
Hari ini adalah hari pernikahan Zahira, pernikahan yang di laksanakan di Hotel bintang lima, siapa sangka hotel itu milik Gus Azmi, mamun tidak ada yang tau, hanya Fais, dan keluarganya saja.
Sesuai yang Zahira inginkan, pernikahan sederhana, namun siapa sangka, pernikahan nya sederhana namun Gus Azmi sudah membuat pernikahan yang mewah.
Tadinya acara Pernikahan ini di laksanakan di hotel milik keluarga Zahira, namun Gus Azmi berunding dengan Zelo, dan Kyai Azlam, untuk melaksanakan pernikahan nya di Hotel miliknya, Sebenarnya Zelo menolak, alasan tidak enak, namun Gus Azmi sangat keras kepala, bagiaman pun ini pernikahan nya.
Dalam waktu dua hari, Gus Azmi dapat mempersiapkan ini semu, di bantu asisten pribadinya.
Zahira sedang berada di dalam kamar hotel, ia terus mondar mandir gak jelas, alasanya gugup, dari semalam ia tidak bisa tidur semalaman.
"Ya Allah ko gugup yah,"Gumam Zahira
"Bismillahirrahmanirrahim,"Gumam Zahira
Tok tok tok
Pintu kamar hotel di ketuk, membuat Zahira kaget, dan tersadar dalam lamunannya
"Astagpirullah,"Gumam Zahira mengelus Elus dadanya, lalu Zahira berjalan menuju pintu dam membukanya, telihat di sana empat orang Make up artis terkenal, bahkan Zahira kenal mereka, Zahira membulatkan matanya tak percaya
"Assalamualaikum Mba, Kami dari MU," Ucap salah satu dari mereka
"Waalaikumsalam, Ya sudah masuk mba," Ucap Zahira, mereka pun masuk, di ikuti Zahira
"Mba sudah siap?,"Ucap Mba Cleo, Zahira menagguk, lalu duduk di depan meja rias
"Mba cantik banget ya, padahal ini belum Make up,"Ucap Mba Nike, Zahira tersenyum
"Mba jangan gugup, emng gini kalau mau mau nikah, gugup, tapi mba rileks aja," Ucap Mba Mony, Zahira Tersenyum
Mereka pun memulai mendandani Zahira
"Mba umurnya berapa kaya nya masih muda,"Tanya Mba Sonya, di sela sela sedang merias Zahira
"Tujuh belas tahun mba,"Ucap Zahira
"Wow masih muda yah," Ucap Mba Sonya, Zahira Tersenyum
Zahira sudah selesai di rias, dia sedang berkaca lalu tersenyum, Dali hatinya bener bener gugup
"Masallah Cantik nya," Ucap Mba Nike
"Iya bener, beruntung sekali mepelai pria nya,"Ucap Mba Mony
"Kalau aku jadi jantan, aku juga jatuh cinta sama mba Zahira,"Ucap Mba Cleo
__ADS_1
"Ini si Cantik banget, Selfi dulu ahh,"Ucap Mba Sonya, mengambil hanpone di dalam tasnya
"Mba Zahira kita Poto dulu yu,"Ucap Mba Sonya, Zahira tersenyum mengangguk, mereka berlima pun berselfi bahagia
"Assalamualaikum,"Ucap teman temannya Zahira yang baru datang, lalu langsung masuk ke dalam, tak lupa juga Kost wanted kesayangan mereka.
Zulfa, Ghania, Samudra, Alex, Aldo, Rayden,Leon, Khenza, Tak lupa juga si kembar, Ziddan dan Zibbral.
"Waalaikumsalam,"Ucap Zahira dan para MU
"Masallah,"Ucap Mereka semua pangling melihat kecantikan Zahira, Zahira Tersenyum, Zahira pun berdiri menghampiri mereka
"Rara cantik banget,"Ucap mereka melongo, Zahira Tersenyum
"Kalian udah lama,"Tanya Zahira
"Baru juga Dateng,"Ucap Samudera, Zahira mengagguk
"Kita Selfi dulu ahh,"Ucap Aldo mengambil hanpone di dalam saku jasnya
Mereka pun berselfi ria, mengabadikan momen berharga ini
"Owh aku hampir lupa, kalian kesini barengan?,"Tanya Zahira, Para Most wanted mengangguk
"Parah kamu Ra, nikah gak bilang bilang," Ucap Leon kesel
Memang Gus Azmi yang mengundang mereka, mereka ke sini juga di urus sama Gus Azmi, soal keberangkatannya Gus Azmi juga yang ngurus.
"Ehh udah dong, princess kita ini mau nikah, malah di sidang, Gada Akhlak Luh Luh pada," Ucap Khenza
"Ahhh Khen doang emng, yang sayang sama Rara,"Ucap Zahira
Tiba tiba saja Zenia, Zeva, Dan Umi Fatim datang.
"Assalamualaikum,"Ucap mereka bertiga
"Waalaikumsalam,"Ucap mereka semua
"Masallah cantinya anak mamah,"Ucap Zenia memeluk Zahira
"Makasih mah,"Ucap Zahira sedih
"Sayang jangan sedih hari ini hari yang paling bahagia loh, masa princess harus sedih," Ucap Zenia, Umi Fatim mengelus Elus kepala Zahira
"Bener kata mamah Rara gak boleh sedih, senyum sayang,"Ucap Zeva, Zahira Tersenyum
__ADS_1
"Sayang nanti kalau Azmi buat salah sama kamu, tegur dia, jika kalian juga punya masalah, bicarakan baik baik, jangan malah pergi, pergi gak akan pernah bikin masalah selesai,"Ucap umi Fatim, Zahira mengagguk, lalu memeluk umi Fatim di balas pelukanya
*******
Zahira pun di apit oleh Mamah Zenia dan Umi Fatim, di sini di jadikan dua tempat untuk perempuan dan laki-laki si pisah, hanya di tutup oleh sebatas tembok saja
"Assalamualaikum warahmatullahi Wabarakatuh,"Ucap Kyai Azlam
"Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh,"Ucap mereka semua
"Terimakasih kepada bapak ibu yang sudah hadir dalam acara ini, terutama kepada bapak Zelo Shahriza Affran putra Ghazala, langsung saja ke intinya saya akan menikahkan Putra saya senang Anaknya Bapak Zelo, Le apakah kamu sudah siap," Ucap Kyai Azlam
"Bismillahirrahmanirrahim Insyallah Azmi siap bi,"Ucap Gus Azmi
Zelo pun berjabat tangan dengan Gus Azmi, melafazkan ijab.
"Qobul:Qobiltu Nikahaha wa Tazwijaha alal Mahril Madzkuur wa Radhiitu bihi, Wallahu Waliyut Taufiq," Ucap Gus Azmi dengan satu tarikan napas
Artinya: "Aku terima nikahnya dan kawinnya dengan mahar yang telah disebutkan, dan aku rela dengan hal itu. Dan semoga Allah selalu memberikan anugerah.”
"Bagaimana Para saksi apakah Sah," Tanya penghulu
**Sahh!!!!
Alhamdulillah**!!!
Pak penghulu menutup dengan doa
Zahira pun di jemput oleh Gus Azmi, untuk duduk bersamanya.
Gus Azmi memakai kan cincin nikah di jari manis Zahira, begitu pun sebaliknya
Setelah mengenyematkan cincin mereka menandatangani buku nikah, dan membacakan isi hak kewajiban suami yang tertera di buku nikah
Setelah selesai Gus Azmi melafazkan doa setelah ijab Qobul, ia membawa Zahira menghadapnya, ia memegang pucuk kepala Zahira dan melafazkan nya:
"Allahumma inni as-aluka khaira-ha wa Khaira ma jabaltaha ‘Alaihi wa a-‘udzu bila min Syarriha wa min syarri ma jabaltaha ‘alaihi,"Ucap Gus Azmi
Artinya:Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiat yang ia bawa, dan aku berlindung dari kejelekannya, dan kejelekan tabiat yang ia bawa
Proses ijab qobul selesai, di lanjut sungkeman di dua belah pihak, Zahira, Gus Azmi dan kedua belah pihak sama sama meneteskan air mata
Setelah itu di lanjut dengan ucapan selamat dari temen teman Zahira, dan teman teman di pesantren, dan tak lupa teman temanya Gus Azmi, yang banyak, dari teman sekolah, bisnis, dan lainya, banyak juga para Kyai yang hadir.
Sudah hampir 5 Jam Zahira duduk di pelaminan ia merasa bosan, sedangkan Gus Azmi sibuk bersalaman dengan tamu yang datang, setelah di rasa sepi, Gus Azmi menghampiri Zahira
__ADS_1
"Kenapa?, pegel yah, ywdh kita ke kamar aja,"Tanya Gus Azmi, Zahira mengagguk
Mereka berdua pun masuk ke kamar pengantin yang sudah di sulam menjadi kamar yang sangat mewah, di kasur itu, ada bunga mawar yang di bentuk hati