
Zahira terbangun dari tidurnya, ia melihat jam sudah menunjukan pukul tiga sore.
"Astagpirullah aku lupa kabarin Mommy," Ucap Zahira, masih berbaring di peluk Gus Azmi
Zahira menatap Gus Azmi, lalu tersenyum, mencium hidung Gus Azmi yang mancung, lalu tersenyum geli
"Gantengnya," Gumam Zahira membelai pipi Gus Azmi
"Aku kan gak bawa hanpone, hanpone aku masih ada di kamar Byby, aduh dasar Zahira bodoh" Ucap Zahira, nerutuki ke bodohnya sendiri
"Sayang.....Udah bangun," Tanya Gus Azmi, yang baru bangun dari tidurnya, Zahira melirik Gus Azmi lalu tersenyum
"Udah By....," Ucap Zahira, Gus Azmi mendekati wajah Zahira lalu mencium pipinya
"By.....Mimma mau mandi dulu," Ucap Zahira, Gus Azmi membelai pipi Zahira dengan sangat lembut
"Byby.....," Ucap Zahira kesel, Gus Azmi Tersenyum
"Mandi bareng yah sayang," Ucap Gus Azmi Tersenyum menggoda, masih membelai pipi Zahira, Zahira menggeleng
"Gak mau Byby nakal" Ucap Zahira cemberut, Gus Azmi Tersenyum
"Byby gak pernah nakal," Ucap Gus Azmi
"Ahh Bulsit," Ucap Zahira ketus, Gus Azmi tertawa
"Ayo lah sayang," Ucap Gus Azmi memelas
"Gak mau!! awas By....," Ucap Zahira, menjauhkan badan Gus Azmi, tapi langsung di tarik dan mendekapnya ke dada bidang Gus Azmi
"Byby......," Ucap Zahira kesel
"Kalau gak mau mandi bareng yawdh mending gak usah mandi," Ucap Gus Azmi, masih memeluk Zahira, Zahira menarik nafas kesal
"Ywdh tapi jangan nakal," Ucap Zahira, Gus Azmi Tersenyum senang
"Ayo sayang," Ucap Gus Azmi, menggendong tubuh Zahira yang polos
"Byby Malu tau, tutupin dulu pake selimut," Ucap Zahira
"Ngapain di tutup, Byby dah liat semua," Ucap Gus Azmi Tersenyum, Zahira tertunduk malu
"Byby jangan nakal yah,"Ucap Zahira ketika sudah sampai kamar mandi
"Insyaallah kalau gak hilap,"Ucap Gus Azmi cengengesan, membuat Zahira kesal, Zahira pun buru buru mandi
"Sayang......kenapa buru buru mandinya," Ucap Gus Azmi
"By....Mimma belum ngabarin Mommy, jadi harus buru buru," Ucap Zahira buru buru, Gus Azmi mendekat ke arah Zahira, lalu memeluknya dari belakang
"By.....Jangan nakal......," Ucap Zahira memberontak
"Byby cuma pengen.....Ini......," Ucap Gus Azmi meremas payudara Zahira ia mendesah sangat lembut, Gus Azmi semakin meremas payudara itu
__ADS_1
"By.....Ah.....,"Desah Zahira lembut, ia berbalik badan melirik Gus Azmi, lalu memegang kedua tangan Gus Azmi, Gus Azmi Tersenyum
Gus Azmi memeluk pinggang Zahira, lalu ******* bibir merah milik Zahira, Zahira tidak menolak, ia membalas ******* itu, lalu melepaskan nya
Gus Azmi meremas bokong Zahira yang mulus, Zahira mendesah, menggigit bibir bagian bawahnya, Gus Azmi menikmati desahan lembut dari mulut nya Zahira
"Sayang Byby.... Pengen....," Ucap Gus Azmi lembut, menaruh kepalanya di dada Zahira lalu di belai rambutnya oleh Zahira lalu menangguk meng iyahkan ajakan Gus Azmi, Gus Azmi Tersenyum, lalu menggendong Zahira kembali ke kamar, menurunkannya dengan hati hati
Ia menuntaskan hasrat nya sekita setengah jam lebih, lalu mereka mandi bersama.
"By...... Astagpirullah," Ucap Zahira kaget, saat ini ia ada di dalam kamar menggunakan handuk mini, Gus Azmi pun ikut kaget, lalu langsung berari ke arah Zahira
"Kenapa sayang Hm....Ada yang sakit.... Mana....Mimma.....Sayang...," Ucap Gus Azmi kuatir memutar badan Zahira melihat setiap inci tubuh nya
"Nggk ada By....," Ucap Zahira pusing karna badanya di putar putar, Gus Azmi pun memberhentikan aksinya kaku menatap Zahira, masih dengan tatapan penuh kuatir
"Terus kenapa Hmm.... beneran gak ada yang sakit, kalau ada yang sakit bilang sama Byby...," Tanya Gus Azmi membelai pipi Zahira, Zahira menggeleng
"Nggk By, Itu By.....Mimma kan gak bawa baju," Ucap Zahira, Gus Azmi bernafas lega, lalu tersenyum
"Di ruangan itu ada baju buat Mimma, Biar Byby ambilin ya sayang, kamu duduk aja," Ucap Gus Azmi lembut, menunjuk ke arah ruangan sebelah nya kamar mandi, karna kamar ini juga sangat besar
"Biar Mimma aja By.....," Ucap Zahira, Gus Azmi mencium bibir Zahira
"Mimma duduk aja sayang.....," Ucap Gus Azmi, Menggendong Zahira lalu mendudukinya di samping ranjang, setelah itu ia pergi menuju ruang ganti
Tak selang beberapa lama Gus Azmi membawa Gamis berwarna Merah marun motip bunga bunga sakura, kerudung dengan model yang sama dan warna yang sama, tak lupa dalamnya juga.
"Ini sayang,"Ucap Gus Azmi memberikan Gamis itu
"Tunggu sayang.....Di sini aja gantinya," Ucap Gus Azmi Tersenyum, Zahira cemberut, langsung berlalu ke kamar mandi, sedangkan Gus Azmi ia tertawa
Setelah Berpakaian, Zahira menghampiri Gus Azmi yang duduk bersandar kursi sembari memainkan Hanpone nya, Zahira duduk di sampinya, Gus Azmi yang baru sadar Zahira di sampingnya pun langsung mencium pipinya.
Ia menaruh kepalanya di kaki Zahira, ia memandang wajah Zahira dengan sangat dalam penuh Cinta lalu ia tersenyum, Zahira membelai lembut kepala Gus Azmi, satu tangan menusap kepala Gus Azmi, satu tangan lagi di pegang Gus Azmi ia memainkan jari jari mungil milik Zahira
"Byby Kita ke rumah Umi dulu, tadi belum pamit loh, terus Hanpone Mimma juga ada di sana," Ucap Zahira
"Nanti aja sayang.....Byby masih pengen kaya gini," Ucap Gus Azmi memainkan jari jari Zahira
"Tapi Mimma mau nelepon Mommy," Ucap Zahira
"Pake Hanpone Byby aja," Ucap Gus Azmi, memberikan Hanpone miliknya, Zahira mengambil hanpone itu
"Mimma pinjem yah," Ucap Zahira, di angguki Gus Azmi, ia pun mengetik No Mommy nya yang sudah hapal
+62838******** Colling📞
📞 Assalamualaikum
- Waalaikumsalam
📞 Sayang, kirain Mommy siapa
__ADS_1
-Heheeee
📞Rara ganti Nomor yah
-Nggk Mom, ini pake Hanpone Gus
📞Gus kesayangan
-Heheeee tau aja, Mommy udah Sampe?
📞Udah sayang baru Sampe rumah ini, Rara lagi apa
-Lagi santai, Mommy Bang El sama Papah mana
📞Mereka tadi langsung ke kantor sayang, setelah nganterin Mommy
-Emng gak cape apa
📞Mommy udah ngasih tau mereka, supaya gak ke kantor, tapi mereka keras kepala, kaya kamu
-Alah ko aku di bawa²
📞Emng iya kan
-Mom udah dulu yah, nanti Rara telepon lagi
📞Ywdh sayang nanti telepon lagi ya
-Iya Mom, Assalamualaikum
📞 Waalaikumsalam
Tutt tuttt tutt
Zahira memutuskan sambungan ya
"Mommy, Papah, Sama El udah Sampe sayang," Tanya Gus Azmi
"Udah By.....," Ucap Zahira memberikan hanpone itu pada Gus Azmi, Gus Azmi pun menerima hanpone itu lalu meletakannya di meja
"By....," Ucap Zahira
"Iya sayang kenapa, laper yah, ywdh mending kita keluar cari makanan," Ucap Gus Azmi membenarkan posisinya jadi duduk
"Bukan By......Tapi pas di belakang rumah kaya ada bangunan rumah," Ucap Zahira melirik Gus Azmi
"Owh itu, di sana tempat para anak yatim piatu sayang," Ucap Gus Azmi
"Aku pikir di sini cuma kita doang yang tinggal tempat ini," Ucap Zahira, Gus Azmi Tersenyum
"Mba Khumaira lagi bikin rumah di pemukiman ini, Mas Fauzan juga rencananya mau bikin rumah di sini, Le Fais juga sama, nanti di sini tuh jadi rame," Ucap Gus Azmi
"Tapi By.....Ko di sini gak ada warga si," Ucap Zahira, Gus Azmi tersenyum menyanderkan kepalanya di pundak Zahira ia memainkan jari jari mungil milik Zahira
__ADS_1
"Di sini tanah milik Abi Sayang, dulu Abi beli tanah ini untuk anak anak nya, Byby juga dapet bagianya, semua nya dapet rata, untuk para warga mereka juga sebenar nya tinggal didaerah ini, namun aga jauh dari pemukiman kita, kita harus berjalan beberapa kilo, baru Sampe di perkampungan tersebut, di sini Abi juga membatasi pemukiman ini dengan rumah warga, Abi berencana juga mau bikin kamar Blok untuk para guru pengajar, supaya mereka gak perlu tinggal di asrama, tapi itu juga lagi proses," Ucap Gus Azmi, Zahira mengganguk