Assalamualaikum My Love

Assalamualaikum My Love
Becandanya Mimma gak lucu


__ADS_3

Sedangkan di sisi lain Zahira berada di asrama putri tempat dulu ia tinggal.


Ia sedang membaca Novel kesukaannya, yang ia tinggal kan di dalam asrama, memang semua barang² Zahira yang berada di asrama tidak di bawa, karna buat apa di bawa orang di rumah sudah di siapkan semua sama Gus Azmi.


Teman temanya Zahira tidak ada yang berbicara mereka asik membaca buku kesukaannya


"Ra Luh baca apa,"Tanya Zulfa yang asik membaca Buku miliknya


"Hmm, Novel,"Ucap Zahira


"Ehhh Luh kenapa dari tadi diem terus," Tanya Zulfa yang sekarang berada di samping Zahira


"Males ngomong,"Ucap Zahira


"Jangan² Luh lagi marahan yah sama suami," Tanya Zulfa


"Dih paan, orang lagi males ngomong," Ucap Zahira kesel


"Siapa tau aja kan, Gus Azmi KDRT yah sama Luh,"Tanya Zulfa kepo


"Udah udah mening, kita ke kebun," Ucap Zahira


"Kamu mau ikut,"Tanya Melin, Zahira menagguk


"Gak boleh Zah, kamu kan sekarang istrinya Gus Azmi," Ucap Fifah


"Terus apa salahnya, udah ayo," Ucap zaira menarik tangan mereka


Mereka ber lima pun menuju kebun.


"Ra, Hani pengen es kirim," Ucap Ghania, Zahira melirik Ghania


"Iya nanti Rara beliin," Ucap Zahira


"Asikk, yang banyak yah,"Ucap Zulfa dan Ghania senang


"Iya iya,"Ucap Zahira


Mereka pun menuju kebun, di kebun sudah banayk yang berkumpul, Zahira dan Fifah kebagian memetik cabai, sedangkan yang lain berada di sawah, tadinya Zahira pengen di sawah namun ini sudah di bagi jadi tidak bisa menolak.


Zahira memetik Cabai bagian selatan, sedangkan Fifah bagian Utara.


"Assalamualaikum Ustazah," Ucap Mba Sifa yang baru datang dari arah belakang, zahiraemutar badanya


"Waalaikumsalam, Ehh Mba Sifa, ada apa Mba?"Ucap Zahira Tersenyum


"Itu ada tamu, soalnya kan belum dapet pengganti kamu,"Ucap Mba Sifa


"Lah aku mau di ganti Mba," Tanya Zahira, mba Sifa mengagguk


"Jangan lah mba, aku gak mau di ganti," Ucap Zahira cemebrut


"Emng kenapa? kamu tuh udah jadi bagian keluarga Dalem juga," Ucap Mba Sifa


"Nggk Mau mba, pokonya gak mau," Ucap Zahira


"Hadehh keras kepala banget, Ywdh bilang aja sono sama Umi," Ucap mba Sifa

__ADS_1


"Ywdh nanti aku bilang sama umi," Ucap Zahira


"Ywdh ayo," Ucap mba Sifa, menarik tangan Zahira, membawanya ke pengurus bakti sosial menyerahkan ember yang berisi Cabai, dan meminta ijin keluar karna ada tamu yang harus di urus


Zahira dan mba Sifa berjalan beriringan menuju ruangan khusus para tamu, sebuk ke ruanagn khusus tamu, mereka berdua ke dapur pesantren mengambil makana dan minuma untuk para tamu.


"Ustazah kamu dapet juara satu loh, pas pentas nyanyi itu," Ucap Mba Sifa


"Mba, Jangan manggil Ustazah lah, panggil Aja kaya biasa, Panggil Dhe... Gitu," Ucap Zahira kesel


"Gak bisa dong, itu sudah aturan pesantren," Ucap mba Sifa


"Mba, Mba kan tau, aku udah anggap mba kaya Kha² ku sendiri, dan sebaliknya mba menanggap ku sebagai Adik mba sendiri kan, masa manggil nya Ustazah si," Ucap Zahira kesel


"Ywdh iya, tapi pas kita lagi berdua aja, pas sama orang banyak, mba ga berani," Ucap Mba Sifa


"Iya iya terserah mba aja," Ucap Zahira


"Owh ya mba lupa, kamu dapet juara nyanyi loh," Ucap mba Sifa


"Bodo ahh mba," Ucap Zahira


"Lah dapet juara kan harusnya seneng," Ucap mba Sifa


"Kan aku gak niat ikutan, mba yang daptarin aku," Ucap Zahira


"Ko kamu tau si Dhe,"Tanya mba Sifa bingung


"Au ah pusing,"Ucap Zahira


Gus Azmi menatap Zahira lalu ia tersenyum, tetapi Zahira masih diam tidak membalas senyuman itu, Gus Azmi merasa kecewa.


"Assalamualaikum,"Ucap Zahira dan Mba Sifa mereka berdua masuk ke dalam ruangan tersebut menaruh camilan dan makanan tersebut


"Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh," Ucap mereka semua


"Aduh jadi ngerepotin ini," Ucap Pria paruh baya yang umurnya tak jauh dari Papah nya Zahira


"Sama sekali tidak, ini hanya camilan sama minuman bisa saja," Ucap Kyai Azlam


Di dalam ruangan ini terdapat, Dua pria paruh baya, Gus Azmi, ada juga lelaki tampan dan muda, dan ada seorang wanita paruh baya


"Terimakasih Nak,"Ucap Seorang Wanita paruh baya yang masih cantik


"Sama sama Bu,"Ucap Zahira lembut, mendongkakan kepala ia nampak terkejut


Begitupun wanita paruh baya itu, ia nampak terkejut, Zahira menengok ke arah samping nya


Deg


Mata mereka bertemu, Zahira nampak terkejut, begitupun pria tampan dan manis itu.


Zahira langsung membuang muka


Ya Allah, Astagpirullah, Astagpirullah, Batin Zahira


"Zaza,"Ucap pria tampan itu

__ADS_1


Zahira terpaku ketika pria tampan itu memanggilnya dengan sebutan Zaza, panggilan yang sudah lenyap, bahakan setelah sekian lama ia tak mendengar sebutan itu, dan ini kali pertama nya ia mendengarnya lagi


Zahira diam membisu, Gus Azmi yang melihat itu pun langsung bingung.


Haaaahhh sudah aku duga, batin Gus Azmi


"Zaza,"Ucap pria itu lagi, Zahira memejam kan matanya dadanya sesak


"Dhe...," Ucap Mba Sifa memegang pundak Zahira yang membuat ia tersadar


"Ahh iya Mba," Ucap Zahira


"Kalau begitu saya permisi, Assalamualaikum," Ucap Zahira lalu pergi dari ruangan tersebut, di ikuti Mba Sifa


"Zaa,"Ucap pelan pria tampan tersebut, ia memejam kan matanya, mengusap wajahnya kasar


Zahira terus berjalan, Air matanya keluar begitu saja, rasanya sesak sekali.


"Gak boleh Cengeng,"Gumam Zahira menghapus air mata nya sendiri


Tangan Zahira di tarik dari belakang, Al hasil membuat Zahira berada di dadanya, Zahira nampak terkejut, ia ingin melepaskan peluka nya namun dia terlalu erat memeluknya.


"Sayang....,"Ucap Gus Azmi yang meluk Zahira ia mengecup pucuk kepala Zahira, ia Hanya diam di pelukan Zahira


Gus Azmi menarik pipi Zahira menjadi menatapnya, lalu menceka air mata Zahira dengan dua tanganya


"Kenapa nangis Hm.., Mau di peluk?," Ucap Gus Azmi, Zahira mengangguk, Gus Azmi langsung memeluk Zahira dengan sangat erat


"Sayang....,"Ucap Gus Azmi lembut, mencium pucuk kepala Zahira, tak lama Zahira menjauhkan kepalanya dari dada bidang Gus Azmi


"Maaf By.. jadi basah bajunya," Ucap Zahira, Gus Azmi menggeleng


"Gak papah Sayang,"Ucap Gus Azmi memeluk pinggang Zahira, mencium keningnya


"Tadi Sayang kemana? Byby...Cariin," Tanya Gus Azmi lembut


"Asrama By...," Ucap Zahira, Gus Azmi menggangguk


"Pulang yu, tadi masakan Sayang gak di makan loh mubajir," Ucap Gus Azmi


"Byby...Yang gak mau makan," Ucap Zahira cemebrut, Gus Azmi yang gemes pun mencubit pipi Zahira


"Byby...Kan lagi ngambek sayang," Ucap Gus Azmi


"cuma ke Supermarket aja aja ngambek, gimana kalau aku pergi jauh," Ucap Zahira cengengesan, Gus Azmi langsung menjauhkan kan badanya dari Zahira


"Sayang gak boleh ngomong gitu, Byby baru aja bahagia dapetin kamu, malah udah mikir bakal pergi jauh dari Byby.." Ucap Gus Azmi kesel


"Heheheeee Mimma bercanda By...," Ucap Zahira cengengesan


"Becandanya Mimma gak lucu," Ucap Gus Azmi kesel


"Maaf By," Ucap Zahira menunduk, Gus Azmi masih terlihat kesal


"Mimma laper,"Ucap Zahira memegang perutnya


"Ayo pulang kita makan yah," Ucap Gus Azmi, Zahira mengagguk, tangannya di gandeng Gus Azmi menuju rumah

__ADS_1


__ADS_2