Assalamualaikum My Love

Assalamualaikum My Love
Nanti setiap detik byby telepon mimma


__ADS_3

Setelah kepergian Gus Azmi ke masjid, Zahira berjalan menuju dapur.


Zahira membuka kulkas, dan ternyata isinya sangat penuh banyak sayuran hijau, dan macam macam ikan, dan kebetulan juga ada kepiting, sebenarnya si bukan ke betulan, karna kemarin Gus Azmi menyuruh Asisten pribadinya untuk membawakan macam macam bahan bahan masakan, tanpa sepengetahuan Zahira.


Zahira sebenarnya bingung kenapa kulkasnya begitu banyak bahan² , karna kemarin Zahira belanja tapi tidak sebanyak ini, ah mungkin suami nya lah yang membelinya.


Zahira mengambil kebiting beberapa lalu mengelolanya, Zahira juga membuat Ayam Bakan tak lupa sambel ijo nya, Dan Membuat Gulai ikan Patin, Zahira membuat Cake oleo Red Velvet.


2 Jam kemudian, semuanya sudah beres hanya tinggal di sajikan, tiba tiba di ada yang memeluk Zahira dari belakang, karna kaget hampir saja Zahira mendorong orang itu


"Ini aku sayang.....,"Ucap Gus Azmi, Zahira menghela nafas tenang


"Ngagetin aja,"Ucap Zahira masih sibuk dengan peralatan dapurnya


"Wangi banget masakan Mimma bikin Byby makin laper aja," Ucap Gus Azmi mencium pipi Zahira dari belakang


"By... lepasin dulu, ini Mimma belum selesai, ganti dulu bajunya sana terus makan yah," ucap Zahira


"Biar kaya gini dulu sayang...," Ucap Gus Azmi memeluk erat tubuh Zahira


Zahira mematikan kompor nya, lalu berbalik arah menatap Gus Azmi


"Yang..... Byby udah laper,"Ucap Gus Azmi memanyunkan bibirnya, Zahira Tersenyum


"Hm... ganti dulu bajunya,"Ucap Zahira, Gus Azmi menggeleng


"Udah laper banget," Ucap Gus Azmi, sudah tidak tahan melihat makanan yang baunya sangat enak

__ADS_1


Zahira membuka kancing baju kokoh Gus Azmi


"Ehh...Mau apa,"Tanya Gus Azmi Kuatir, memegang tangan Zahira


"Buka bajunya, Byby kan pake baju Dobel," Ucap Zahira, karna Gus Azmi memakai kaos oblong berwarna Abu


Gus Azmi bernafas lega ternyata dia peke kaos oblong, tadi dia sempat mikir yang aneh aneh sebenarnya:v


"Ayo makan By,"Ucap Zahira menarik tangan Gus Azmi untuk duduk di kursi meja makan


Zahira mengambilkan makanan ke piring Gus Azmi, lalu menyajikannya untuk dirinya.


Setelah itu mereka makan bersama


"Sayang.....,"Ucap Gus Azmi, Zahira melirik Gus Azmi


"Iya By....,"Ucap Zahira, Gus Azmi nampak ragu, lalu menatap Zahira dalam


"Lama gak by,"Ucap Zahira pelan, ia kaget kenapa tiba², ia belum rela di tinggalkan Gus Azmi walau hanya beberapa hari saja


"Satu Minggu atau lebih sayang, soalnya itu penting banget," Ucap Gus Azmi


"Hm... penting banget yah, ywdh gpp Byby, Mimma ijinin tapi nanti harus sering telepon Mimma," Ucap Zahira Tersenyum gusar, ia tidak boleh egois bagaimana pun Gus Azmi juga punya keperluan pribadi, Gus Azmi menatap Zahira lekat sebenar nya ia tidak mau meninggalkan Zahira namun apa boleh buat, ia harus keluar kota untuk peresmian kantor cabang yang dibangun oleh jernih payah Gus Azmi selama beberapa tahun Ini


"M... Nanti setiap detik byby telepon mimma," Ucap Gus Azmi Tersenyum


" Gombal....Masa iya setiap detik, terus kerjaan nya gimana, makin lama dong," Ucap Zahira cemberut, Gus Azmi Tersenyum lalu mencium bibir Zahira

__ADS_1


"Mana ada justru kalau Byby selalu Deket sama Mimma itu pekerjaan yang seharus nya lama, malah bikin cepet selesai," Ucap Gus Azmi


"Ihh Byby...... ngaur tau gak," Ucap Zahira memonyongkan bibirnya, Gus Azmi yang gemes pun mencium bibir Zahira


"Heheee sayang kamu ikut Byby aja yah ke luar kota,"Ucap Gus Azmi berharap, ia tidak bisa jauh dari Zahira bagaimana pun Zahira lah hidupnya


Zahira menggeleng tidak mau


"By.... kan bentar lagi ulangan, Mimma gak mau ketinggalan pelajaran," Ucap Zahira, Gus Azmi telihat lesu


"Kan bisa nyusul sayang," Ucap Gus Azmi masih memelas


"Byby mau Mimma ketinggalan pelajaran, terus gak naik kelas,"Ucap Zahira


"Ya nggk lah sayang, maksud Byby tuh, Nanti Mimma sendirian di sini, gak ada Byby gak ada yang jagain Mimma, terus nanti kalau ada yang godain Mimma gimana," Ucap Gus Azmi kesel sendiri


"Byby pikir Mimma anak kecil, terus siapa juga yang mau godain Mimma, orang Mimma gak ada apa apa nya, cantik nggk, Sexy nggk, Sholeha nggk, belajar agama aja baru beberapa bulan ini, apa coba yang mau di banggain dari Mimma,"Ucap Zahira Tersenyum getir, ia sadar ia bukan apa apa, kalau Gus Azmi mau ia bisa mendapatkan wanita yang jauh darinya


Zahira Cantik, bahkan dia sangat cantik di mata Gus Azmi dan di mata orang² tapi menurut Zahira cantik saja tak menjamin, dan membuat Zahira masih berpikir kenapa Gus Azmi mau menikahinya?.


"Sayang.... Mimma tau? Mimma adalah wanita cantik, bahkan sangat cantik, di luar sana banyak Wanita yang iri sama Mimma Karna kecantikan Mimma, di luar sana juga banyak pria yang tertarik sama Mimma walau mereka baru melihat Mimma pertama Kalinya, Byby gak maksain Mimma buat jadi wanita Sholehah, cukup Mimma nurut sama Byby, gak boleh membantah,dengar kan perkataan Byby, Byby bilang tidak ya tidak, Byby bilang iya ya iya," Ucap Gus Azmi menangkup wajahnya menggunakan tangan Zahira lalu mencium nya berkali kali, Zahira Tersenyum mengagguk kecil


"Insyaallah, Terimakasih.......," Ucap Zahira tersenyum manis menatap Gus Azmi, menarik tangan Gus Azmi lalu menciumnya


"Terimakasih untuk apa Hm.. seharusnya Byby yang makasih sama sayang... udah mau jadi istri Byby, makasih sayang,"Ucap Gus Azmi mencium tangan Zahira berkali kali, Zahira Tersenyum manis


"Manis,"Gumam Gus Azmi menatap Zahira lekat, yang sedang tersenyum manis pada nya

__ADS_1


"Udah ahh ko jadi melow, keburu dingin makanan nya,"Ucap Zahira Tersenyum


"Heheee, ywdh ayo makan, sini Byby suapin," Ucap Gus Azmi Tersenyum, ia menyuapi Zahira, dengan penuh canda dan tawa terpancar kebahagian di dua insan yang sesnqg jatuh cinta ini.


__ADS_2