
Setelah dari kamar Zenia dan Zelo tadi untuk berpamitan, sekarang mereka berdua ke kamar nya bang Zabriel, belum juga sampai kamar bang Zabriel sudah ada di depan mata, ia sedang berjalan arah berlawanan dengan Zahira dan Gus Azmi.
Assalamualaikum,"Ucap Bang Zabriel
"Waalaikumsalam,"Ucap mereka berdua, Zahira pun bersalaman dengan bang Zabriel, begitupun Gus Azmi
"Mau kemana Pengantin baru,"Tanya bang Zabriel Tersenyum menggoda
"Mau ketemu Abang,"Ucap Zahira
"Mau ngapain?,"Tanya Zabriel
"Mau pamit Bang,"Ucap Gus Azmi
"Gua kan udah bilang, panggil nama aja, gak usah bang bang an, umur gua lebih muda dari Luh, gak enak lah di denger," Ucap Zabriel, Gus Azmi menggaruk garuk kepala yang tidak gatal
"Ahhh iya El,"Ucap Gus Azmi
"Nah gitu, ini baru adik ipar gua," Ucap Zabriel cengengesan
"Ehhh tapi tunggu dulu, tadi Luh bilang mau pamit? emng mau kemana,"Tanya Zabriel
"Mau pulang ke pesantren," Ucap Gus Azmi
"Ya bener,"Tanya Zabriel
"Bener El, Zahira harus sekolah, bentar lagi Ulangan, jadi gak boleh di tinggal," Ucap Gus Azmi
"Huuuhhhhh Ok lah, tapi nanti pas liburan semester bawa Zahira pulang ke Jakarta yah," Ucap Zabriel
"Insyaallah,"Ucap Gus Azmi
"Abang ini mau kemana,"Tanya Zahira
"Mau ketemu papah, hari ini ada miting," Ucap Zabriel
"Ya udah sanah,"Ucap Zahira
"Abang ke papah dulu yah, nanti kalau udah Sampe kabarin Abang,"Ucap Zabriel, lalu mencium kening Zahira
"Iya bang,"Ucap Zahira
"Ywdh adik ipar Ustadz, gua pamit dulu yah, jagain Princess gua adik ipar Ustadz, Assalamualaikum," Ucap Zabriel
"Insyaallah El,"Ucap Gus Azmi
"Waalaikumsalam,"Ucap Zahira dan Gus Azmi, Zabriel pun pergi berlalu
"By..... kita ke kamar yu,"Ucap Zahira
"Mau ngapain sayang, mau itu.... lagi Hmm....," Ucap Gus Azmi menggoda Zahira, Zahira langsung mencubit tangan Gus Azmi
"Pikirannya mesum terus, ya mau beresin barang² lah,"Ucap Zahira kesel, Gus Azmi yang gemes lun langsung menciumnya
"By....Nanti ada orang yang liat gimana," Ucap Zahira celingak celingukan kekiri kanan, dan langsung Gus Azmi memegang pipinya, lalu mencium bibir Zahira
"By.....,"Ucap Zahira menjauhkan wajahnya
"Kenapa sayang,"Ucap Gus Azmi Tersenyum
"Tau ahhh kesel, suka banget cium cium, apa lagi ini di luar,"Ucap Zahira
"Gapapah udah halal juga," Ucap Gus Azmi
"Byby......ayo ahhh,"Ucap Zahira menarik tangan Gus Azmi
"Mau kemana sayang?,"Tanya Gus Azmi, Zahira menatap Gus Azmi
"Ke kamar beresin barang², dari pada di sini Byby mesum terus,"Ucap Zahira, Gus Azmi langsung menarik Zahira ke dalam pelukannya, melingkarkan tanganya di pinggang ramping Zahira, lalu mencium keningnya
"Udah di beresin ko sayang, udah ada di pesantren, kita tinggal pulang aja,"Ucap Gus Azmi, Zahira nampak kaget
"Ko bisa,"Tanya Zahira
"Hmm...Tapi Le Fais yang beresin," Ucap Gus Azmi, Zahira mengganguk
"Tapi By kasian tau Kha Fais, seharusnya kan kita yang beresin bukanya kha Fais," Ucap Zahira
"Gak papah sayang, sekarang kita pulang aja, Byby udah pengen di Nina Bobo sama Mimma," Ucap Gus Azmi Tersenyum menggoda, Zahira memasang wajah kesal, Gus Azmi mencium pipi Zahira
"Mesum,"Ucap Zahira kesel, Gus Azmi tertawa
__ADS_1
*********
Mereka pun berjalan keluar hotel, bergandengan tangan, seperti seorang kekasih yang sedang jatuh cinta, di sepanjang jalan keduanya Tersenyum bahagia, banyak yang memberi hormat pada mereka, Sampe Sampe Zahira bingung.
Mereka sudah sampai di parkiran hotel, dan parkiran ini khusus orang penting di hotel ini.
"Sayang....Ko bengong,"Ucap Gus Azmi, Zahira Tersenyum
"Nggk ko By.....,"Ucap Zahira
"Yakin,"Tanya Gus Azmi, Zahira mengagguk
"Byby punya hadiah buat Mimma sayang," Ucap Gus Azmi Tersenyum, Zahira menatap Gus Azmi dengan tatapan penasaran
"Apa By....,"Ucap Zahira semangat, Gus Azmi yang gemes pun mencium pipi Zahira, lalu ia mengambil Sebuah kotak berwarna Silver, di dalam saku celana miliknya, lalu memberikanya pada Zahira
"Byby ini apa?,"Tanya Zahira membulak balikan kotak tersebut
"Buka Sayang.....,"Ucap Gus Azmi Tersenyum, Zahira pun membuka kotak tersebut, di dalam nya terdapat kunci mobil, kuncinya benar benar sangat indah bahkan sangat mewah, Zahira aja terkesima melihat kunci itu, apa lagi jika melihat mobilnya
"Byby.......,"Ucap Zahira menatap Gus Azmi
"Apa sayang,"Ucap Gus Azmi membelai lembut pipi Zahira
"Ini kunci mobil,"Ucap Zahira kaget
"Hmm,"Dehem Gus Azmi, mengagguk, masih asik membelai pipi Zahira
"Ini kuncinya bagus banget By....,"Ucap Zahira
"Itu di rancang khusus buat istri Byby tercinta,"Ucap Gus Azmi Tersenyum, Zahira menatap Gus Azmi dengan tatapan menyelidik
"Byby dapet uang dari mana?,"Tanya Zahira, Gus azmi Tersenyum
"Nanti Byby jelasin, sekarang Mimma mau coba gak mobil nya,"Ucap Gus Azmi lembut, Zahira hanya mengangguk
"Emng mobil nya yang mana,"Tanya Zahira melihat kiri kanan parkiran, Gus Azmi memecet tombol yang ada di kunci tersebut, mobil nya pun menyala
"By........,"Ucap Zahira kaget melihat mobil tersebut, mobil yang benar benar sangat mewah berwarna merah, mobil itu hanya untuk dua orang, harganya Triliunan
"Kamu suka sayang,"Tanya Gus Azmi, Zahira menatap Gus Azmi
"Mimma Mau coba gak?,"Tanya Gus Azmi
"Mimma gak bisa bawa mobil,"Ucap Zahira, Gus Azmi Tersenyum
"Ywdh biar Byby aja yang bawa,"Ucap Gus Azmi, Zahira mengagguk, mereka pun berjalan mendekati mobil tersebut, Gus Azmi membukakan pintu mobil buat Zahira, lalu berputar masuk mobil mengemudi
Gus Azmi memakaikan pengaman mobil Zahira, lallu mencium keningnya, setelah itu memakai pengaman untuknya.
Gus Azmi mengemudi dengan kecepatan Sedang, ia menggenggam tangan Zahira, Zahira masih saja diam
Byby dapet uang dari mana yah?, Ya Allah bukannya seujon sama suami sendiri, tapi aku gak tau apa² soal suami ku ini, batin Zahira
"Sayang laper gak?,"Tanya Gus Azmi, Zahira pun tersadar dalam lamunanya
"Tadi baru sarapan By.....,"Ucap Zahira
"Tapi kan tadi Mimma makanya dikit," Ucap Gus Azmi
"Mimma Pengen Siomay By....," Ucap Zahira
"Ywdh nanti di depan sana kita mampir ke restoran,"Ucap Gus Azmi, Zahira menatap Gus Azmi
"Jangan By....Di situ aja,"Ucap Zahira, menunjuk ke arah pedagang kaki lima, Gus Azmi menaikan alisnya
"Sayang di restoran aja yah,"Ucap Gus Azmi
"Gak mau, pokonya di situ By, STOP," Ucap Zahira, Gus Azmi menarik nafas pasrah, lalu menepikan mobilnya di pinggir jalan, tak jauh dari pedagang tersebut
Zahira langsung keluar dari mobil, di ikuti Gus Azmi di belakang, banyak yang menatap mereka berdua, dengan tatapan menuji:v, bukan hanya itu mobil yang di tumpangi mereka berdua juga sangat mahal, dan hanya satu di dunia
"Sayang......,"Ucap Gus Azmi menarik tangan Zahira, ia masih enggan mengijinkan Zahira makan di pinggir jalan, Zahira berbalik Tersenyum ke arah Gus Azmi, lalu mencium pipinya, Gus Azmi Tersenyum Bahagia
"Byby.....ganteng banget.... tambah cinta deh,"Ucap Zahira Tersenyum manis, lalu menarik Gus Azmi ke arah penjual Siomay
"Pak aku pesen siomay nya yah," Ucap Zahira
"Baik Mba,"Ucap Pak penjual siomay, yang sudah tua, tapi ia berjualan sendiri
"Byby mau gak,"Tanya Zahira, Gus Azmi menggeleng
__ADS_1
"Satu porsi aja yah pak, tadi di tambah porsinya,"Ucap Zahira Tersenyum, Gus Azmi pun tersenyum
"Baik Mba sebentar Bapak bikinin," Ucap penjual siomay tersebut
Mereka duduk, di kursi panjang dan meja panjang, hanya ada beberapa orang di sana, Gus Azmi dari tadi senyum senyum sendiri
"By....Kenapa senyum senyum, jangan bilang lagi liat cewe cewe bening yah," Ucap Zahira melihat kiri kanan, Gus Azmi tersenyum
"Ini lagi liat bidadari di depan mata,"Ucap Gus Azmi Tersenyum, Zahira Tersenyum malu
"Byby......Ahh.... Gombal,"Ucap Zahira, mencubit lengan Gus Azmi, sedangkan Gus Azmi Tersenyum
"Ini bukan gombal Sayang, ini dari lubuk hati Byby yang paling dalam," Ucap Gus Azmi Tersenyum
"By.....ini Tempat umum loh, malu tau," Ucap Zahira malu malu
"Malu apa nya, sama istri sendiri," Ucap Gus Azmi Tersenyum
"Au ah Byby Bucin," Ucap Zahira
"Emng nya Mimma mau Byby Gombalin istri tetangga, ntar mereka baper, terus minta di nikahin, Byby si mau mau aja, secara kan Byby ganteng,"Ucap Gus Azmi Tersenyum
"Dih Narsis, mana ada yang mau sama Byby yang Narsis nya naujuh bilah," Ucap Zahira
"Ada, buktinya Mimma mau sama Byby," Ucap Gus Azmi Tersenyum
"Beda By......Mimma kan cinta sama Byby," Ucap Zahira, Gus Azmi Tersenyum bahagia mendengar ucapan Zahira
"Apa Mimma? Byby gak denger,"Ucap Gus Azmi Tersenyum, Zahira baru sadar atas apa yang ia ucapkan, ia jadi malu sendiri
"Ahhh, Memang Mimma ngomong apa?," Tanya Zahira, Gus Azmi Tersenyum
"Itu tadi katanya Cinta Cinta, Coba ulang dong sayang,"Ucap Gus Azmi Tersenyum menggoda
"Apa si By....Anggap aja angin lalu,"Ucap Zahira, Gus Azmi terkekeh, Mereka yang duduk tak jauh dari Zahira dan Gus Azmi pun jadi baper, bahkan ada yang senyum senyum
Tak lama pesanan pun datang, bapak² itu menaruh Siomya di meja, dan minuman nya es teh.
"Makasih Pak,"Ucap Zahira Tersenyum
"Sama sama mba,"Ucap bapak itu, lalu tersenyum, dan berlalu pergi
Zahira memakan Siomay dengan sangat lahap, Gus Azmi Tersenyum melihat tingkah Zahira.
"Sayang makanya pelan pelan," Ucap Gus Azmi mengelap noda saus di bibir Zahira, di balas senyuman oleh Zahira
"Byby mau enak loh,"Tanya Zahira menyodorkan sendok yang berisi Siomay, Gus Azmi menggeleng, Zahira cemberut, akhirnya Gus Azmi memakan siomay itu
"Enak,"Ucap Gus Azmi Tersenyum
"Aaaaaa,"Ucap Zahira menyodorkan sendok yang berisi Siomay, Gus Azmi pun menerima itu
Setelah Siomay itu habis, Gus Azmi menuju penjual Siomay untuk membayar.
"Pak semuanya jadi berapa,"Tanya Gus Azmi
"Semuanya jadi 20 Ribu Den,"Ucapnya, Gus Azmi mengambil uang seratus ribu di dalam dompetnya, lalu di kasih ke si bapak² nya
"Den apa gak uang pas, bapak gak ada uang kembaliannya,"Ucap Nya, memberika unag tersebut pada Gus Azmi, Gus Azmi tidak mengambil uang tersebut
"Buat bapak aja kembaliannya,"Ucap Gus Azmi Tersenyum, bapak tersebut nampak kaget
"Gak usah den, pake uang pas aja," Ucap nya
"Gak ada uang pas pak, ini rezeki bapak, bapak terima aja,"Ucap Gus Azmi
"Tapi ini terlalu banyak den,"Ucap Nya, Gus Ami Tersenyum
"Anggap aja itu rezeki bapak yang di titipkan oleh Allah melalui saya,"Ucap Gus Azmi Tersenyum
"Masallah terimakasih den, semoga Allah mengganti nya berkali kali lipat," Ucap nya
"Amin, terimakasih pak,"Ucap Gus Azmi
"Saya juga berterimakasih Den,"Ucap nya, Gus Azmi menggangguk
"Kalau begitu saya permisi pak Assalamualaikum,"Ucap Gus Azmi
"Waalaikumsalam,"Ucapnya, Gus Azmi pun menghampiri Zahira yang masih duduk menunggu Nya
Ia menggandeng tangan Zahira memasuki mobil
__ADS_1