Assalamualaikum My Love

Assalamualaikum My Love
Ini tuh pesantren? apa tempat wisata?


__ADS_3

Hari ini Zahira yang teman temanya berada di kebun untuk membantu, karna tadi sudah di beri tahu apa aja yang akan mereka kerjakan, sekarang Zahira berada di bawah untuk menyiram, Zahira sangat suka Air, karna itu sangat menyenangkan.


"Masallah Jamila,"


"Sungguh ciptaan Allah yang sempurna,"


"Tiada tuhan selain Allah,"


"Jamila Ukhti,"


"Calon zawja Ana,"


Setelah bermain Air, Zahira Membawa bibit bibit, yang lumayan banyak


Brakk


Zahira terjatuh, bersama bibit bibitnya


"Ahhh kenapa jatuh, mana gak ada orang, Zulfa mana si lama," Gumam Zahira, tiba tiba ada yang menong Zahira mengambil bibit bibit yang berada di tanah, lalu Zahira pun berdiri


"Kalau gak bisa sendiri, seharusnya Jangan di paksain,"Ucapnya ketus


"Ahhh maaf,"Ucap Zahira, tanpa menjawab orang itu langsung membawa bibit itu menuju kebun.


"Ko di tinggal kesel banget,"Ucap Zahira


"Ra loh kenapa kaya kesel gitu,"Tanya Zulfa yang baru datang di arah belakang, Zahira menatap Zulfa


"Nggk,"Ucap Zahira kesel, lalu pergi meninggalkan Zulfa


"Lah tuh anak kenapa?,"Gumam Zulfa bingung, ia pun mengejar Zahira


******


Sesuai janji hari ini Zahira dan teman temanya berkeliling pesantren ditemani oleh Fifah dan Melin


"Sejuk yah," Ucap Zahira ketika berada di taman hijau pesantren yang sangat indah


"Iya bener," Ucap Zulfa tersenyum


"Aduhhh Owmygtt di Jakarta gak ada loh kaya gini, inces jadi kaya liburan," Ucap Ghania


"Ini sejuk banget, ternyata masih ada yah pemandangan kaya gini," Ucap Zahira


(Zahira).



"Bener Zah, ini tuh indah banget," Ucap Zulfa


"Inces Terhura haisss aduh mata inces jadi sejuk liatnya," Ucap Ghania


"Ini tuh tempat paling nyaman di sini, karna selain kita menjejukan mata, kita juga bisa melihat gunung di sebrang sana," Ucap Fifah


"Sekarang kita ketaman bunga Matahari," Ucap Fifah


"Taman bunga?," Ucap Zahira mengerutkan kening, ia berpikir kalau ini bukan pesantren melain kan tempat wisata


"Iya ayo," Ucap Fifah, mereka pun berjalan menuju, taman bunga matahari


"Di sanah tuh banyak banget bunga matahari, pokonya kalian pasti suka," Ucap Fifah


"Bener banget, itu tuh tempat Favorit aku," Ucap Melin


"Wah gak sabar gua," Ucap Zulfa semangat


Mereka pun sampai di Taman bunga matahari, setelah menempuh perjalanan 7 menit.



Di samping taman bunga matahari itu, terdapat tanaman bunga lainya




"Ini tuh pesantren? apa Tempat wisata?," Ucap Zahira kagum melihat pemandangan tempat ini


"Bener Zah, ini keren banget," Ucap Zulfa


"Owmygtt Inces Terhura Gaisss ini tuh keren banget," Ucap Ghania

__ADS_1


"Sekarang kita kedanau, di sana juga gak kalah bagus," Ucap Fifah


"Danau? Uwuuuu pasti seru," Ucap Zahira, mereka pun berjalan menuju arah danau buatan



"Gila ini bangus banget," Ucap Zahira


"Gila si ini mah, aduh adem banget hati gua," Ucap Zulfa


"Aduh Inces gak bisa berkata kata gais, ini tuh terlalu waww," Ucap Ghania histeris


"Sekarang kita ketempat taman, biasanya itu sebut taman santai, karna emng santai banget," Ucap Fifah


"Masih ada?," Tanya Zulfa, Fifah mengaguk tersenyum, mereka pun menuju taman




"Gila si ini keren keren banget tempat nya, aduh adem liat nya," Ucap Zulfa


"Setuju gua," Ucap Ghania


"Iya keren banget," Ucap Zahira


********


Mereka berada di Gazebo dekat Danau, menghirup segarnya alam.


"Ini indah banget si, Gua jadi kaya Holiday tau gak," Ucap Ghania


"Iya bener," Ucap Zulfa


"Asli ini keren banget," Ucap Zahira


Tiba tiba saja ada yang menghampiri mereka, Seorang Pria


"Assalamualaikum," Ucap ketiga pria tersebut


"Waalaikumsalam," Ucap Mereka


"Ehh Drey, duduk aja," Ucap Fifah, mereka bertiga tersenyum lalu duduk di Gazebo Danau


"Kalian bertiga Santri baru," Tanya Dimas temenya Andrey


"Iya," Ucap Zahira dan kedua temanya bersama


"Aku Dimas," Ucap Dimas tersenyum


"Aku Andrey," Ucap Andrey tersenyum


"Kalau aku Riky," Ucap Riky tersenyum


"Gua Zulfa," ucap Zulfa


"Kalau inces namanya Ghania kalian bisa panggil inces Hani," Ucap Ghania


"Zahira," Ucap Zahira


"Kalian pindahan dari mana?," Tanya Andrey


"Jakarta," Ucap Zulfa


"Memang kalia kelas berapa," Tanya Dimas


"Kami baru masuk kelas tiga," Ucap Zulfa


"Pindahan berarti yah," Ucap Dimas


"Iya kita pindahan," Ucap Zulfa


"Memang kalian pindahan dari SMA mana?," Tanya Dimas


"G'Saf School," Ucap Zulfa


"Itu sekolah paling bagus loh, dan juga kalau mau masuk sekolah itu, cuma orang pinter pinter, dan berbakat doang, kalian pinter berarti," Puji Dimas


"Nggak juga, Gua cuma bisa main Basket, Kalau Ulangan aja ngontek," Ucap Zulfa cengengesan


"Jujur banget," Ucap Dimas cengengesan

__ADS_1


"Serius Kamu bisa main basket, keren banget berarti," Ucap Melin


"Baru bisa main basket, Nih si Rara kapten basket," Ucap Zulfa


"Serius,"Ucap Melin, Zulfa mengaguk


"Nggk ko, Zulfa paling jago kalau basket," Ucap Zahira


"Nggk juga ko biasa aja," Sombong Zulfa


"Kalau Hani bisa nya apa," Tanya Riky


"Godain cowo,"Seru Zahira dan Zulfa lalu mereka berdua tertawa


"Ihh sebel ya gak lah, Hani bisa makan, terus main bekel, juga bisa godain cowo," Ucap Ghania


"Gada Akhlak," Ucap Zahira cengengesan


"Temen Luh Ra temen Luh," Ucap Zulfa


"Lacnat," Ucap Zahira


"Ihh gada Akhlak kalian berdua, ko bisa yah Hani yang cantik jelita ini punya temen ke kalian," Ucap Ghania


" dih Poto Cofy, Gak ada Akhlak," Ucap Zahira


"Rang Cute Bebas," Ucap Ghania


*********


Zahira dan teman-teman nya memutuskan untuk kembali ke kamar, karna sebentar lagi akan memasuki Sholat Zuhur, karna hari ini juga jadwal mengaji bagi seluruh santri di pesantren


اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ


Suara azan terdengar sangat merdu, membuat siapa saja yang mendengar terhipnotis dengan keindahan suaranya


Setelah melaksanakan Sholat Zuhur, para pengurus santri, atau warga sekitar yang sholat Zuhur di musolah telah pulang, kini Hanay tinggal para santri saja, karna Musholah sangat luas, jadi untuk santri putra berada di bagian kiri, sedangkan putri berada di bagian kanan, tetap memberi jarak sekitar satu meter.


"Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh," Ucap para santri


"Assalamualikum warahmatullah hiwabarakatu," Ucap Gus Azmi


"Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh," Ucap para santri


لْحَمْدُ ِللهِ   لإِمَانِ وَاْلإِسْلاَمِ. وَنُصَلِّيْ وَنُسَلِّمُ عَلَى خَيْرِ اْلأَنَامِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْدُ


Teman-teman yang saya cintai,  hamba Allah  yang insyaallah dimuliakan oleh Allah SWT marilah  kita mengucapkan syukur atas kehadirat Allah SWT  karena berkat dan rahmad-Nya lah kita bisa berkumpul di tempat ini yang insyaallah juga di mulaikan oleh Allah SWT.


Dan semoga Salawat serta salam selalu tercurahkan  kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW serta para sahabat-sahabatnya.


Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan ilmu dan pengetehuan saya tentang “Macam-Macam Zina dan Hukumnya di Dalam Islam”


Saat kita mendengar kata zina  hal pertama yang pasti  terpikirkan oleh kita adalah perbuatan seksual yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan yang belum terikat oleh ikatan pernikahan. Namun sebenarnya yang dimaksud dengan zina adalah segala perbuatan yang kita lakukan dan mengandung unsur zina.


Kalau begitu  perbuatan apa saja yang masuk kedalam macam-macam zina? Sebuah hadits dari Abu Hurairah r.a bahwa Rasullullah SAW telah bersabda yang artinya:


“kedua mata itu bisa melakukan zina, kedua tangan itu(bisa) melakukan zina, kedua kaki itu(bisa) melakukan zina. Dan kesemuanya itu akan dibenarkan atau diingkari oleh alat kelamin”.(Hadis sahih diriwatkan oleh Imam Bukhari dan Ibnu Muslim dari Ibnu Abbas dan Abu Hurairah). Dan


“Setiap bani Adam mempunyai bagian dari zina, maka kedua matapun berzina,dan zinanya adalah melalui penglihatan, dan kedua tangan berzina, zinanya adalah menyentuh. Kedua kaki berzina, zinanya adalah melangkah-menuju perzinahan. Mulut berzina, zinanya adalah mencium.hati dengan keinginan dan berangat-angan. Dan *********** lah yang membenarkan atau menggagalkannya.” (Hadis riwayah Bukhari)


RINGKASAN CERAMAH AGAMA ISLAM: NISTANYA ZINA


Jalan menuju surga dan jalan menuju neraka semuanya sudah dijelaskan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala melalui firman-firmanNya dan melalui para utusannya.


Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:


وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ


“Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan.” (QS Al-Balad [90]: 10)


Allah Ta’ala juga menjelaskan bahwa jalan menuju surga itu dipenuhi dengan melawan hawa nafsu, melawan hal-hal yang dicintai oleh manusia. Sedangkan jalan menuju neraka itu dipenuhi dengan syahwat, kesenangan, foya-foya, dan yang lainnya termasuk ke dalamnya adalah zina.


Zina merupakan salah satu dosa besar yang sangat hina, nista, dan kotor. Dan perbuatan zina sangat diharamkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Para ulama menjelaskan bahwa zina dapat merusak hati dan melemahkan tauhid seseorang kepada Allah. Oleh karena itu, orang yang paling banyak melakukan zina itu adalah orang yang paling banyak perbuatan syiriknya. Setiap kali kesyirikan di dalam diri seorang hamba lebih besar, maka keburukan dan kenajisan di dalam dirinya pun lebih besar. Dan setiap kali seorang hamba besar ikhlasnya maka dia akan semakin jauh dari perbuatan zina.


Baca Juga:


Menuntut Ilmu hingga Akhir Hayat (Ustadz Abuz Zubair Hawary, Lc.)


Maka dalam kisah Nabi Yusuf ‘alaihissalam disebutkan bahwa Nabi Yusuf merupakan orang yang ikhlas sehingga beliau dijauhkan dari perbuatan zina. Allah Ta’ala berfirman:

__ADS_1


وَلَقَدْ هَمَّتْ بِهِ وَهَمَّ بِهَا لَوْلا أَن رَّأَى بُرْهَانَ رَبِّهِ كَذَلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاء إِنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ


“Sesungguhnya wanita itu telah bermaksud (melakukan perbuatan itu) dengan Yusuf, dan Yusuf pun bermaksud (melakukan pula) dengan wanita itu andaikata dia tidak melihat tanda (dari) Tuhannya . Demikianlah, agar Kami memalingkan dari padanya kemungkaran dan kekejian. Sesungguhnya Yusuf itu termasuk hamba-hamba Kami yang ikhlas.” (QS Yusuf [12]: 24)


__ADS_2