Sifa cemberut, memang Zahira lebih dekat dengan mba Sifa dari pada senior senior yang lainnya, Zahira juga Deket dengan mba Linda si.


"Mba ko malam malam keluar,"Tanya Zahira masih pokus ke bukunya


"Mba gak bisa tidur Zah,"Ucap mba Sifa, Zahira mengagguk


"Kamu lagi baca apa?,"Tanya mba Sifa


"Ini mba buku pelajaran, dua bulan lagi kan Ulangan, jadi harus banyakin belajar," Ucap Zahira, Mba Sifa mengangguk


"Zah....Bukanya besok ada acara yah penyambutan teman temannya Kyai," Tanya mba Sifa, memang besok ada acara seperti menyanyi, siapa yang suaranya bagus akan di angkat menjadi pokalis pesantren


"Hmm.....Denger denger si iya....Mba..., emng nya kenapa," Tanya Zahira


"Ya nggk si, kamu ikutan sana," Ucap Mba Sifa, Zahira menutup bukunya lalu menatap mba Sifa


" Mba nyuruh Zahira ikutan,"Tanya Zahira, mba Sifa mengagguk


"Kamu kan suara nya bagus, siapa tau kan menang, lumayan loh hadiahnya, bisa jadi pokalis Hadroh pesantren juga loh, kan itu keren,"Ucap mba Sifa


"Kalau mba mau jadi pokalis, kenapa gak mba aja,"ucap Zahira, mba Sifa cengengesan


"Itu masalahnya, suara mba Fals," Ucap Mba Sifa, aku memutar bola mata malas


*********


Hari ini adalah perlombaan Menyanyi, bukan nyanyi dangdut, atau lagu galau, tapi lagu islami, yang berbahasa Indonesia.


Semuanya sudah berkumpul di lapangan sekolah, tidak terkecuali, bukan hanya nyanyi namun juga ada yang memegang gitar, piano, dan alat musik lainya, minimal jumblah peserta ada 5 orang, kurang boleh, asal jangan lebih.


Keluarga pak Kyai juga ada di sana lengkap, Para sahabat sahabat nya pak kyai juga banyak yang datang, Para Kyai yang berada di belahan dunia juga ada, pemilik pesantren yang di setiap kota juga hadir


Mba Sifa yang menjadi Pengurus ini, yang menyiapkan semuanya juga di bantu oleh senior senior lainya.


"Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh," Ucap Mba Nurma Senior Pesantren, yang sedang berdiri di atas panggung


"Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,"Ucap mereka semua


"pertama Tama kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah mempertemukan kita di hari ini, di sini saya perwakilan pesantren, ingin mengucapkan terimakasih kepada bapak ibu, yang telah hadir di acara ini, kami akan mempersembahkan Suara para santri yang telah daftar untuk acara ini, dan juga kami akan memberikan hadiah untuk pemenang acara ini, dan juga untuk pokalis yang Penang dalam acara kami akan mengangkatnya menjadi pokalis Hadroh pesantren,"Ucap Mba Nurma


"Ya sudah langsung langsung saja pada intinya,"Ucap mba Nurma


Mba Nurma pun memanggil para peserta satu persatu, di sana juga terpanggil nama Iren And the Genk yang suka membuat ribut, Tak lupa Andrey dan kedua temanya, Dan santri lainya.

__ADS_1


"Bagus banget yah,"Puji Zahira saat, Zahira dan teman temanya duduk di kursi belakang


"Iya bener, adem banget Andrey Nyayinya," Ucap Zulfa


"Uwwwuuuuu Ini si Cool,"Ucap Ghania


"Suara kaya gitu, masih bagus san Abang," Ucap Ziddan sombong


"Cih,"ketiga wanita itu berdecih


"Hahahahahaha rasain Luh,"Ucap Zibbral


"Adek Lacnat,"Ucap Ziddan


"Wah bagus bagus yah suaranya, baik lah sekarang ke peserta terakhir,"Ucap Mba Nurma menggunakan Mik


"Zahira, Zulfa, Sama Hani,"Ucap Mba Nurma, ketiga wanita itu membulatkan mata, setau mereka, mereka tidak mendaftar


"Ra ini kita serius, Perasaan gua gak daftar," Ucap Zulfa


"Aku juga ngga,"Ucap Zahira


"Terus siapa?,"Tanah Zulfa, Zahira menatap mba Sifa yang sedang duduk di kursi di depan Deket panggung yang sedang tersenyum padanya, sekarang ia tau siapa dalangnya


"Mba Sifa ihhhhh,"Ucap Zahira kesel


"Terus ini gimana,"Tanay Zulfa


"Ywdh lah Ra suara Luh gak ancur ancur amat juga kan, gak malu maluin,"Ucap Zulfa


Awas kamu mba, batin Zahira menatap tajam mba Sifa yang ada di depannya


Lalu naik ke atas panggung, semua mata menuju ke mereka bertiga, dengan tatapan menuji, terutama Zahira


Mereka bertiga mengambil Alat musiknya masing masing, Zahira memegang gitar, Zulfa piano, dan dan gendang, Zahira duduk di kursi main gitar sembari bernyanyi


"Saya akan menyanyikan lagu yang berjudul Assalamualaikum Cinta,"Ucap Zahira menggunakan Mik, Zulfa dan Ghania pun mulai memainkan alat musiknya dan juga Zahira


Berhenti... ku... pikirkan....


Merabayan di takdirkan....


terkejut batin ini... tak ku sangkakan...


berlabu.. lah...hati.. ku..


dengan jawabam Istikorohku...


Takan ku.. rasa ragu...


halal kan... engkau....

__ADS_1


Ku bilang..... jangan buat ku berdosa


kau datang bawa cinta dalam doa....


syukur bagaiman lagi tuk ungkapkan bahagia ku.....


kau pilih aku karna maha cinta...


satukan kita dalam cinta dalam indah


takdir kita tlah menyapa


Assalamualaikum Cinta......


Berlabu lah hati ku....


dengan jawaban Istikorohku.....


Takan ku rasa ragu halal kan engkau....


Ku bilang.. jangan buat ku berdosa kau... datang bawa cinta dalam doa...


syukur bagaimana lagi tuk ungkapkan bahagia ku.....


kau pilih aku karna maha cinta....


satukan kita dalam cinta.....


yang indah... takdir kita tlah menyapa assalamualaikum cinta.....


Ahhhhh Ouuuu


Ku bilang jangan buat ku berdosa...


kau datang bawa cinta dalam doa...


syukur bagaimana lagi....


tuk ungkapkan bahagia ku....


Bahagia ku.....


Uuuuuuuu Uuu Uuuu Uuu


satukan kita dalam cinta yang indah


takdir kita tlah menyapa...


assalamualaikum cinta.....


Zahira menyanyi dengan sangat merdu, mereka yang mendengar nya lun terhipnotis mendengar suara Zahira, bernyanyi sangat lembut, namun penuh arti, setelah bernanyi mereka bertepuk tangan sangat meriah, setelah mengucapkan salam, Zahira dan teman temanya turun dari panggung

__ADS_1


__ADS_2